Iwanbanaran.com – Cakkk….seluruh pembalap tester Motogp wis merapat ke Sepang Malaysia. Tester pabrikan dengan target utama yakni jajal mesin generasi terbaru yang diharapkan akan mampu bangkit bagi pabrikan yang kesulitan dimusim lalu. Termasuk Honda dengan RC213Vnya. Honda memastikan bahwa 2022 adalah revolusi. Dan ini mereka buktikan karena pada RC213V 2022, hampir semua komponen berubah. Dan inilah perombakan detilnya…

RC213V 2022 adalah revolusi. Yup….prinsip revolusi Honda RC213V 2022 adalah membuatnya lebih baik. Perubahan yang terkadang sukses, namun seringkali gagal. Ada banyak contoh kegagalan seperti itu di kelas Motogp dan Honda telah menjadi bintang dikelas utama selama beberapa dekade. Walau tidak mulus sebab Honda pernah gagal pada generasi pertama NR500 atau NSR 1st gen di tahun 1984 hingga beberapa versi RCV, seperti dari tahun 2016 contohnya….

Yang menarik cak….faktanya, jika sampeyan mendengar apa yang dikatakan para pebalap saat itu, sebenarnya hanya ada dua RCV yang lahir sebagai motor pemenang dalam 20 tahun terakhir yakni RCV generasi 2002 dan RC213V 2014. Generasi 2002 ini sangat bagus hingga diteruskan pada 2006. Sayang karena ditahun tersebut adalah era klimaksnya performa dan skill Rossi, Honda hanya mampu nyolong juara dunia ditahun 2006. Sementara RC213V 2014 terjaga hingga 2015. Artinya dalam 20 tahun terakhir HRC benar-benar meracik motor terbaik, nurut serta cocok buat semua pembalap hanya dua kali. Selebihnya hanya fokus pada Marc dan itu adalah bencana. Terus gimana dengan RC213V versi 2022 ??

iklan iwb

Honda merubah semua cak. Sasis, mesin hingga fairing…dirombak total. Harapan mereka pada generasi terbaru akan memberikan lap time lebih baik.  Dan ini diakui Pol. Yup…RC213V untuk musim MotoGP 2022 memang lebih baik. Pol Espargaró, Alex Márquez dan Takaaki Nakagami semuanya setuju bahwa prototipe yang diuji di Jerez mengatasi sebagian besar kelemahan motor 2021…..

“Motor yang kami kendarai di tes Jerez memberi kami traksi belakang yang jauh lebih baik, memberi kami rasa percaya diri di ban belakang. Banyak membantu kami pada sisi pengereman serta keluar tikungan. Dengan motor 2021 kami selalu memiliki perasaan “ngambang” di roda belakang yang tidak memungkinkan kami menggunakan rem belakang atau berbelok dengan cepat ke tikungan. Mesin 2022 memiliki grip yang aku inginkan sejak  bergabung dengan Honda. Ini akan banyak membantu kami untuk manuver menyalip. Kami telah membuat langkah besar.” seru Pol. Doi menambahkan…

“ Tantangan kami memang belum usai karena lebih banyak cengkeraman pada roda belakang membawa masalah lain yang tidak kita alami sebelumnya. Bagian depan, misalnya, sekarang ban depan menderita. Kami sebelumnya butuh kompon ban yang lebih lembut di depan untuk membantu berbelok… Tapi setidaknya sekarang kami memiliki apa yang kami inginkan…” seru Pol.  Anehnya cak…Marc Márquez terdengar kurang antusias dibandingkan rekannya. Doi seperti jauh lebih berhati-hati, mungkin karena pengalaman masa lalunya dan mungkin juga karena fokusnya lebih pada kondisi fisiknya sendiri daripada pada RC213V 2022….

Last…..HRC tidak punya pilihan selain memperbaiki motornya. Dengan keunggulan yang ditunjukkan Ducati tahun lalu, jelas Honda dalam tekanan. Acuan kita bukan Yamaha karena banyak yang mengatakan hanya faktor Fabio yang membuat Yamaha meraih hasil maksimal bukan motornya. Kondisi ini beda dengan Ducati. Kita lihat saja apakah Honda bisa bangkit tahun ini….(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

22 COMMENTS

  1. Nyang Laen ketat ketir.
    Mending cari aman ketimbang dnf nihil poinkt wkwkwkwkwkkkkk kesian bang weibb mereka 😂😂😂🤪🤪🤪

  2. Marc Uwong e nrimo ae Cak….
    Dikasih motor kalah power susah nikung dan celeng…..dimaksimalkan sama dia , dan 6 gelar dalam 9 tahun….
    Ruaaarrr biasaaah
    👍😂

    • ekekeke markeset cuma jadi kesetnya mbah rossi, 7 gelar dalam 9 tahun, 2 pabrikan, mesin 2 tak, v5, inline 4 zluuuuubhhhh

      mueheheheh 😂👌

      • Ngokkkkk
        Valentino Rossi (Italia)
        Pole: 51 V
        Menang: 91 ^
        Podium: 144 ^
        Juara dunia: 7 =

        Marc Marquez (Spanyol)
        Pole: 89 ^
        Menang: 78 V
        Podium: 129 V
        Juara dunia: 7 =

        😂😂😂

        • mbingghaa lagi2 jago bikin data sumbernya dari pantat ya caak

          7 dari mana mbing muehehehe, engkeset cukup mentok 6, menang cuma 78 kali, podium cuma 129 kali ekekekekek

          mueheheheh pantas memang jadi kesetnya mbah ross 🤣🤣🤣😂😂😂😂🤭🤓🤓🤓

    • antara khaacchungg dan khaaacchung lainnya tidak singkron yang satu bilang 6 juara dunia, yang satu lagi bilang 7

      muehehehe goob lockeed sekaliii mboook dheee

      wajar mbinghaaa tululnya ga ketolongan muehehehehe 🤓🤓🤓🤓😆

  3. Sebenarnya kasian lihat MM tahun lalu yg tunggangnya seperti banteng liar, sering high side yang memathkan banyak bagian tubuh penungganya…….apakah tahun ini sudah teratasi terasi belakang RCV nya……..tapi terlanjur tubuh MM sudah remuk redam dari musim lalu…..kita lihat nanti…….

  4. Honda JURDUN krn Marcquest..Yamaha kemarin JURDUN krn Quartararo..Intinya sebagus apapun motornya harus diimbangi skill pembalap itu sendiri….

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama