Iwanbanaran.com – Cakkkk…. Selamat pagi Sugeng enjing buat sampeyan semuanya yang selalu setia mantengin warung IwanBanaran. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan, rejeki dan juga keimanan..amin YRA. Cakkk, dipagi yang mendung ini IWB ingin ngeshare pengalaman pribadi saat nunggang motor terbaru Honda CB150X Adventure. Motor yang sebenarnya sudah kita bahas berulang-ulang pada artikel sebelumnya namun karena belum merambah pada konsumsi bbm untuk penggunaan harian, maka di artikel special ini IWB akan membeberkan fakta seberapa rakus mesin Honda K3 ini. Asli cak….IWB sendiri nggak menyangka dan ternyata soal bbm motor ini edian parah. Lhooo emangnya kenapa ? intip detil testing IWB berikut ini….

Dimasa lalu IWB sudah melakukan review lengkap tentang Honda CB150X. Khususnya impressi riding, braking serta kenyamanan untuk turing jarak jauh. Namun belum sekalipun IWB melakukan pengukuran terhadap konsumsi bbm mesin terbaru dengan kode proyek K3 tsb. Akhirnya IWB putuskan untuk mengetes seberapa rakus motor Honda ini dengan jalur yang termasuk ekstrim yakni Depok – Puncak. Extreme karena jalur yang sangat padat di jalan Raya Bogor. Jalanan yang terkenal dengan titik kepadatan dan kemacetan membuat motor harus di paksa untuk stop and go. Metode pengukuran adalah berdasarkan display indikator MID…

Dari titik keberangkatan, Trip Meter A IWB reset…..kemudian IWB foto, dan perjalanan pun dilakukan. Rute melewati Bukit pelangi yang terkenal naik turun. Di area Perbukitan ini bahkan banyak kita temukan jalanan yang cukup ekstrim tanjakannya. Wisss kalau soal climbing ability ora usah ditanya. Mesinnn santaiiiii puollll buat melibas tanjakan seseram apapun. Less effort cak, benar-benar torsinya melimpah Ruah padahal bobot IWB tembus 92kg😩. Honda pintar meracik mesin dengan fokus pada simulasi daily ride. Dan inilah yang membuat CB150X Adventure istimewa dimata IWB. Akselerasi less effort, transmisi juga empuk termasuk kopling yang juga enteng. Sayang satu wae ki cak sing nyebelin. Opo kuwii ?

iklan iwb

Foot step ! berkali-kali IWB mendapati foot step depan melipat ke atas dan tidak mau balik lagi ke bawah akibat absennya spring return alias peer. Praktis IWB kudu menendang-nendang pakai kaki dan ini lumayan menyebalkan. Memang cukup jarang terjadi sih, tapi alangkah bagusnya jika foot step tetap diberikan peer. Jadi kita tidak kedistract hanya gara-gara masalah sepele, ngono cak. Kembali ke perjalanan. Membutuhkan waktu sekitar dua jam untuk sampai ke lokasi. Menikmati kebun teh kawasan Puncak…. Kita balik sekitar 04.00 sore…. Dan pada akhirnya sekitar 06.00 menjelang Maghrib, IWB sudah balik kerumah. Nggak sabar IWB intip display MID konsumsumsi BBM dan hasilnya ??….lho kok ? ediannn parah ki motor😱….

Jarak total perjalanan yang IWB lakukan seharian adalah 122 km. Gaya berkendara IWB juga tidaklah santai-santai amat. Apalagi rute juga naik turun karena harus melibas tanjakan jalur Puncak. Dimata IWB cukup ekstrim sebab kita juga terperangkap kemacetan di Puncak. Dan dilalah…. Konsumsi bbm Honda CB150X ini mampu meraih 51 km/liter. Ediannnn 😱. Ini artinya salut 1 L bensin bisa digunakan untuk menjelajah hingga 51 km. Sangat istimewa dan mengejutkan. Pertanyaannya bagaimana bisa Honda CB150X adventure seirit ini ?

Dari analisa pribadi karena motor ini betul-betul less effort. Stop & go tidak butuh usaha keras guna kembali melaju kembali dan inilah kunci terbesar analisa pribadi. Gas tidak banyak dibuka dalam untuk melibas tanjakan ekstrim sekalipun. Yang kedua tentu saja manajemen dari mesin sendiri. Honda sepertinya mampu terus melakukan improvisasi soal efisiensi bahan bakar dengan komponen yang lebih low friksi, manajemen engine yang lebih Presisi untuk meraih pembakaran sesempurna mungkin. Satu kesatuan yang memang selalu menjadi keunggulan mesin Honda dari masa ke masa yakni cenderung irit. Kuwii cakk kesimpulan pribadi…

Last… Jika sampeyan ingin mencari top speed memang bukan untuk motor ini sebab Honda CB150X bukan diracik untuk itu. Namun kalau sampeyan mencari motor yang sangat nyaman untuk jarak jauh, posisi riding pas tanpa ada rasa capek sama sekali, suspensi depan yang sangat special (redamannya juozz), hemat bahan bakar…CB150X IWB rekomendasikan. Wisss pokoke full recommend cak karena memang nyaman dan irit puolll. Oraaa percoyo ? sampeyan jajal wae dan rasakan perbedaaanya dibanding motor lain. CB150X ? Segerrr nyitak sugih rekkk-rekkk, uirittttt 😂👌🏻…(iwb)

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

39 COMMENTS

  1. Ini kalo ada yang 250cc, auto inden nih. La ngenteni Tiger Rebound sue banget. Inyong ya lier sue2 yaaaa

  2. Satu kesatuan yang memang selalu menjadi kekurangan Honda dari masa ke masa yakni cenderung COVER BODY TIPIS!! Kuwii cakk kesimpulan pribadi Cak!

    • Dimana kekurangan , disitu kelebihan.
      Tebal tapi mudah meleleh apalagi kebakar udah ada lowh
      😂

  3. kalau ngejar topspeed pakai versi fairing caak 16 ps 9000 rpm kena limit top speed luar biasa 130 km/j.

    pabrikan lain cuma mentok 153 km/j 😭😭🤓🤓🤓🤓

  4. motor anyar ya mesti irit dan halus , rasah dibahas 😂
    bagaimana setelah berumur 3-5 tahun dengan perawatan standar pabrikan?

    • pistun macet, rangka encok, radiator bochoooorr

      fitur wajib motor ngundampas

      mbinghaa pastinya jas jes jos muehehehehe 🤣🤣🤣🤡🤡🤡

      • Bukannya yamalu itu ya? Aerox ane radiator bochor spedo blur kena matahari, gredeg ga ketulungan, hadeh kapokkkk, padahal ane dengerin orang bilang vario gredeg pas punya aman aman aja, malah yamalu yg dibiang bagus amsyong

    • K45g ane udah 6 tahun perawatan standar service oli spx baru ganti busi 1x ban upgrade depan 110 belakang 150 masih dapet 46km/L

  5. Kayanya kita sempet sebelahan mas pas di lampu merah pakansari. Aku nunggang cb150r streetfire hitam. Tau gitu tak ajak ngopi dulu 😁

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama