Iwanbanaran.com – Caakkk…selamat pagiii cakk ? semoga kita semua sehat selalu. Amin YRA. Dipagi ini IWB mulai dengan kabar ringan kangbro dimana mulai tahun ini pemerintah berencana akan mengganti plat nomor kendaraan bermotor yang awalnya berwarna dasar hitam dengan tulisan putih akan diganti dengan plat nomor berwarna dasar putih bertuliskan font hitam. Kebijakan baru ini akan dilakukan secara bertahap dan dilakoni langsung oleh Korps Lalu Lintas Polri yang rencananya dimulai pada pertengahan tahun 2022. Lhoo kenapa kok harus putihh ? kenapa harus diganti ? simak alasannya dibawah ini….

Pergantian warna plat nomor ternyata tidak menambah biaya yang harus dibayarkan cak. Hal ini ditegaskan oleh Kasubdit STNK Korps Lalu Lintas Kepolisian Indonesia, Komisaris Besar Polisi Taslim Chairuddin yang menegaskan bahwa kebijakan tersebut tidak memerlukan biaya tambahan yang harus dibayar oleh masyarakat. Selain itu, Taslim juga mengungkapkan jika penggantian warna plat kendaraan pribadi harus dilakukan secara bertahap…

Plat nomor putih akan mulai diterapkan terlebih dahulu untuk orang-orang yang memiliki kendaraan baru sehingga mereka tidak perlu menunggu masa pakai plat hitam habis. Tentunya cak, tahapan ini berdasarkan pertimbangan, dengan mengikuti anggaran keuangan negara sebagai pengadaan material plat tersebut. Yang menjadi pertanyaan kenapa harus diganti warna putih ? apa alasannya ? ternyata untuk mendukung proses e-tilang…

iklan iwb

Yup..betul cak, plat putih huruf hitam dipastikan lebih mudah tertangkap kamera Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) yang dalam pelaksanaannya mengandalkan kamera di lapangan. “Kita gunakan pelat putih agar Automatic Number-Plate Recognition (ANPR) yang ada di dalam E-TLE bisa menyorot secara tepat tanpa ada kesalahan, karena hasil penelitian ANPR ini lebih mengenal kepada yang dasarnya putih tulisan hitam,” kata Direktur Regident Korlantas Polri Brigjen Pol Yusri Yunus via Divisi humas Polri. Terus piye pelaksaan plat putih ini ?

“Pelaksanaannya di lapangan nanti bertahap. Kita mulai dari kendaraan baru daftar, perpanjangan STNK 5 tahunan, balik nama atau memang ada perubahan NRKB (Nomor Registrasi Kendaraan Bermotor), karena TNKB pada dasarnya menjadi hak milik pemilik kendaraan bermotor karena dibebankan PNBP. Makanya ketika akan diganti menunggu masa pakainya habis,” ujar Komisaris Besar Polisi Taslim Chairuddin yang juga menjabat sebagai Kasubdit STNK Korps Lalu Lintas Kepolisian Indonesia. Ia mengabarkan bahwa tarif pencetakan TNKB sesuai dengan biaya Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP)… “Tidak ada perubahan, PNBP tetap sama,” ujarnya.

Last….terkait dengan besaran biaya sebenarnya sudah tertuang cak dalam PP Nomor 60 Tahun 2016 tentang jenis dan tarif PNBP. Berikut ini merupakan biaya penerbitan STNK dan TNKB yang berlaku. Nahhh…kuwi pakde, sampeyan siap-siap wae dan jangan kaget kalau dijalanan nanti ada beberapa motor baru menggunakan plat dasar putih dengan tulisan hitam, berarti kuwi wis mulai bertransformasi ala-ala plat nomer Thailand….(RA iwb)

*Penerbitan STNK kendaraan bermotor roda dua atau roda tiga:

– STNK baru: Rp 100.000
– STNK perpanjangan/5 tahun: Rp 100.000

Penerbitan STNK kendaraan bermotor roda empat:

– STNK Baru: Rp 200.000
– Perpanjangan/5 tahun: Rp 200.000

Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB):

– Kendaraan bermotor roda dua atau roda tiga: Rp 60.000/pasang
– Kendaraan bermotor roda empat atau lebih: Rp 100.000/pasang

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

29 COMMENTS

    • Mereka ngenguduin diri punya kerjaan, at least acara. Syukur2 Ade Dane Nye yang toron wat dilahafff.
      Divela-velain niru-niru kebijakan orang Aseng.

  1. Mereka ngenguduin diri punya kerjaan, at least acara. Syukur2 Ade Dane Nye yang toron wat dilahafff.
    Divela-velain niru-niru kebijakan orang Aseng.

    • Padahal di Indonesia udah banyak yg make plat kaya gitu, noh kalangan zameth kufroiy user pigson jari-jari baut warna-warni ding ding pak ding ding aaahh

    • Kualitas cetak or cat nomor pada plat jamannow menurun derastis. Ngelepret njlembret tebal tipis tidak rata n tidak solid , ada yang transparan. Koplaque beud dahh beibih quh

  2. Hilangkan plat motor bagian depan, berbahaya! Plat copot bisa tebas leher. Ganti dengan plat stiker atau hilangkan sama sekali.
    Pake plat depan seperti saat ini merusak estetika motor terutama motor Sports.

  3. Mo bayar mo gratis tetep pake duit rakyat. Masalahnya efektif ga? E-ktp aja masih difotokopi padahal dulu katanya ga boleh di fotokopi. Hutang tambah menggunung, yg penting cuan mengucur…..

  4. Semoga semakin lebar nopolnya biar pada ga beli mtr sekalian karena ga pede ada pager nempel 🤣plag ko lebaaar bgt

  5. Lha iyo cak, gawe kebijakan rubah warna plat ae cpt bgt knp g skalian ngilangin plat depan/ bahan nya di ganti biar tdk membahayakan ( secara looks jg lbh kece )
    Kebijakan oh kebijakan

  6. Plat begituan mah dikalangan Zameth Kufroiy user pigson ban cacing udah jadi acessoris wajib chuakzzz ding ding pak ding ding

  7. Jgn cm ngurusin plat nomor,pajak,tilang jd gampang!!! Kerja donk…jgn kamera yg lo suruh kerja!!! Terus lo di gaji rakyat mau ngapain??? Rebahan di warkop sambil ngerokok megangin hp??? Urusin tuh..jalanan berlubang..yg udah ky kolam pemancingan!! Pajak tiap hari masuk..jalanan ky kolam!!! Mikkiiirrrr!!!!!

  8. Ganti warna merah, hijau, kuning, putih, atau warna apapun tidak masalah, yang penting gak nambah biaya, betul tidak???

  9. Mao ganti warna apapun, kl pengerjaan nya asal mah…. tetep aja gak kebaca jelas itu nopol, cat nya juga selama ini terkesan asal jadu

  10. Selalu ada alasan untuk ngeles dan disertai kata2x riset bla bla bla tp kerjaan orang asing, krn copy paste jiplak lbh murah tanpa tahu kondisi realita dilapangan lokal kondisi alam alias kebijakan lokal😁 ………tidak akan pernah ada dana riset studi kelayakan dengasn hasil yg wajib dipublikasikan ….mirisnya

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama