Iwanbanaran.com – Caakkk… Seperti yang sampeyan ketahui, Valentino Rossi telah menjadi bagian dari MotoGP selama 26 musim. Doi sukses menyabet sembilan gelar juara dunia, dan meraih 235 podium yang 199 diantaranya merupakan kelas premier. Bahkan Rossi banyak mengukir rekor yang hingga kini masih belum dapat dipecahkan oleh pembalap lain. Namun dibalik kesuksesannya itu cak, Valentino Rossi ternyata pernah tersandung masalah pajak dan harus mengahadapi masa-masa sulitnya tersebut. Doi curhat dan ternyata ngeri euy nilai pajaknya….

Baru-baru ini Valentino Rossi kembali menceritakan salah satu momen tersulit dalam hidupnya yang di mana doi pernah bermasalah dengan otoritas pajak Italia. Rossi dituduh melakukan penghindaran pajak oleh badan pendapatan negara karena tidak mencantumkan harta senilai 60 juta Euro (Rp 817,8 miliar). Namun seiring berjalannya waktu, tepatnya pada tahun 2008 doi tidak lagi dituduh menghindari pajak setelah berhasil mencapai kesepakatan dengan kantor pajak Italia. Dengan begitu, Rossi harus membayar pajak sebesar 35 juta Euro atau sekitar 569 miliar.

Otoritas pajak Italia sebenarnya telah menemukan skandal pajak tersebut karena pada usia 20 tahun Valentino Rossi resmi pindah rumah ke Myfair, London. Kemudian doi tinggal di apartemen bersama mantan managernya, Gibo Badioli. Rossi juga pernah terbang beberapa kali dalam setahun ke London untuk menjalani tes atau balapan yang kemudian dipalsukan di flat Inggris. Bahkan doi pernah terbang dari terminal lain dengan pesawat pribadinya ke Italia. Karena peraturan sebenarnya cak, Rossi dizinkan tinggal di Italia hanya selama 90 hari dalam setahun.

iklan iwb

Namun dalam sebuah wawancara yang baru-baru ini dilakoninya, doi menceritakan kembali salah satu momen tersulitnya tersebut… “Pers memberi banyak tekanan kepadaku. Aku menemukan diriku dalam situasi yang buruk, aku telah membuat kesalahan. Aku sadar ini bisa terjadi, itu sebabnya aku melakukan segalanya untuk mencoba menyelesaikannya, karena aku ingin kembali ke Italia” ujar Valentino Rossi via tuttorimotoriweb…

“Suatu hari aku tiba di rumahku dan banyak wartawan di sana dengan kamera dan aku berkata ‘Aku tidak tahu apa-apa dan aku bertanya-tanya apa yang terjadi’. Tapi yang paling membuatku menderita adalah pers, itu menghancurkanku dengan sesuatu yang bahkan tidak benar, bukan 163 juta dolar, aku tidak pernah mendapatkan uang sebanyak itu (tertawa). Kemudian, selangkah demi selangkah kami menyelesaikannya. Tapi setelah melewati masa yang sulit, kamu akan menjadi lebih kuat” tutup Valentino Rossi….(RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

10 COMMENTS

  1. Kalau ingat pajak jadi ingat you tuber yg jual harga diri ngintili pabrikan demi bayar pajaknya!
    Tapi baguslah yg penting bayar pajak

  2. “Tapi yang paling membuatku menderita adalah pers, itu menghancurkanku dengan sesuatu yang bahkan tidak benar”

    Pasti wartawan bodrek yg minta jatah reman nih 🤣

  3. Disaat
    CC
    Hp
    PeaPea
    Konek2
    Rosi
    Masih Gak mampu menjadi ” Daya jual ”

    Kamocheng adalah alat bantu paling manjur diGudang
    Mueeeehehehehehee
    😂

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama