Iwanbanaran.com – Caakkk… Perlu sampeyan ketahui, para pembalap MotoGP ternyata memiliki karakteristik khusus ketika mereka tengah berpacu diatas trek MotoGP dengan masing-masing motornya. Yup, karakteristik yang dimiliki rider MotoGP yakni mereka mampu tidak berkedip dalam jeda waktu yang lama bahkan hingga sembilan menit. Di sisi lain pakde, ada anggapan bahwa pembalap MotoGP merupakan manusia super yang diciptakan berbeda. Hal ini karena sangat sulit untuk menakar seberapa besar mental, fisik, dan nyali yang diperlukan untuk memacu MotoGP bike dengan kecepatan diatas rata-rata…

Meski diumpamakan sebagai manusia dengan level diatas rata-rata, namun rider sekaliber Valentino Rossi pun masih merasa takut cak ketika akan menjalani race MotoGP. Tetapi Rossi mengungkapkan bahwa rasa takut itu hilang saat lampu hijau menyala tanda balapan dimulai…

“Ketika kamu melaju dengan motornya, kamu seperti berada di dimensi lain. Kamu menggunakan penutup telinga, jadi suara di luar sana sangat pelan, dalam situasi ini kamu sudah berada di dimensi lain, rasanya seperti di dalam air. Jadi, aku takut jika melihat balapan MotoGP karena kecepatannya luar biasa, tetapi ketika di atas motor semuanya terasa lebih pelan” ujar Valentino Rossi.

iklan iwb

Penelitian tentang kedipan mata rider MotoGP ternyata sudah dilakukan cak, kali ini SIFI (Società Industria Farmaceutica Italiana) yang merupakan perusahaan farmasi sepesialis kesehatan mata melakukan penelitian tersebut. Pada awalnya SIFI bekerja sama dengan LCR Honda dan Cal Crutchlow dijadikan sebagai kelinci percobaan pada 2015 lalu. Empat tahun berlalu, SIFI menambah basis data mereka dengan memeriksa seluruh rider di kelas MotoGP, Moto2, dan Moto3. Penelitian tersebut membuktikan bahwa pembalap lebih sedikit berkedip, terutama ketika balapan sudah berlangsung selama 30 menit keatas.

Penelitian tersebut juga menerangkan bahwa rider MotoGP tidak berkedip lebih lama daripada rider Moto2 dan Moto3 baik itu ketika balapan maupun tidak. Rekor jarak berkedip terlama yang berhasil dihimpun SIFI yakni sembilan menit. Profesor Stefano Barabino selaku pemimpin riset memiliki beberapa hipotesis terkait kemampuan rider yang mampu tidak berkedip dalam jeda waktu yang lama…

“Cairan air mata mereka sangat kaya akan lipid, sehingga lapisan air mata tidak pecah dan mereka tidak perlu berkedip. Hipotesis lain adalah bahwa mereka memiliki refleks untuk tidak berkedip di otak untuk bertahan hidup” ujarnya via Paddock-GP. Baru tahu tooo…..ediann juga euy ! (RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

19 COMMENTS

  1. Kebayang marqeset dah mata juling musti nahan g ngedip sedemikian rupa,…makin sradak sruduk g karuan,
    Silahkan kalian coment, baris yg rapi, panglima ni warung tolong rapikan dan rapatkan barisannya buat conter yg bersebrangan, monggo…kerja kerja kerja,..krj dg modal bacotan lo semua cuk

    • Fby juga bisa gk kedip durasi 9menit bahkan lebih
      Asalkan didepannya ada cewek yg sedang
      mandi
      MuuuuUUUuuuuehehehe……

      • Dibelain tidak kedip tapi tidak tahu sokbekker bengkok.
        Ehh… pura-pura tidak tahu 🤭 tidak ditulis / diartikelin

        • Ekekekek…….emang bener adanya
          Fby gk bisa kedip klo lihat PCX sedang tebar pesona
          MuuuuUUUuuuuehehehe…….

    • Pertanyaan ini pasti amat berat untuk dijawab Pak Joki pak Darmo pak Eka serta FBY lainnya.
      Disaat :

      CC ( kasapasitas silinder )
      Udah melebihi rival….namun gak mampu menjadi Daya jual. Kemudian dilahirkan
      HP ( horse power ) yang juga lebih tinggi dari rival..kePedean yang tinggi diBrosur tsb pun tak Mampu menjadi Daya Jual….belum nyerah, yhm mengeluarkan
      PeaPea ( vva ) mendukung kegagalan 2 Hal yang diatas..hasilnya pun gak sesuai harapan , kemudian dapet Celah baru…lahirlah fitur
      Konek Konek ( Y connect )…sekian tahun berlalu , Masih belum mampu menjadi ” daya Jual ”.
      Kegigihan yhm patut dakasih Juempuolll…apakah berdasarkan keSuksesan atau keGagalan siFino bonus LA d tengah ( ga Taulah ) … Maka lahirlah di Indo tekh Ngibrid… Mild hybrid itu bahasa halusnya , kasarnya Ngibrid Pahe.
      Apakah ” Ngibrid PAHE “bisa menjadi Assist Booster dalam ” Daya jual ?

      Jangan sampai 1- 2 tahun k depan Saia kembali bertanya
      Disaat
      CC
      Hp
      PeaPea
      Konek2
      Ngibrid
      Masih Gak mampu menjadi ” Daya jual ”

      😂

  2. Menuntut kesehatan yang sangat prima. Baik rider, motor n tentu team work yang cimaik cuiyyynnn…..

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama