iklan iwb

Iwanbanaran.com – Caakkk… Honda Racing Corporation (HRC) diberitakan akan bertemu dengan Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha) di Barcelona dan kemungkinan mereka akan berdiskusi tentang sesuatu hal yang penting. Dengan diketahuinya hal ini, rumor berhembus kencang bahwa Honda sepertinya tengah membidik Quartararo untuk musim 2023. Seperti yang sampeyan ketahui, Honda pernah melakukan sesuatu yang mengejutkan yakni dengan menggaet Pol Espargaro untuk menggantikan Alex Marquez. Wah gawattt nihhh !!!

Namun yang terjadi kangbro, seperti rider lain yang baru bergabung dengan Repsol Honda. Pol Espargaro mengalami masa sulit di musim ini mengingat adaptasinya doi dengan RC213V memang tidak mudah. Dan hingga musim 2021 selesai, ia hanya berhasil mengoleksi satu pole position dan satu podium. Namun dilain hal, Quartararo memang gencar menyuarakan tentang kekecewaannya kepada Yamaha mengingat YZR-M1 kalah oleh kompetitornya terkait power alias top speed motor. Bahkan pada tes pra-musim Jerez, doi blak-blakan membeberkan jika motornya tidak mengalami perubahan yang signifikan.

Seperti yang sampeyan ketahui, kontrak Quartararo bersama Yamaha akan habis pada akhir 2022 mendatang. Dan seperti yang telah diungkapkannya, doi akan menolak permohonan Yamaha untuk menandatangani kontrak terbaru pada awal tahun depan. Dengan begitu, Quartararo akan tanda tangan kontrak jika performa YZR-M1 seperti yang diharapkannya…

iklan iwb
iklan iwb

“Masih terlalu dini. Aku tidak mau tanda tangan apa pun setidaknya sampai Malaysia. Aku masih melihat evolusi motor. Ini normal, kurasa justru tidak normal tanda tangan untuk 2023 sebelum 2022 dimulai. Jadi, aku tahu di mana letak nilaiku. aku akan menunggu sedikit untuk melihat posisi tim dengan Yamaha” ujar Fabio Quartararo.

“Aku ingin melihat ada atau tidaknya evolusi di Sepang. aku minta hal-hal super penting. Jika mereka tak memberikan apa yang kuminta, tapi setidaknya mencoba dan ada kemajuan kecil, maka bagus. Namun, jika mereka menuju arah yang benar-benar berbeda, maka itu mempengaruhi masa depanku dengan Yamaha” tutup Fabio Quartararo. Menurut kabar lainnya cak, ternyata bukan hanya Quartararo yang dibidik Honda untuk musim 2023. Namun mereka juga memasukan Joan Mir dan Jack Miller sebagai opsi untuk musim 2023. Apakah isu luar negeri ini benar ? kita pantau saja cak….gawat euy kalau beneran ! (RA iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

23 COMMENTS

  1. Mungkin Opsi buat Yamaha,, untuk masalah mesin, melakukan setting mesin biar bisa dimaksimalkan lg powernya, atau sudah saatnya mengganti mesin? atau utk masalah pembalap, mau menduetkan Morby & Dovi di pabrikan utk musim 2023 dst?

  2. blm tentu F1/4 bs klop sm RCV ,mending di Yamaha aja dia, mnrut gua malah mending Joan Mir aja tarik keknya dia punya potensi, klo Miller keknya ga deh kurang konsisten dia,

  3. Fabio lebih cocok ke ducati soalnya top speed ok power gede speed corner juga ok sepertinya dia tidak butuh waktu lama untuk adaptasi dengan motor Ducati seperti paduka lorenzo dulu cepat corner speed seperti menggunakan motor m1dia juga bisa melihat data lorenzo dulu biar makin mudah menguasai motor ducati seperti halnya pecco dll. Kalau mir lebih cocok di honda dan jack miller kurang konsisten mungkin dia akan digantikan oleh Jorge Martin

  4. Kalo Qurtararo punya ego gede lbh baek jangan. Karena Markez masih jadi pembalap utama di sana. Spt Lorenzo ma Dani pedrosa selamanya jd pembalap kedua

  5. Penakluk motor kencang msh pada liburan dan adaptasi.
    Jd taro bersyukur meski sdh susah payah diatas motor lemot sejagad.
    Apakah taro akan bisa menaklukkan kebrutalan dan kebuasan rcv juga?
    Time will tell lahh..

    • Kasihan motor lemot malah juara,kemungkinan berlanjut tahun depan.motor yg kencang yg d puja2 cuma mengandalkan satu rider😆

    • Brutal apaan yg ada g stabil tuh motor hoon bikin pembalap pd patah tulang ama pensiun dini….. Mau d bawa ke cimande ga tau alamtnya

  6. analisa saya ya cak, kadang kalo gabisa ngalahin pabrikan maka bajak saja pembalapnya
    kadang untuk menjadi kuat lemahkan dlu lawannya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here