iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…jian emang mawut mumet ndase, mungkin itu yang dirasakan tim HRC. Karena rider nomer satu yang menjadi acuan mereka justru mengalamai cedera tidak biasa. Cedera yang berpotensi membuat Marc melewatkan uji coba atau bahkan race awal musim. Kondisi ini disadari betul oleh ALberto Puig selaku Manajer HRC yang mengakui pengembangan RC213V akan sangat sulit tanpa atau bahkan stuck tanpa Marc sehingga mereka memiliki beberapa opsi. Apa gerangan ?

Marc Marquez menyelesaikan musim MotoGP 2021 dengan cukup baik. Melewatkan seri pembuka Qatar untuk memberikan lebih banyak waktu dalam proses penyembuhan patah tulang lengan kanannya yang terinfeksi pada Juli 2020, pembalap Spanyol berhasil come back dengan performa luar biasa…

Yup…walau masih pada kondisi cedera dan belum 100 % sembuh, Marc berhasil juara di Sachsenring, sebuah trek dengan lay out anti clock wise. Tidak hanya itu, Marc kembali unjuk gigi saat di Aragon. Di sirkuit ini Marquez mengungguli semua pembalap lainnya, termasuk kemenangan berturut-turut di COTA  serta Misano. Selain itu kedatangan Marc membuat pengembangan RC213V mulai menuju arah yang benar..

iklan iwb
iklan iwb

Terbukti RC213V berhasil masuk podium beberapa kali. Bahkan Marc dan Pol Espargaro finish 1-2 membuat Honda gembira. Sayang semua hanya sementara sebab menuju race terakhir Valencia dikabarkan Marc crash saat latihan motocross. Dikabarkan Marc cedera gegar otak ringan, namun ternyata tidak sesimpel kuwi cak. Marc divonis mengalami masalah saraf yang pernah dideritanya di 2011. Ancurrr kangmzzz, mumet ndase tenan. Karena kenapa ?

Marquez tidak hanya melewatkan dua putaran akhir musim tetapi juga setelah tes Jerez, ketika pengembangan RC213V baru Honda diserahkan kepada rekan setimnya Pol Espargaro ditambah pebalap LCR Alex Marquez dan Takaaki Nakagami. Tidak ada opsi lain dan Honda mengakui kondisi ini menyulitkan arah pengembangan kalau nggak stuck….

“ Apa boleh buat, sekarang kami memiliki tahun kedua pengembangan tanpa pebalap yang telah memenangkan banyak balapan. Jelas ini bukan skenario bagus, tapi kami sadar bahwa balapan tidak selalu seperti yang kamu inginkan. Jadi sekarang kami harus mencoba memahami arah pengembangan dengan tiga pembalap lainnya. Mereka memang kencang tapi mereka tidak memiliki pengalaman menang dengan motor yang dimiliki Marc ini. Inilah yang membedakan dan menjadi masalah buat kami…” tukas Alberto Puig. So…apa langkah Honda selanjutnya ??

“ Posisi kami memang sulit. Sayangnya, hal ini terjadi [pada Marquez] dan tidak ada yang bisa kami lakukan sebagai pabrikan, kecuali hanya menunggu. Dan inilah yang akan dilakukan Honda…” tutup Puig. Honda sendiri belum memberikan konfirmasi sejauh mana kondisi Marc. Apakah makin membaik atau tetap stagnan ? semua masih menjadi misteri. Sebenarnya dengan segala kondisi diatas memang ada baiknya Honda mulai berpikir untuk merekrut rider muda alias tidak hanya mengandalkan riders yang sudah matang. So…ketika terjadi sesuatu pada riders tersebut HRC masih bisa lebih santai tidak pusing seperti sekarang. So….Honda musim depan ? koyone kok mumet yo cak….(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

28 COMMENTS

    • Marc Marquez dulu selalu lolos dari cidera, sekarang harus membayar semuanya sekaligus….
      karena gaya balap yang berisiko

    • Kami optimis Marccc bisa membalikkan anggapan orang lain yang negatif tentang dirinya. Bravo grendas adidaz Marccc

    • Tak ada yang bisa….
      Tak ada yang bisa……
      Tak ada yang bisa ditauladani dari Rossimin si Lejen Melempem. Skill andalannya cuma tendangan goib sepang 2015. Hanya RCV yang bisa menirukannya dengan sepak lurus pemutus tulang humerus bikin alien pasang selang infus jerez 2020.
      Kuobelokkk belokkk kantoz kotoz kotoz

  1. Yang utama dan vital adalah pestonnya tidak macet aka stuck cakkkkk……
    Misih bisa maju mundur or naek turun pakdhee…….
    Pestonnya gimana budhee ???
    Mak slog oselog oselog oselog gitu budhee gitu pakdhee

  2. Disini masalahnya bukan rider muda atau lama, disini masalah feeling, banyak rider kencang tapi gabisa merasakan motor, sehingga kalau terjadi apa apa mereka gatau harus memperbaiki dari mana dan lebih banyak membual, kalau opsi mencri rider muda belum tentu opsi tepat, Honda membutuhkan Rider yg memiliki feeling, Rider” bertalenta yg pernah masuk Honda cenderung mereka paham tentang motor, sebut Mick Doohan, Rossi, Pedrosa dan sekarang Marc, mereka semua paham betul apa yg terjadi dengan motor, mereka merancang motor untuk mereka, setiap Gen RC memiliki pawangnya sendiri Rossi mampu menjinakkan NSR dan RC211, Pedrosa RC212 dan Marc RC213

  3. mueuehehe terbukti yg kenceng markezet bukan ngundah. tanpanya cuma bisa rebutan ampas mentok juara dunia OMR 😂😂

    pabrikan badut 😂😂😂🤡🤡🤡

  4. Kalau honda memang sudah kencang harusnya pakai pembalap yg ada sudah cukup.pembalap lain pastinya juga pilihan dan terbukti pakai motornya marc mereka tidak bisa.
    Kalau mereka develop motornya sendiri yakin deh malah hasilnya akan lebih baik,ngapain juga masih ngarep sama pembalap yg belum tentu bisa balap lagi

  5. ———————

    RCV itu motor kencang yg memble.
    Buat apa kencang tapi bikin ndlosor.

    ———————

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here