iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…..memang sulit kalau sudah musuh haters. Walaupun IWB sudah sodorkan fakta data bahwa Vinales sukses mengalahkan best lap Fabio Quartararo di Misano, cukup banyak yang mencibir bahwa Vinales hanya menang time attack. Nggak heran, dia memang Friday dan Saturday rider bukan Sunday rider. Ya…kalau hasil posisi memang terlalu prematur kita membandingkan. Namun sampeyan harus intip dulu komparasi lap time antara Vinales vs Quartararo yang membuat IWB mengerutkan dahi. Kenapa ? karena IWB nggak nyangka Vinales sekencang ini. Horaa percaya ? intip detilnya dibawah ini…

Kenapa bandingannya dengan Fabio ? karena Vinales mantan tandemnya serta pernah menggunakan M1. Vinales memulai balapan Misano diposisi 17…sebuah posisi yang sangat tidak menguntungkan. Sementara Fabio start ke 15…sama-sama tidak menguntungkan dan pastinya harus berjuang. Didepan Vinales ada Nagakami yang saat itu berada diposisi 16. Tidak mudah menyalip Nakagami yang menggunakan motor powerfull serta feeling Vinales terhadap motor masih berantakan. Doi mengakuinya apalagi Vinales sempat absen satu seri di Aragon race sehingga doi kudu beradaptasi ulang dan ini yang kita lihat dari lap timenya…

Diawal lap….Vinales sangat lambat dan ini beda jauh dibandingkan dengan Fabio yang sudah klop dengan motornya. Alhasil ketika Fabio sudah bisa menyalip pembalap didepannya satu persatu…Vinales harus berjibaku melawan liarnya mesin RS-GP. Baru memasuki lap ke 5…doi mulai mendapatkan ritmenya. Lap time sangat konsisten diangka 1 menit 33…mirip dengan Fabio walaupun selama tiga kali Fabio mampu menorehkan waktu 1 menit 32 an detik…

iklan iwb
iklan iwb

” Aku jujur belum merasa nyaman dengan motor dan baru bisa mengatur lap tercepat diparuh dua balapan. Aku sangat penasaran dan ingin tahu apa yang bisa aku lakukan ketika benar-benar betah di atas motor. Karena menurutku Potensinya ada dan itu luar biasa!” serunya tersenyum. Maverick menambahkan, “Kami hanya perlu menemukan kecocokan antara riding stylingku dengan karakter motor. Aku harus membuat kompromi yang sangat besar di Misano di awal start. Aku bisa kencang disana namun sayang sempat melakukan kesalahan sehingga melebar…” seru Vinales. Dan memang terbukti cak…

Bisa sampeyan lihat komparasi lap time terlampir….lap time Vinales makin tajam dan terus tajam. Bahkan pada lap 14 dan 15….Vinales mengalahkan lap time Fabio (intip terlampir). Kecepatan Vinales makin menjadi dan pada lap 18-21 lap time Vinales kembali lebih kencang dari pada Fabio. Jadi nggak hanya time attacking doang cak….namun race pacenya emang ediann. Dan best lap record malah ditorehkan Vinales pada lap ke 20 lewat 1 menit 32.533 detik tanda feeling Maverick terhadap motor terus membaik. Kemudian Maverick kembali mengalahkan lap time Fabio pada last lap dan pada akhirnya…Vinales finish ke delapan dibelakang Aleix. Terus gimana dengan Vinales vs ALeix ?

Sama cak…mulai lap 10, Vinales memberikan ancaman pada rekannya. Dan terbukti sebab setelah lap tsb…mayoritas lap time Vinales mengungguli Aleix Espargaro. Hasilnyapun bisa ditebak….walau Aleix start jauh lebih baik dibandingkan Maverick (start 11 vs 17) namun memasuki garis finish Vinales nempel ketat Aleix. Keyakinan IWB jika putaran lap ditambah 1 lap lagi bisa saja Vinales nyalip Aleix karena race pace Vinales menggungguli Aleix. Vinales sendiri memasuki garis finish hanya terpaut 5,8 detik dari Fabio serta 18 detik dari Marc Marquez. Tidak hanya itu Vinales finish ke 8 dibelakang Aleix yang berada diposisi 7 dengan gap hanya +0.139 detik, mepettt banget. So…Vinales hanya Saturday rider ? ada benarnya. Tapi pada kasus Misano tidak cak…doi memang benar-benar kencang saat race. Data terlampir menjadi bukti tak terbantahkan bahwa race pacenya termasuk mantap untuk rider yang baru adaptasi dengan mesin V4…

” Simple, jika kami start dari baris kedua atau ketiga, kami mungkin bisa balapan untuk berebut posisi tiga atau empat. Sayang Akhir pekan kemarin rumit, kondisinya terus berubah. Namun yang jelas dengan kondisi ini, aku sekarang sangat percaya diri untuk Portimão. Tapi aku masih harus banyak meningkatkan sisi pengereman pada Aprilia. Motor yang aku kendarai tahun ini benar-benar berbeda di area tsb. Sekarang aku harus mendapatkan lebih banyak mendapatkan kepercayaan diri, tetapi aku sudah mengambil langkah maju di Misano.”...serunya tersenyum. Sooo….semangat Maverick !!! (iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

25 COMMENTS

  1. Ada aroma kebencian sama satu pabrikan yg masih tercium menyengat sepertinya,kalo bisa di jelaskan n di bikin artikel kayaknya rame.

  2. marc torehkan fastest lap di saat tangki masih penuh (lap ke 5)
    pecco saat tangki setengah penuh (lap 16)
    enea saat tangki sdh mulai kosong (lap 26)

  3. Kalau saya SANGAT TIDAK TERKEJUT. Dulu dia pertama naik Yamaha LANGSUNG P-1. Tapi ya cuman utk 1 lap tok. Selebihnya ya bubar jalan. MV12 itu cocoknya jadikan Test Rider baru pas. Klw untuk balapan terlebih harus ngoyo nyaliip Yo wis ga pantes blas di MotoGP.

    Tapi Yo sakarep arep nulis opo… Arep komen opo… Tapi klw berharap MV jadi Juara Dunia ya JAUH PANGGAN DARI API.
    GAK BAKALAN…
    Head to head nya masih bagus DANIEL PEDROSA. 👍👍

  4. mungkin perlu di perhitungkan juga, MV balapan nothing to lose ngga ada target apa2 sedangkan lap2 akhir mungkin FQ udah terbayang2 jurdun di depan mata sing penting finish cak…

  5. tapi mnrtku mvk baru naik yahaha aja udah bisa p1 tpi lum pernah jurdun…La pertma x naik april ga tembus 10bsar apakh akan jurdun..?

  6. Percuma punya lap time bagus tp tdk konsisten. Intinya konsisten tiap seri,dpt poin dan jadi juara dunia. Sejarah cm memcatat siapa yg jd juara dunia,bukan juara lap time wkwk

  7. Spertinya penulis fans berat vinales…*ngakak*
    Fun Fact dulu cabut dari Suzuki ke Yamaha, malah Suzuki yg juara dunia…
    Udah di Yamaha eh cabut ke Aprilia, malah Yamaha yg juara dunia..
    Dimanapun membalap pasti ada masalah yg dihadapi, hrsnya sabar menghadapi..

  8. Artikelmu kontradiksi Cak..kemarin yang bahas soal pace lap time pecco, MM, Pol, Bastianini dan Fabio sampeyan bilang yang penting Pace lap nya…kalaupun fabio start di barisan depan akan sulit bersaing. Lah ini lap sheet fabio dan maverick jelas2 lebih konsisten fabio dan total selisih finish jelas2 5 detik. Sekarang sampeyan bilang pula MV bakal bisa bersaing di grup depan bila start didepan mung mergo ono beberapa sing luwih cepet timbang Fabia.wes mbingungke kwe cak…rodo subjektip opo memang titipan cak…?😂😂😂

    • Cak Webeh bar nicipi kerupuk Gadung yang salah teknis pembuatan nya.
      Jadilah cak Webeh mendem gadung. Jadi pas ngetik pas lagi nggliyeng ndas e. Jd lah begitu critane…

      Wis .. ayo wayah e makaryo .. semangat 💪💪💪

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here