iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…Paolo Ciabatti adalah sosok yang sangat kecewa setelah Pecco pastinya. Bos Ducati ini saat wawancara dengan Motogp mengaku kecewa karena mereka pantas mendapatkan hasil  bagus. Bahkan doi menjabarkan bahwa kejadian Misano cukup menyakitkan. ” Lima lap terakhir adalah moment menyakitkan buat kami…” tukas Paolo…

” Kami Tentu saja sangat kecewa karena aku rasa Pecco memiliki race yang fantastis. Ini adalah balapan sulit namun dia bisa melebarkan jarak dengan Marquez. Sayang 5 terakhir….well, cukup menyakitkan. Kita sudah bekerja keras supaya perebutan gelar juara dunia masih terbuka. Dan jika seandainya kita bisa menang kemudian Fabio finish pada posisi 4/5 kita bisa membawa persaingan sampai Portimao. Tapi inilah racing Dan Kita menerimanya. Selamat buat Fabio serta Yamaha. Mereka melakukan tugasnya dengan baik dan mereka pantas mendapatkannya. Kini target kita adalah mengumpulkan poin untuk membidik manufacture Championship. Terima kasih buat Bastianini yang yang berhasil membantu kita untuk mengumpulkan poin manufacture...

” Setidaknya itulah target kita dan saat ini kita masih leading. Tentu saja tahun depan akan lebih menjanjikan karena Rider kita luar biasa… dan lebih banyak pembalap yang bergabung dengan Ducati. Tahun depan sepertinya akan menjadi tahun yang menyenangkan. Di sanalah kita akan berjuang untuk bertarung kembali….” tutup Paolo Ciabatti. Dengan kemenangan Marc Marquez serta dlosornya Pecco serta banyaknya pembalap Ducati bertumbangan membuat posisi Fabio quartararo kokoh dengan mengumpulkan 267 poin….

iklan iwb
iklan iwb

Ini berarti pembalap Yamaha tersebut memiliki jarak hingga 65 poin dibandingkan dengan Francesco bagnaia yang hanya mengumpulkan 202 poin akibat crash Misano. Sementara itu posisi ketiga masih diisi oleh Joan Mir yang mengumpulkan 175 poin baru pada posisi empat Johann zarco berhasil memperbaiki posisi naik satu tingkat karena Jack Miller harus turun di posisi kelima akibat crash. Yang menarik ternyata pembalap HRC Marc Marquez kini Berada di posisi enam atau naik satu tingkat menggeser Brad binder. Dengan segala kondisi ini bisa kita pastikan pasukan Ducati banyak berguguran dengan kata lain strateginya tidak berhasil…

Last…. Ducati tahun depan bakal memiliki banyak line-up karena Valentino Rossi sendiri sudah memilih motor Italia sebagai senjata mereka di kejuaraan MotoGP 2022. Kita lihat saja Apakah kecewaan Ducati bakal terbayarkan musim depan karena tahun ini perebutan titel juara dunia sudah usai kecuali manufacture championship. So…. sekali lagi selamat buat Fabio Yamaha yang memiliki pekerjaan fantastis tahun ini. Yang menjadi pertanyaan apakah nasib Yamaha bakal seperti Suzuki yang hanya mengenyam titel juara dunia 1 musim ? Mengingat Ducati serta Honda sepertinya tidak bakal tinggal diam dan bakal fight untuk merebut titel juara dunia dari tangan Yamaha. Kita lihat saja….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

12 COMMENTS

  1. Juara dunia hiburan sangat berbeda dengan juara dunia sejati Cak . juara dunia hiburan hanya sekedar nyicip , susah bertahan apalagi bisa berturut turut 😂

  2. Ducati…ducati…
    Udah dibantu ECU “made in dalam negeri” aja masih gk jurdun…
    Apalagi ECU in house masing2 pabrikan dibolehin… Auto dibelakang terooosss.

  3. Ayo pabrikan Jepang berkolaborasi, hentikan Konstruktor winner untuk Ducati, jangan biarkan dia menang konstruktor.
    Tahun ini dan tahun selanjutnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here