iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkkk….Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) sukses mengunci gelar juara dunia di depan publik San Marino setelah Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) dlosorr beberapa lap jelang finish. ‘Konsistensi adalah kunci’ terang Quartararo…..

Match poin perdana tersaji pada putaran ke enam belas MotoGP Emilia Romagna (Misano II), San Marino. Dan hasilnya ternyata benar benar diluar dugaan pakdee. Francesco Bagnaia yang di favoritkan untuk menunda perayaan gelar El Diablo justru tersungkur ketika mencoba melarikan diri dari Marc Marquez (Repsol Honda Team) di lima lap terakhir. Tentu saja hal tersebut membuat Quartararo langsung dinobatkan sebagai juara dunia MotoGP musim 2021 kang mass…

Misano II, akan menjadi hari yang tidak terlupakan bagi seorang Quartararo. Yupss cakkk, balapan Berjalan cukup sulit bagi pembalap asal Prancis tersebut pasalnya doi harus start dari posisi ke lima belas dan tentunya ia harus memulihkan banyak posisi. Terlepas dari banyaknya pembalap yang dlosorr.

iklan iwb
iklan iwb

Comeback Quartararo dari belakang untuk merengsek kedepan sangatlah sulit cakk. Karena ia harus menjalani pertarungan sengit sejak lap pertama. Hingga pada lap terakhir, doi sudah nangkring diposisi ketiga. Sayangnya, Enea Bastianini (Avintia Esponsorama Racing) mengovertake Quartararo sehingga ia harus puas finish ke empat. Namun ini sudah sangat cukup untuk mengunci gelar juara dunianya kang broo..

“Itu bukan balapan yang mudah. Pada lap pertama saya melihat Miller terjatuh, tetapi aku berpikir itu Marc. Kemudian aku melihat ke layar dan Aku melihat bahwa Marc bertarung dengan Pecco. Selanjutnya, aku melihat motor merah lainnya terjatuh. Aku hanya berpikir ‘Oke, Pecco terjatuh’ dan aku senang dia baik-baik saja,” jelas Quartararo melalui situs resmi Yamaha MotoGP

“Mencoba untuk finis di podium sedikit menjadi target, tetapi ban depan kami dalam kondisi buruk dan pada akhirnya aku tidak bisa mencapainya. Aku tidak peduli (finish ke empat). Aku bisa saja finis terakhir dan hasilnya akan tetap sama,(juara dunia). Aku menjadi Juara Dunia hari ini. Sejujurnya, aku masih tidak percaya atas apa yang telah aku capai hari ini. Ini terasa sangat menyenangkan! Aku tidak punya kata-kata dan aku hanya ingin menikmati momen ini bersama tim,” tambah Quartararo

Kemudian, Quartararo mengatakan jika salah satu kunci kesuksesan dalam merengkuh gelar juara dunia musim ini adalah konsistensi. Yupss cakkk Doi merupakan satu satunya pembalap yang berhasil finish di enam balapan musim ini tanpa dibelakang sekalipun.

“Aku pikir konsistensi yang kami miliki tahun ini sangat baik. Kami menyelesaikan semua balapan yang kami jalani dan mencetak poin disetiap waktu. Kupikir konsistensi tahum 2021 sama dengan 2019, tetapi kami lebih cepat. Hal ini menurutku adalah kunci untuk memenangkan kejuaraan tahun ini.” tutup Quartararo.

Last…Setidaknya ada empat rekor yang berhasil dicetak Quartararo pasca merengkuh gelar juara dunia musim 2021. Pembalap Prancis pertama yang berhasil meraih gelar juara dunia dikelas Primer. Juara dunia termuda ke enam di sepanjang sejarah MotoGP (22 Tahun 187 Hari) setelah Marc Marquez, Freddie Spencer, Casey Stoner, Mike Hailwood dan John Sutress. Pembalap pertama yang langsung meraih gelar juara dunia di kelas primer tanpa mendapatkan gelar dikelas Moto3 maupun Moto2 setelah Casey Stoner (2007) dan pembalap ketiga yang berhasil mempersembahkan gelar juara dunia untuk Yamaha setelah Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo dikelas 4 tak. Cadazzzz tenannn cakkk….(CB iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

13 COMMENTS

  1. Mugello dan Misano, Bagnaia jatuh justru ketika balapan di kandang sendiri. Congrats Quartararo! Ga sia2 yamaha “minggirin” rossi, harusnya dari tahun lalu. Congrats juga buat Marc dan Pol yang finish P1 dan P2 di Misano.

  2. Congrat buat Quatro, walaupun kebetulan Peco crash. Taun depan bakalan lbh ngeri lagi nih, pada unjuk kemampuan mesin dan pembalap. Marc, Peco, Quatro, Vina (?), Miller, Martin wahhhh barisan merah bisa sangat merajalela kayaknya. Semoga tdk ada yg crash yg berlebihan biar balapan seru senggol2 dikit 😁😄👍👍👍

  3. Ducati …ducati…
    Sudah dibantu ecu made in dalam negeri juga suah jurdun…
    Apalagi ecu in house dibolehin…auto dibelakang teruss…

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here