iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakk…memang cerita perkara Vinales sudah kita tinggalkan. Namun siapa yang menyangka kisah dibalik cerainya kedua pihak antara pembalap dan Yamaha ini masih terus Membekas. Bahkan sekelas tim Manager Yamaha MotoGP racing yakni Meregalli akhirnya buka suara atas apa yang terjadi antara Vinales dan Yamaha. Dan menurutnya dari segala kejadian lebih baik memang pembalap Spanyol tersebut meninggalkan Yamaha. ” Lebih baik dia pergi dari Yamaha….” serunya. Wowww…. Kenapa pernyataan tersebut terucap dan Apa yang terjadi? Simak pernyataan kecil tim manajer Yamaha MotoGP berikut ini….

Seperti yang kita semua tahu hubungan tidak harmonis terjadi antara Vinales dan Yamaha terjadi tahun ini. Bahkan untuk pertama kalinya dalam sejarah pembalap dilarang turun race oleh pabrikan karena dianggap merusak motor. Ini adalah sebuah kejadian luar biasa dan akan diingat dalam history MotoGP. Yang menjadi pertanyaan Kenapa hal itu harus terjadi ? Dan bagaimana dari sisi pabrikan menyikapi kondisi tersebut? Apa alasannya dan kenapa sampai pada akhirnya diputuskan untuk berpisah ? Meregalli mengatakan…

“ Tanpa diragukan, musim panas Bukankah musim yang mudah … Sungguh kami tidak punya waktu untuk menikmati liburan. Maverick mengejutkan kami semua untuk pertama kalinya dengan mengumumkan pada akhir Juni bahwa dia tidak ingin melanjutkan kontrak di tahun keduanya. Kami pikir kami sudah memiliki kesepakatan untuk mengakhirinya akhir tahun ini…. saat kami menyelesaikan musim dengan cara terbaik. Karena terget kami adalah memenangkan triple crown.…” serunya via Moto.it. Doi melanjutkan….

iklan iwb
iklan iwb

.“ Sayangnya, setelah apa yang terjadi di Austria, kami menghadapi masalah baru yang membuat kami berpisah lebih cepat dari yang diharapkan. Kita semua tahu bahwa Maverick berbakat. Tapi kita juga tahu kelemahannya. Ketika suatu masalah muncul atau sesuatu menimpanya, sulit baginya untuk bereaksi secara positif ” serunya. Ketika ditanya perihal rumor Vinales juga mengalami kesulitan berbagi garasi dengan Valentino Rossi serta kedatangan Fabio Quartararo telah memperburuk situasi…..Meregalli menjawab….

” Tidak banyak yang bisa aku katakan kecuali, aku rasa Maverick kesulitan mempertahankan tekanan. Kemudian dia melarikan diri dengan menuduh kami melakukan sabotase. Kami tidak membutuhkan skenario tersebut jadi mungkin memang lebih baik dia memang pergi dari Yamaha untuk kebaikan semua orang.” serunya. Wihhh makjleb tenan pakdeee ternyata. Meregalli juga angkat suara perihal kegagalan kesepakatan antara Rossi dan Yamaha dalam membentuk tim baru di Motogp. Menurutnya kendala utama Yamaha adalah penyediaan motor bukan yang lain…

Masalah kami adalah kami tidak dapat memasok lebih banyak motor. Kami tidak memiliki struktur seperti Ducati, yang akan menurunkan delapan pembalap tahun depan. Adapun target pengembangan musim 2022 adalah meningkatkan performa mesin terutama top speed. Kami tidak buruk dalam akselerasi di tiga gigi pertama, tetapi setelah itu segalanya menjadi rumit. Di situlah kami perlu tingkatkan ”. serunya. Yang menarik cak, Meregalli juga mengungkapkan rahasia Toprak Razgatlioglu yang ternyata belum tertarik dengan. “ Aku bertemu dengannya di Austria dan aku langsung mengerti bahwa dia tidak tertarik pada MotoGP. Setidaknya jangan sekarang. Jelas ada prioritas lain… ” tutup Meregalli…(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here