iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) akhirnya mencetak kemenangan perdananya dikelas MotoGP setelah berjuang keras melawan Marc Marquez (Repsol Honda Team) yang juga tampil kuat disepanjang balapan….

Putaran ketiga belas Aragon mungkin menjadi salah satu balapan terbaik musim ini. Yupss cakkk akhirnya kita disuguhkan battle terbaik antara Francesco Bagnaia dan Marc Marquez terutama di last lap dimana kedua pembalap saling beradu overtake dengan mengambil banyak resiko.

Pecco yang telah mendapatkan kepercayaan diri tinggi pasca tampil kuat disepanjang sesi akhir pekan ini akhirnya memanfaatkan peluangnya dengan sangat baik. Bahkan doi nyaris tanpa membuat kesalahan dalam balapan yang berlangsung selama 23 laps tersebut cakkk.

iklan iwb
iklan iwb

Sejatinya Pecco telah mendapatkan gempuran dari Marc sejak lap pertama dan hingga akhir balapan, The Baby Alien tiada hentinya memberikan tekanan kepada pembalap Ducati Lenovo Team tersebut. Terlebih Marc juga menjadi favorit untuk memenangkan balapan Aragon karena doi memiliki rekor sebagai pemenang terbanyak di trek Aragon.

Selain itu, ini merupakan balapan terbaik Pecco disepanjang karirnya karena sebelumnya ia belum pernah melakukan head to head untuk memperebutkan posisi pertama dikelas MotoGP dan yang menjadi lawan dalam kesempatan kali ini adalah juara dunia delapan kali. Namun doi tidak gentar sedikitpun dan berhasil mengalahkan Marc yang mempunyai kecepatan lebih baik daripada pembalap Italia tersebut pakdee…

“Hal pertama yang ku pikirkan adalah ‘ah, ini sudah berakhir’. Ini adalah balapan yang panjang, semua balapan di papan hanya dengan gap ‘+0.xxx’ dan balapan yang panjang untuk kondisi seperti ini. Aku memikirkan semua waktu, dimana aku telah kompetitif dan kehilangan kesempatan beberapa kali, namun semua ini membuat kemenangan menjadi lebih manis. Juga karena aku mencapai ini setelah pertarungan hebat melawan Marc dan sebelumnya aku belum pernah melakukannya (battle untuk kemenangan hingga last lap). Hanya sekali pada 2018 di Moto2 melawan Oliveira,” terang Pecco melalui GPOne

“Memenangkan balapan hari ini adalah pembebasan yang luar biasa. Aku sangat senang dan sulit untuk mengatakan apapun sekarang, tetapi untuk finis pertama adalah mimpi yang menjadi kenyataan. Aku juga mengalahkan Marquez, salah satu pembalap dengan gelar terbanyak,”

Aku tidak pernah bisa membayangkan seperti apa kemenangan itu terjadi, hari ini luar biasa. Ketika start, perasaanku hebat dengan motor dan aku tahu bahwa Marc adalah satu-satunya pembalap dengan kecepatan yang sedikit lebih baik dariku. Aku mencoba untuk menekan dan menekan. Aku belum pernah mencetak poin di Aragon (kelas MotoGP), tetapi kali ini, sejak sesi Free Prac pertama, semuanya sempurna. Dalam kualifikasi aku juga mencetak waktu yang luar biasa dan hari ini aku menjalani balapan yang luar biasa,”

Disisi lain, Pecco juga mendapat tekanan dari sang guru, Valentino Rossi (Petronas Yamaha SRT) dimana The Doctor mengatakan jika dirinya harus menang. Bahkan Rossi juga menyarankan pilihan ban yang tepat untuk Pecco cakkk..

“Vale membuatku lebih gugup, ia tidak pernah mengatakan hal seperti itu padaku sebelumnya. Kemudian aku tenang, aku pikir aku memiliki kecepatan untuk bersama Marquez dan aku telah melakukan pekerjaan dengan baik, dengan kata lain aku bisa menang. Aku harus memeluk Vale sekarang karena ia mengatakan untuk balapan aku harus menggunakan ban hard-soft. Mulai sekarang ia bisa memberitahuku setiap kali aku harus menang,” tutup Pecco….(CB iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here