iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) tampil kurang maksimal pada putaran ketiga belas MotoGP Aragon, Spanyol. Doi mengaku menderita di Aragon, so….apa yang terjadi ??

Fabio Quartararo salah satu dari beberapa pembalap yang memiliki konsistensi dan kecepatan balapan yang cukup baik di trek Aragon jika mengacu pada lap time yang ia cetak selama Free Practice 1 hingga Qualifying. Yupss cakkk, meskipun Yamaha tidak terlalu diunggulkan namun Quartararo masih mampu menempati front row, menguntit Duo Ducati Lenovo Team Francesco Bagnaia dan Jack Miller yang berhasil menempati start 1-2.

Namun siapa yang menyangka, ketika race day tiba, Quartararo ternyata mendapatkan masalah yang tidak biasa terjadi yakni kurangnya Doi memiliki masalah pada ban belakang. Pembalap asal Prancis yang start dari posisi ketiga langsung turun dua posisi pada lap pertama. Dan menjelang lap kedua Quartararo kembali turun posisi pasca diovertake Joan Mir (Team Suzuki Ecstar).

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Setelah itu, ia terus merosot secara perlahan dan ketika balapan berjalan sembilan Lap doi bertahan diposisi kesembilan. Tidak sampai disitu cakkk, Quartararo juga harus meladeni gempuran dari Takaaki Nakagami (LCR Honda Idemitsu) dan Rookie Enea Bastianini (Avintia Esponsorama) di sepuluh lap terakhir.

Kemudian saat balapan menyisakan 5 lap lagi, Quartararo mulai menemukan kecepatannya dan ikut bergabung dalam perebutan posisi keenam. Namun hingga bendera finish berkibar doi hanya menyelesaikan balapan diposisi kedelapan.

Quartararo sendiri memang tidak menargetkan juara cakkk, namun ia berharap setidaknya bisa mencetak podium mengingat ia cukup konsisten sejak hari pertama Free Practice. Namun problem lain yang tidak terduga justru terjadi dalam balapan, bahkan sejak lap pertama dan ban belakanglah yang menjadi masalah Quartararo selama 23 lap disepanjang balapan.

“Aku berharap bisa bertarung untuk podium. Tetapi sejak awal balapan aku merasa ban belakang tidak bekerja seperti biasa. Aku terus menurun. Tetapi Satu-satunya hal positif hari ini adalah aku berjuang untuk posisiku sendiri dan aku tidak menyerah, meskipun hanya berjuang untuk posisi 7, 8 dan 9. Tetapi aku berhasil melakukannya sampai finish,”

“Hari ini ada yang tidak beres. Tahun lalu semuanya normal, terlepas dari kesalahan pada [tekanan] ban depan. Aku tidak tahu apa yang terjadi hari ini. Kami perlu memeriksa secara mendalam dan aku tidak ingin menyalahkan apa pun, tetapi itu adalah perasaan yang aneh dari lap pertama hingga akhir balapan,”

“Aku tidak ingin mengatakan itu adalah masalah ban sepenuhnya, tetapi perasaan yang kumiliki hari ini tidak pernah kami alami disepanjang akhir pekan dan itu langsung terjadi sejak lap pertama, aku tidak memiliki performa yang baik yang kumiliki sebelumnya tetapi sepertinya masalah bukanlah pada grip dan traksi,”

Kendati demikian, Quartararo tidak terlalu menyesali atas apa yang terjadi pada balapan Aragon. Mengingat ia masih memiliki keunggulan poin yang cukup jauh dalam klasemen sementara (53 poin dari Bagnaia)

“Ini bukan bencana. Dari Sachsenring kami selalu meningkatkan keunggulan (poin). Bahkan di Austria juga di Silverstone kami berbicara dan mengatakan mungkin kami kehilangan beberapa poin dan ternyata itu tidak terjadi. Yang jelas kami harus bisa mengerti apa yang telah terjadi hari ini,” tutup El Diablo..(CB iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!