iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk….sang legendaris akan menyudahi karirnya di Motogp tahun ini. Setelah hampir 26 tahun di Motogp, Vale menjabarkan 3 nama rival yang menurutnya luar biasa. Tiga nama yang menurutnya menjadi ancaman serius dan membuat Rossi harus bekerja keras. Namun ada satu nama yang menurutnya memberikan luka mendalam bagi Vale yakni Marc Marquez. “ Berdamai dengan Marquez ? mungkin butuh 30 tahun lagi...” seru Rossi via motosprint. Waaahhh…..loro ati tenan cak….

Di akhir karier, adalah hal biasa menelusuri kembali apa yang telah terjadi: suka, duka, persahabatan, dan persaingan adalah hal-hal yang sering bercampur di atas trek.  Kenangan manis namun terkadang juga pahit. Rekaman memory tersebut seakan masuk dalam sanubari dan dijabarkan secara gamblang oleh Valentino Rossi. Yup….Rossi menjabarkan secara gamblang siapa-siapa saja pembalap yang masuk dalam memorinya dan ternyata Marquez adalah pembalap yang sulit dimaafkan….

” Stoner adalah salah satu pembalap paling berbakat dan sulit dikalahkan, karena dari sudut pandangku dia memang tak terkalahkan. Sementara Lorenzo….seharusnya aku tidak mendapatkan rekan setim seperti dia di Yamaha setelah apa yang telah aku lakukan untuk Yamaha. Mungkin mereka bisa memberikanku rekan yang sedikit lebih lambat (tersenyum) So…Stoner dan Lorenzo adalah talenta hebat, aku bangga pernah bertarung melawan mereka…” cetus. Yup…itulah kesan Rossi terhadap kedua rider yang menghiasi perjalanan karirnya. Namun guyonan tersebut berubah menjadi pahit ketika Rossi menyinggung perkara Marc….

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

“ Marc adalah rival yang hebat dan dia sangat cepat. Dia adalah salah satu rider terbaik, tapi aku tidak merasa nyaman dengannya di trek. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk berdamai dan berteman kembali ? aku pikir 20 atau 30 tahun lagi...”. seloroh Vale. Waahh bener-bener dalam cak kayaknya sakit hati Rossi. Tapi memang benar cak…konspirasi 2015 masih membayangi Rossi begitu kuat. Banyak yang percaya Marc sengaja mempersulit Rossi demi mencegahnya mengoleksi 10 kali juara dunia. Selain itu banyak juga yang percaya Marc lebih menyukai Lorenzo menang karena sama-sama Spanyol. Entahlah…..semua memang masih sekedar asumsi. Yang jelas walau dipenghujung karir sekalipun Rossi masih sulit memaafkan Marc. Serem euy….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!