iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Caakkk… Disamping pembalap yang hebat tentunya ada seorang kapala kru yang juga hebat cak. Hal ini memang jarang terjadi namun antara Fabio Quartararo dan kepala kru-nya, Diego Gubellini sepertinya sudah klop dan tumbuh bersama mengingat sejak debut Fabio di MotoGP telah berhasil memberikan ancaman kepada rider lain.” Fabio Quartararo adalah senjata rahasiaku… ” seru Diego Gubellini….

“Fabio lebih merupakan senjata rahasiaku daripada aku miliknya. Aku suka memiliki hubungan yang berkelanjutan dengan para pebalap, hanya dalam satu musim kamu tidak dapat memanfaatkan semua potensi di kedua sisi. Jadi idenya adalah untuk melanjutkan kolaborasi yang dimulai dengan Morbidelli pada 2018. Aku masih ingin bekerja dengan pembalap hebat dan aku senang, Fabio tentu saja pembalap berbakat. Aku menyesal tidak bisa melanjutkan dengan Franco, tapi aku menyukai ide itu dan kamu beruntung bisa bekerja dengan pembalap berbakat seperti itu” ujar Diego Gubellini via GPone.

Selain itu, Gubellini juga mengungkapkan kesan pertamanya ketika melihat Quartararo debut di MotoGP… “Dia cepat sejak awal. Hal itu jelas dari tes pertama karena dia mampu melakukan banyak lap dengan waktu yang tidak jauh dari yang terbaik. Kemudian dia juga punya kemampuan untuk melakukan flying lap dan melakukannya dengan cepat. Dari sana tugasku adalah mengumpulkan pengalaman karena di MotoGP modern tidak cukup menjadi cepat. Memiliki kecepatan atau menjadi cerdas tetapi campuran dari semua hal ini” tambahnya.

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Kemudian sang kepala kru juga menuturkan apa yang menjadi kelemahan dan kekuatan Quartararo dibanding dengan pembalap lain…

“Seseorang perlu dievaluasi secara keseluruhan dan kita semua memiliki kekurangan, dia pasti memiliki banyak hal untuk ditingkatkan dan dia berusaha untuk melakukannya. Menurut pendapatku, penting untuk dipahami bahwa dalam olahraga kamu selalu dapat berkembang. Pesan terpenting yang harus ada di kepala adalah kamu tidak boleh merasa bahwa kamu sudah terbaik. Aku membayangkan juara seperti Marquez dan Valentino berpikir seperti itu…

“Fabio berhasil menjadi cepat menggunakan kekuatan yang berbeda. Maksudku adalah dia bisa melaju cepat tergantung pada keadaan dengan mengerem lebih keras, atau dengan kecepatan menikung diatas rata-rata, atau mengatur ban belakang dengan lebih baik. Kekuatannya adalah mampu melompat dari satu kekuatan ke kekuatan lain sambil tetap konsisten selama balapan atau dari satu trek ke trek lainnya” tutup Diego Gubellini….(RA iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!