iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…Akhirnya Maverick Vinales telah merampungkan tes perdananya bersama Aprilia di sirkuit Misano, San Marino hari Selasa kemarin. The Top Gun nampaknya tidak terlalu kesulitan dengan tunggangan barunya dimana lap time yang ia cetak tidak terlalu jauh dari Lap Rekor Misano. Wahhh mantep kiee pakdee…

Dalam rangka tes privat yang digelar oleh pihak MotoGP pada tanggal 30 – 31 Agustus di sirkuit Misano, San Marino dimana tes ini dikhususkan untuk para test rider yang musim ini masih menjalankan tugas dalam mengembangkan motor oleh masing masing pabrikan. Namun pada kesempatan kali ini tidak semua test rider ikut serta.

Tercatat ada 4 pabrikan yang melakukan test privat dan diwakili langsung oleh para test rider masing masing pabrikan. Yang pertama adalah KTM, mereka menurunkan dua test rider mereka langsung yakni Mika Kallio dan Dani Pedrosa. Bagi Dani Pedrosa, sembari mengumpulkan banyak data dan mencari set up terbaik ia juga mempersiapkan diri guna tampil kedua kalinya musim ini sebagai Wildcard. Yupss cakk rencananya The Little Spaniard akan kembali membalap di Misano I.

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Sementara itu, dalam Test ini Stefan Bradl turun mewakili Honda dan Michele Pirro mewakili Ducati. Mereka juga memiliki tugas yang sama seperti test rider lainnya, selain itu Pirro dan Bradl juga direncanakan turun sebagai Wildcard di seri Misano bareng Pedrosa. Wah seru kiee pakdee.

Dan satu pabrikan lainnya ialah Aprilia yang langsung turun dengan pembalap regulernya musim depan, Maverick Vinales. Vinales yang berkesempatan mencoba RS-GP lebih awal ini sejatinya menggantikan posisi Andrea Dovizioso yang sebelumnya juga dijadwalkan test di sirkuit Misano. Namun karena Dovi telah mengamankan tanda tangan dengan Yamaha, akhirnya rencana tersebut batal cakkk.

Disisi lain, beberapa pembalap Reguler turut serta dalam test namun mereka turun dengan versi standar Superbike. Ducati turun dengan V4S menempatkan tiga pembalapnya untuk bergabung dalam test yakni Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team), Johann Zarco (Pramac Racing) dan Luca Marini (SKY VR46 Avintia).

Sementara itu Yamaha juga turun dengan Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT) dimana ini adalah kali pertama bagi Morbidelli turun ke trek pasca Recovery dari cedera lutut yang cukup lama dalam dua bulan terakhir.

Kembali ke topik cakkk, Maverick Vinales turun dengan penampilan barunya menggunakan wearpack abu abu berkombinasi hitam dan merah tanpa embel embel ‘Monster Energy’ yang telah menemaninya selama lima tabun terakhir. Berakhirnya kontrak dengan Yamaha berimbas juga pemutuskan kontrak dengan Monster Energy.

Ini lebih mengarah ke tim kangbro, walaupun sebelum Monster Energy masuk sebagai Sponsor Utama Yamaha Factory ditahun 2019 silam, Vinales juga telah lebih dulu mengikat kontrak dengan Monster Energy sejak pertama kali bergabung dengan Yamaha pada tahun 2017 silam.

Dalam test hari pertama ini, menurut MotoRC Maverick Vinales telah menghabiskan 56 lap di sesi pagi hari dan mencatatkan waktu terbaik 1 menit 33.0xx detik. Jika dibandingkan dengan lap rekor Misano yakni 1 menit 31.411 detik yang juga dicetak oleh Vinales sendiri musim lalu dengan Yamaha YZR-M1 yang artinya doi hanya terpaut 1.6 detik setelah peralihan Inline ke V4.

Tidak terlalu jauh cakkk, terlebih ini juga kali pertama doi menggeber RS-GP dan tentu saja fokus utama tidak mengarah ke Lap time. Vinales juga ingin turun dengan konfigurasi motor yang dipakai Aleix Espargaró Yang baru saja mencetak podium perdananya Minggu kemarin. Ini ditujukan sebagai titik awal karena untuk dipakai sebagai acuan Vinales agar mengerti arah pengembangan RS-GP yang telah dibangun oleh Aleix Espargaro sejak tahun 2017 silam cakkk.

Selain itu, menurut laporan dari beberapa media luar Vinales langsung merasa nyaman dengan tunggangan barunya dan berkomentar dengan timnya bahwa ‘exit corner’ adalah salah satu poin yang paling ia senangi selama menggeber RS-GP. Disisi lain, Vinales masih terus menyesuaikan diri karena banyak perbedaan antara Yamaha dan Aprilia seperti engine brake atau perbedaan aerodinamika yang membuatnya sedikit ragu ketika gasspol ditrek lurus dan ketika memasuki tikungan. Dan yang paling menarik pernyataan Vinales via IG nya yang mengatakan….”Feeling great ! I Want more” yang artinya “Feelingnya luar biasa, Aku ingin lagi…”. Yup…aku ingin lagi tanda doi menikmati diatas mesin RS-GP. Kita lihat saja sepak terjang Vinales selanjutnya…seruuu !! (iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!