iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Caakkk… Ducati sebenarnya sudah diuntungkan cak dari double header Austria lalu karena salah satu pembalapnya, Jorge Martin (Pramac Team) berhasil merengkuh podium satu dan tiga yang dimana ini merupakan podium perdananya di kelas MotoGP. Sementara itu, tim Factory Ducati hanya berhasil merengkuh podium dua pada race kedua Austrian GP. Namun harapan Ducati untuk meraih gelar juara dunia masih terhalang dengan Fabio Quartarao yang saat ini masih memimpin klasemen sementara. Selain itu, Ducati sangat mengandalkan pembalap unggulannya yakni Francesco Bagnaia yang masih memiliki harapan untuk memperebutkan gelar juara dunia MotoGP…

Sementara direktur sport Ducati menyatakan bahwa Ducati sudah banyak berkembang di musim 2021. Terkait dengan hal tersebut, Ducati memiliki strateginya sendiri yang dilayangkan oleh Paolo Ciabatti dengan mengungkapkan “Dalam balapan Austria pertama untuk Grand Prix Styrian. Bagnaia pasti bisa berjuang untuk kemenangan, sayangnya pada awal kedua dia tidak mendapatkan kembali cengkeraman yang sama dan dia berjuang seperti yang lain termasuk Marc Marquez…

“Sekarang kami harus memenangkan balapan dan menempatkan sebanyak mungkin pembalap di depan Quartararo untuk mencoba mengurangi jarak yang tidak terlalu tinggi namun tidak terlalu kecil. Sekarang masih ada trek di mana kita bisa melakukannya dengan baik seperti Silverstone dan Misano yang di mana ‘Pecco’ memiliki balapan yang hebat tahun lalu” ujar Paolo Ciabatti selaku direktur sport Ducati.

iklan iwb
iklan iwb

Selain itu, Ciabatti juga memberikan tanggapan terkait Jorge Martin dan Francesco Bagnaia yang menurutnya berkembang sangat baik sejak bersama Ducati. Sementara menurut Ciabatti, Jack Miller yang sudah berumur 26 tahun dianggap sudah terlalu tua….

“Jelas bahwa perkembangan anak ini dan gaya mengemudinya harus dipelajari dalam beberapa situasi. Aku pikir pembalap generasi baru seperti Martin dan ‘Pecco’ yang hanya terpaut satu tahun mampu menginterpretasikan motor terutama milik kami, dengan gaya berkendara yang meminimalkan aspek tertentu, khususnya Martin. Sangat menyenangkan dan penting untuk memiliki dia bersama kami karena dia tidak hanya kuat, tetapi dengan mempelajari datanya orang lain juga dapat meningkat…” tutupnya. So…apakah Ducati mampu menahan Fabio ? kita tunggu saja pada race silverstone !! (RA iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here