iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Caakkk… Finish di posisi ke lima pada GP Austria lalu merupakan hasil terbaik yang diraih Luca Marini di musim perdananya tahun ini. Doi berhasil finish menggunakan ban slick ditengah hujan deras lebih tepatnya di lap terakhir. Pilihan berbahaya namun berbuah manis kangbro untuk seorang rookie. Selain itu, doi merasa antusias ketika bisa bertarung dan merebutkan posisi terbaik dengan kakaknya, Valentino Rossi…

“Sesuatu hal yang Luar biasa bisa bertarung dengan Valentino, waktu itu ada momen ketika aku ingin berganti motor. Tapi kemudian, sebelum pit lane dia melewatiku dan aku pikir aku akan bertahan untuk melakukannya. Aku berada di belakang Vale, dia melakukannya dengan cukup baik. Di awal kemudian aku punya sedikit lebih banyak momen, bahkan dibandingkan dengan Lecuona. Aku melakukannya di lap terakhir dan berhasil, karena aku menang di grup pembalap itu…

“Lap terakhir sangat sulit, terutama untuk suhu rem. Aku hanya mencoba mengatur segalanya dengan cara sebaik mungkin karena aku percaya pada podium. Sayangnya, di tiga tikungan terakhir tiga pembalap yang bannya basah melaju sangat cepat dan melewatiku. Aku sangat senang dengan hasil balapan hari ini, di atas semua itu aku senang telah membuat pilihan cerdas di saat kritis. Jelas podium akan lebih baik tetapi aku senang dengan balapan. Sekarang aku sedang memikirkan yang berikutnya” ujar Luca Marini via GPone.

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Momen bersejarah bisa saja tercetak kangbro jika Valentino Rossi dan Luca Marini berada di podium 2 dan tiga. Meskipun hal itu tidak terjadi tapi mereka tetap menikmati balapan dan merayakannya setelah race selesai…

“Dalam situasi yang sangat kritis, aku akan memiliki lebih banyak tekanan untuk tidak membuat kesalahan, tetapi aku tahu itu. Aku mencoba untuk tetap tenang dan berpikir jernih, tetapi aku tidak berpikir pengendara dengan ban basah akan datang secepat itu. Pada lap terakhir hujan deras dan aku kehilangan 20 detik. Tapi semua itu sangat menyenangkan…

“Mungkin kami hampir membuat sejarah. Jika kami finis kedua dan ketiga, itu akan sangat bagus, tetapi itu adalah balapan yang sangat sulit. Kami bersenang-senang dalam pertempuran, kami senang dan di akhir balapan kami saling berpelukan” tutup Luca Marini…(RA iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!