iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Caakkk… Brad Binder (KTM Factory) sukses merengkuh podium tertinggi di seri MotoGP Austria dengan cara yang unik dan juga dramatis. Yup doi berhasil memenangkan race karena berani mengambil resiko tinggi dengan tetap menggunakan ban slick pada saat kondisi trek basah. Setelah melihat bendera finish Brad Binder mengaku lega cak karena keputusannya berbuah manis…

“Di lap terakhir itu bukan soal balapan, tapi soal bertahan. Ketika aku melihat bendera finish aku merasa lega karena semuanya sudah berakhir. Dengan rem dan ban yang dingin, sulit bahkan hanya untuk tetap di lintasan, tetapi hari ini pertaruhan berhasil…

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

“Yang aku inginkan kemarin malam adalah podium, karena aku sudah lama tidak meraihnya tepat satu tahun sejak kemenangan di Brno. Sayang sekali sebelum hujan aku mengalami balapan yang buruk karena ban belakangku rusak sehingga sangat licin saat melakukan pengereman. Ketika aku melihat tetesan pertama, aku menyadari bahwa aku memiliki kesempatan untuk bergerak ke grup terdepan” ujar Brad Binder via GPone

Bahkan Brad Binder menceritakan kronologis ketika doi mengambil keputusan untuk tetap berada di lintasan dan tidak melakukan prosedur flag to flag seperti pembalap lainnya. Nah perlu sampeyan ketahui, Brad Binder sempat mendapat penalty 3 detik karena sempat melebar dan menginjak track limit. Namun karena sudah unggul jauh dari pembalap dibelakangnya, jadi doi tetap berhasil mengamankan podium utama cak…

“Pembalap lain kembali ke pit untuk mengganti motor dan aku memutuskan pada menit terakhir ketika seluruh kelompok masuk ke pit. Pada saat itu ada 4 lap tersisa dan aku harus mencoba, sepertinya bagus. Ide untuk tetap di jalur dan lap pertama bagus dan kemudian dua yang terakhir adalah sesuatu yang lain. Lap terakhir rem menjadi dingin begitu juga ban, jadi aku bahkan tidak bisa berhenti. Aku benar-benar berjuang untuk tetap di trek. Tidak ada traksi dan rem. Tapi terkadang kamu harus bertaruh dan hari ini merupakan kemenangan di kandang KTM, itu berhasil…

“Bukannya aku ingin menginjak track limit, tapi pilihannya sedikit lurus atau aku jatuh. kupikir aku membuat keputusan yang tepat. Pada akhirnya aku membuat lap time sedikit lebih lama, tapi di setiap tikungan aku tidak menggunakan rem dan motor menikung dengan agak tegak” tutup Brad Binder….(RA iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!