iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk….ternyata Joan Mir dan Rins memiliki lebih banyak masalah dibandingkan dengan Austria 1. Pembalap Suzuki merasa dengan suhu aspal yang cukup tinggi motor mereka kehilangan grip secara signifikan. Itulah kenapa Joan Mir mengatakan mereka akan berusaha keras untuk tetap bisa didepan walau hal itu sangat berat karena mereka harus start dari posisi ke 7 dengan alat holeshot yang masih berstatus prototype. ” “ Alat Holeshot kami belum sesempurna rival...” cetus Joan Mir !

Joan Mir kembali haru berjuang dari posisi yang kurang menyenangkan yakni start dari posisi ketujuh di grid pada balapan kedua di Spielberg. Sang juara dunia masih belum puas dengan hasil kualifikasi…

” Aku memiliki lebih banyak masalah dan ini diluar dugaan kami. Temperatur yang tinggi tidak membantuku karena justru grip berkurang cukup signifikan. Tapi aku masih berharap kecepatan kami akan kembali saat balapan dan aku berjanji akan menampilkan performa terbaikku…” tukas Mir. Menurut Mir semua tim meningkat sangat pesat dan ini juga memberikan tekanan luar biasa mengingat alat device holeshot yang mereka pasang masih belum sesempurna rival. Judule prototype cak…

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

 “Pembalap dan tim lain meningkat secara signifikan, itu benar. Kita hanya perlu tes lagi, tidak boleh tidur dan harus tetap bekerja. Apalagi alat kami masih baru. Alat Holeshot kami belum sesempurna rival karena masih prototipe awal dan belum membantu kami 100 persen. Kami belum berada di level yang sama dengan kompetitor. Namun dibalapan nanti kami akan bertarung….” tutup Mir..

Last…Joan Mir tampil baik pada race 1 ketika doi harus bertarung melawan Jorge Martin sebelum menyerah karena kecepatan Ducati memang bukan lawan GSX-RR di Red Bull Ring. Sepertinya perjuangan doi juga lebih berat karena harus start dari posisi ke 7 dibelakakang Miller, Marc dan Zarco yang notabene memiliki engine lebih besar soal power. Kita lihat saja perjuangan pasukan Suzuki cak…gazzzz (iwb)

Hasil MotoGP, Spielberg, Q2 (14 Agustus):
1. Martin, Ducati, 1: 22,643 menit
2. Quartararo, Yamaha, 1: 22,677 menit, + 0,034 detik
3. Bagnaia, Ducati, 1: 23,063, + 0,420
4. Zarco, Ducati, 1: 23,120, + 0,477
5. Marc Márquez, Honda, 1: 23.227, + 0.584
6. Miller, Ducati, 1: 23.320, + 0.677
7. Mir, Suzuki, 1: 23.378, + 0.735
8. Aleix Espargaró, Aprilia, 1: 23.423, + 0.780
9. Oliveira, KTM, 1: 23,499, + 0,856
10. Binder, KTM, 1: 23,568, + 0.925
11. Pol Espargaró, Honda, 1: 23,738, + 1,095
12. Nakagami, Honda, 1: 23,990, + 1,347

13. Rins, Suzuki, 1: 23,470
14. Alex Márquez, Honda, 1: 23,535
15. Bastianini, Ducati, 1: 23,790
16. Lecuona, KTM, 1: 23,825
17. Marini, Ducati, 1: 23.834
18. Rossi, Yamaha, 1: 23.939
19. Petrucci, KTM, 1: 24.405
20. Crutchlow, Yamaha, 1: 24.509

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!