iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…Dani Pedrosa (Redbull KTM Factory) menuntaskan Wildcard perdananya bersama KTM dengan finish sepuluh besar meski insiden besar yang menimpanya terjadi sebelum balapan kedua. Pedrosa mengaku beruntung karena tidak celaka dalam insiden tersebut….

Kali perdama bagi Pedrosa turun balapan sejak terakhir kali berlaga diputaran pamungkas Ricardo Tormo, Valencia tahun 2018. Tentu berbeda cakkk kerena Pedrosa telah berseragam KTM pasca sepuluh tahun lebih bersama Honda.

Pedrosa yang sejak awal bergabung dengan KTM benar benar mengesampingkan fasilitas Wildcard yang selalu tersedia untuknya. Hal tersebut juga dikonfirmasi langsung oleh Direktur KTM, Pit Beirer yang terus menekan pembalap berkebangsaan Spanyol tersebut untuk turun sebagai Wildcard setidaknya untuk menguji potensi motor KTM yang beberapa partnya telah diperbarui.

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Hingga akhirnya Pit berhasil meyakinkan Pedrosa untuk mengikuti balapan dengan posisi sebagai Wildcard dan pada debutnya dalam balapan di Home Race KTM, rintangan selalu menjadi sesuatu yang wajar bagi siapapun, tanpa terkecuali Pedrosa. Doi yang tampil konsisten sejak Free Practice pertama harus terlibat insiden dengan Lorenzo Savadori (Aprilia Racing Team Gresini) ditikungan ketiga pada lap ketiga.

Yupss cakkk, penampilan briliant Pedrosa sejak pertama kali turun dalam sesi Free Practice hingga Qualifying harus terhenti sementara karena RC-16 miliknya terbakar akibat tertabrak oleh Savadori yang melaju kencang dari belakang.

Insiden ini menyebabkan Red Flag sehingga balapan dihentikan sementara sekitar 30 menit untuk membersihkan bensin maupun oli yang berceceran di tengah track. Namun untung prosedur Quick Start, Pedrosa bisa melanjutkan balapan dengan motor kedua.

Pedrosa kembali menjalani balapan selama 27 Lap dan benar wae cakkk..doi ternyata masih cukup kompetitif. Secara sudah hampir tiga tahun berlalu tidak pernah balapan, namun hasilnya cukup membuat KTM Puass dengan performa Pedrosa yang finish diposisi kesepuluh.

Menyikapi Insiden yang terjadi, Pedrosa mengatakan bahwa kemungkinan ia terlalu dalam saat masuk tikungan ketiga atau ban depan belum mencapai suhu maksimal sehingga kehilangan grip yang membuatnya low side. Pedrosa juga mengaku beruntung karena saat insiden doi berada ditengah trek dimana para pembalap banyak yang melaju kencang ketika exit corner.

“Jadi, ya ini adalah awal yang sulit di balapan pertama karena aku tidak tahu mengapa bisa mengalami kecelakaan ini. Kupikir saat lap ketiga ditikungan ketiga aku menyentuh titik disisi terdalam tikungan atau mungkin ban depan terlalu dingin dibagian kanan. Aku menggunakan Type ban depan Hard dengan kondisi trek yang lebih dingin hari ini,” tukas Pedrosa kepada Motorsport.

“Jujur aku juga tidak tahu mengapa, aku masuk ke tikungan ketika Berada pada sudut maksimum dan Aku hanya mencoba untuk membuat motor keluar dari tikungan tiga. Kemudian aku lowside di tengah trek, sayangnya Savadori menabrak motorku dan ia terluka, jadi aku meminta maaf untuknya….

“Tetapi aku sangat beruntung, aku tidak berpikir akan memiliki situasi ini sebelumnya dalam karir balapku. Jadi itu sedikit mengejutkan melihat semua motor melewati satu sisi dan sisi lainnya didekatku. Untungnya semua baik-baik saja,” tutup Pedrosa. Asli cak emang serem…syukurlah semua baik-baik saja…..(CB iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

3 COMMENTS

  1. Wah ratusan juta rupiah terbakar sia sia
    Dani loyo gak paham bawa motor. Kaget motor lawan pada mereng mereng, sekali ikutan mereng dlosor loset

  2. Yang meleleh cuma stickernya doang tapi body karbonya gak ada yg meleleh, inilah keunggulan carbon fibre. Kekurangan ny cuma kuning aja klo kelamaan sering kena panas kaya di knalpot carbon. mungkin klo pake bodu plastik kaya di WSBK bener2 lumer tuh fairing.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here