Iwanbanaran.com – Cakkk…..Siapa yang tidak kenal Giacomo Agostini, rider Italia yang masih menempati posisi Teratas di ajang MotoGP. Agostini, yang sebenarnya pernah membahas tentang Valentino Rossi kini kembali memberikan gambaran realistis kepada the doctor dan publik. Sebuah opini serta pernyataan yang sepertinya ingin menegaskan bahwa usia memang tidak bisa dilawan. Bahkan Agostini menegaskan bahwa tidak mungkin akan ada keajaiban pada Vale. Yup…sang legendaris akhirnya bersuara.” Jangan berharap Rossi akan kembali kencang…” tukas Giacomo Agostini….

Semua sudah tahu bahwa Valentino Rossi sekarang pada kondisi yang sangat memprihatinkan. Ada yang mengatakan sektor motor menjadi kendala kenapa Valentino Rossi tidak mampu tampil kencang. Terpuruknya Rossi dilalah juga bersamaan dengan terpuruknya Performa Franco Morbidelli. Jadi opini tersebut sah-sah saja. Namun dari opini pribadi justru masalah terbesar bukanlah karena motor. Namun memang ketajaman Sang legendaris kini sudah jauh menurun. Ingat cak….tembok usia 40 tahun memang cukup kejam. Kita tidak bisa melawan kodrat sebagai manusia biasa yang akan termakan usia baik fisik ataupun skill. Dilalah Agostini juga angkat suara soal ini….

Yup…..Giacomo Agostini tidak lagi percaya bahwa Rossi akan bangkit lagi….

iklan iwb

Aku hampir tidak percaya ada keajaiban (pada Rossi). Seperti banyak atlet lainnya, Aku telah mengalami langsung bahwa kamu tidak dapat melakukan apa pun melawan waktu. Kamu mungkin bisa menginjak gas sebanyak yang kamu inginkan, tetapi yang lain pasti akan lebih kencang darimu. Ini adalah olahraga tingkat tinggi. Pada usia tertentu yang telah dicapai Valentino sekarang, hanya beberapa petinju yang melanjutkan, tetapi mereka hanya bertarung tinju bersama seusianya. Di motorsport, tidak demikian….usia akan membuat perbedaan. Hanya anggur yang menjadi lebih baik seiring bertambahnya usia. Tapi terkadang merekapun menjadi cuka,” tukas Agostini via La Repubblica….

Menurut Agostini, doi juga heran Valentino Rossi masih mau membalap dengan posisi yang cukup sulit. Karena dimasa lalu Giaocomo sendiri memutuskan pensiun ketika dia hanya bisa finish di posisi terbaik ketiga dan empat….

Giacomo Agostini…(1974)

Ketika aku menyadari bahwa aku hanya bisa berjuang untuk tempat ketiga atau keempat, aku memutuskan untuk berhenti. Márquez juga baru-baru ini mengatakan bahwa dia tidak mengerti bagaimana Rossi masih bisa melanjutkan balap hanya untuk finish ke-15. Akupun juga demikian. Memang Ada banyak pembicaraan, tetapi hanya Rossi yang tahu kebenarannya. Dia memiliki hak untuk memutuskan, dan dia berjanji akan memberi tahu kami pada bulan Juli apa yang dia putuskan. Dia akan berpegang teguh pada keputusannya. Kita lihat saja nanti...” tutup Agostini…

Last…. Pernyataan Sang legendaris entah kenapa seperti sebuah sinyal bahwa karir Valentino Rosi sepertinya memang sudah usai. Sosok yang tidak bisa kita ingkari bahwa dialah yang membuat MotoGP semakin terkenal dan berwarna. Intertainer sejati dengan segala keluasan serta kemampuan yang luar biasa di ajang balap bergengsi di dunia. Namun seperti kata Agostini bahwa kita tidak akan mampu melawan waktu. Usia yang akan menggerogoti seluruh kemampuan kita di masa muda. So…. Apakah keyakinan Sang legendaris tersebut akan terbukti? kita lihat saja cak walau sebenarnya cukup sedih euy…..(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

3 COMMENTS

  1. Jaman muda gas dulu, resiko belakangan
    Stelah tua bnyak brfikir dan lebih mnghargai hidup. Btw dulu jagoku max biaggi, di awal 2000 an, nomer start nya paling keren. Saat itu rossi melirik M1 dan dia tak terkalahkan meski pindah pabrikan. Motogp seru makin menjadi2.
    Masa2 itu telah berakhir, tak ada yg abadi.
    Suatu saat kitapun bakal menyerah

  2. Bajindul tenan cak
    Mosok opa ago ngeremehin si mbah46
    Tunggu 2022 si mbah akan babat semunya cak.

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama