iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…..emosional dan gembira, itulah yang dirasakan HRC dan team serta Marc Marquez. Mereka berhasil pecah telur Setelah betul-betul terpuruk dan tidak mampu masuk podium di tahun 2021. Namun GP Jerman membuat semuanya berubah. Tidak hanya masuk podium bahkan kombinasi Marc Marquez-Honda sukses mengalahkan Ducati, Yamaha, KTM ataupun Suzuki yang notabene pada kondisi 100% proper. Dan ternyata kemenangan tersebut membuat rasa pede Marc timbul sehingga doi bertekad ingin raih kemenangan lainnya. Wihhhh….

Ketajaman Marc Marquez di sachsenring sebenarnya sudah bisa kita tebak. Namun kita tidak berpikir bahwa Marquez bisa juara. Semuanya memberikan analisa bahwa pembalap HRC ini hanya bakal masuk podium. Maklum cak karena kondisi Marc masih belum sepenuhnya 100%. Walaupun doi melesat pada FP1, tetapi Marc tergelincir ke urutan ke-12 di FP2. Marc  melakukan setingan ulang… dan kualifikasi berhasil nangkring di posisi kelima (+ 0,331 detik di belakang Zarco). Disini terlihat Marc kuat. Doi pada level yang sama dengan Oliveira dan Quartararo. Dilalalah saat race, sangat mengejutkan…..

Pembalap Honda nyaris tidak tersentuh dari awal hingga akhir. Walaupun sempat ditekan pembalap KTM oliviera, hasil akhir menunjukkan bahwa Marquez adalah King of sachsenring. Emosional dan terharu jelas terlihat ketika wawancara dilakukan pada sang juara dunia 2019. Marc Márquez tampak berjuang menahan air mata ketika wawancara pertama di Parc Fermé. Doi hampir menangis, situasinya mengingatkan doi pada cedera buruk di Jerez. Dan kini 581 hari telah berlalu sejak kemenangan rider Repsol Honda di Valencia pada tahun 2019…..

iklan iwb

Ini adalah salah satu kesuksesan paling penting…. sangattt penting dalam karirku. Aku tahu memiliki kesempatan besar hari ini. Walau Itu tidak mudah untuk mentalitasku. Karena aku datang dari cedera panjang dan selalu jatuh di tiga balapan terakhir. Tapi aku berkata…”Hari ini adalah harinya!” Awalnya aku memutuskan bertarung di sini untuk podium dan tetap dekat dengan pembalap top. Kemenangan hanyalah kemungkinan kecil. Tetapi aku pikir jika keadaannya sempurna, aku akan mencobanya. Dan Ketika aku melihat rintik hujan pertama di lap 4 dan 5, aku berpikir: ‘Ini balapanku!’…

“ Aku mencoba untuk melanjutkan pada kecepatan yang sama seperti kondisi kering. Dan tiba-tiba Miguel berada di belakangku. Dia memberikan tekanan yang sangat besar. Itu sulit. Itu juga melelahkan untuk mempertahankan konsentrasi karena banyak kenangan muncul di benakku, semua memory balapan….Jerez 2020, ada di otakku dan menggangguku. Tapi kami berhasil. Dan kami akan melakukannya lagi, Itu melelahkan, tapi sekarang kami akan berusaha untuk tetap di level yang sama. Mungkin pada race berikutnya kita akan kembali ke realita. Tapi sekarang kita akan menikmati kemenangan ini dan terus berjuang untuk mendapatkan kemenangan lainnya....” tutup Marc. So…selamat Marc, fix sampeyan emang king of Sachsenring, juozzz….(iwb)

Hasil MotoGP Sachsenring/D:

1. Marc Márquez (E), Honda, 30 lap dalam 41:07,243 menit

2. Miguel Oliveira (P), KTM, +1,610 detik.

3. Fabio Quartararo (P), Yamaha, +6.772

4. Brad Binder (ZA), KTM, +7.922

5. Pecco Bagnaia (I), Ducati, +8.591

6. Jack Miller (AUS), Ducati, +9.096

7. Aleix Espargaró (E), Aprilia, +9.371

8. Johann Zarco (P), Ducati, +11.439

9. Joan Mir (E), Suzuki, +11.625

10. Pol Espargaro (E), Honda, +14.769

11. Alex Rins (E), Suzuki, +16.803

12. Jorge Martin (E), Ducati, +16.915

13. Takaaki Nakagami (J), Honda, +19.217

14. Valentino Rossi (I), Yamaha, +22.300

15. Luca Marini (I), Ducati, +23.615

16. Enea Bastianini (I), Ducati, +23.738

17. Iker Lecuona (E), KTM, +23.946

18. Franco Morbidelli (I), Yamaha, +24.414

19. Maverick Vinales (E), Yamaha, +24.715

Lorenzo Savadori (I), Aprilia, 25 lap ke belakang

Danilo Petrucci (I), KTM, 26 lap kembali

Alex Márquez (E), Honda, 26 lap belakang

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!