iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…..sepertinya kontroversi Fabio Quartararo belum berakhir karena setelah race direction memberikan hukuman short cut dengan mundur 3 detik, kini hukuman tambahan diberikan pada pembalap Yamaha. Hukuman ini juga memberikan dua kubu berbeda…ada yang pro dan kontra. Dan uniknya cak…seorang legend seperti Casey Stoner menganggap hukuman Fabio tidak cukup karena seharusnya adalah black flag alias diskualifikasi !! waahhh…..

Fabio Quartararo berusaha keras mengimbangi kecepatan KTM walau pada akhirnya tidak berhasil. Celakanya….Fabio juga mendapatkan tekanan dari pasukan Ducati yakni Johann Zarco serta Jack Miller. Dan disinilah drama terjadi cak. Setelah 24 lap….doi seperti melemparkan chest protector atau pelindung dada. Tidak tergali gamblang kenapa kuwi terjadi cak. Bisa jadi karena zipper atau resletingnya turun sehingga pergerakan dengan nempelnya pelindung dada jadi tidak leluasa sehingga Fabio memutuskan membuangnya…tapi ada juga suara karena airbag depan mengembang….masih simpang siur…

Tapi yang jelas menurut regulasi memang dijelaskan gamblang bahwa wajib hukumnya untuk rider menggunakan peralatan pelindung lengkap seperti terlampir dibawah…

iklan iwb

Yang menarik pembalap legendaris Casey Stoner memiliki keyakinan bahwa race direction tidak melakukan tugasnya dengan benar. Casey Stoner menganggap keputusan untuk membiarkan Fabio terus membalap dengan leather atau wearpack terbuka adalah salah karena sangat membayakan pembalap. Disini IWB paham karena sampeyan bayangkan kalau crash pada kecepatan diatas 300 km/jam dengan dada terbuka….ngeriiii cak karena bisa mengancam nyawa Fabio. Kulit manusia tidak akan mampu menghadapi ganasnya kerikil dan aspal…ini yang menjadi fokus utama. So…Casey menganggap seharusnya black flag atau bendera hitam harus dikibarkan untuk Fabio ketika tahu baju balapnya terbuka lebar. Simak komennya dibawah ini….

” Terlepas apakah Fabio melepas ritsletingnya dengan sengaja atau tidak, yang aku tahu seharusnya dikibarkan black flag (untuk keamanan). Karena pada level ini kamu tidak dapat diizinkan balapan dengan kecepatan diatas 350km + dengan baju balap terbuka...” seru Casey…

Setidaknya ada 4 pembalap yang heran dengan keputusan race direction tanpa mengibarkan black flag yakni Oliveira, Zarco, Miller serta Joan Mir. Pembalap Suzuki sendiri mengatakan tindakan Fabio sangatlah berbahaya. Dan jika dia berada pada kondisi seperti Fabio, Mir akan berusaha menepi dari trek mencoba menutup wearpack….

” Hal yang tidak biasa adalah membuang pelindung dada. Pada tikungan 3, dia memindahkan tangannya dari stang dan melemparkannya. Padahal dibelakangnya ada pembalap yang datang dan pelindung dada yang terbuat dari plastik tersebut bisa membuat situasi yang sangat berbahaya.

Aku tidak tahu apa yang dikatakan dalam regulasi tentang ini, tetapi jika baju balapmu terbuka, kami tidak dapat balapan. Tentu saja itu sangat berbahaya bagi dirinya…sangat-sangat berbahaya. Mungkin kali ini tidak terjadi apa-apa. Dari yang aku tahu, Alpinestars [Quartararo] memiliki mekanisme buka tutup resleting yang sangat mudah. Kalau sistem Ritsleting di Dainese biasa, seperti  celana panjang, tetapi ritsleting Alpinestars lebih mudah. So..kalau aku jadi Fabio akan menepi dan menutupnya….” tutup Mir…

Last…tambahan 3 detik penalty menjadi pungkasan hukuman buat Fabio atas kontroversi baju balapnya. Praktis posisi doi kembali mundur dibelakang Vinales dengan poin terpotong. So…gap antara Zarco dan Fabio kini mendekat menjadi 14 poin. Dilalah cak, penalty ini disambut dengan kemarahan oleh Fabio….

“ Selamat kepada semua orang yang complaint agar aku mendapatkan penalti lagi. Aku tidak membahayakan siapa pun seperti yang dikatakan pembalap lain dan bagiku sudah cukup sulit untuk membalap. Tapi bagus karena aku sekarang bisa melihat wajah asli beberapa orang. Aku hanya ingin berterima kasih kepada orang-orang yang mendukungku dan membantuku di saat-saat sulit. Sampai ketemu lagi pada balapan berikutnya...” tutup Fabio. Kalau menurut sampeyan sendiri piye cak, layak nggak Fabio mendapatkan tambahan penalty ? atau malah justru terlalu ringan ? monggo berikan opininya…(iwb)

Hasil MotoGP, Montmelo, 6 Juni:
1. Oliveira, KTM, 24 lap dalam 40: 21.749 menit
2. Zarco, Ducati, + 0.175 detik
3. Miller, Ducati, + 1.990
4. Mir, Suzuki, + 5.325
5. Vinales, Yamaha, + 6.281
6. Quartararo, Yamaha, + 7.815 *
7. Bagnaia, Ducati + 8.175
8. Binder, KTM, + 8.378
9. Morbidelli, Yamaha, + 15.652
10. Bastianini, Ducati, + 19.297
11. Alex Márquez, Honda, + 21.650
12. Marini, Ducati , + 22,533
13. Nakagami, Honda, + 27.833
14. Martin, Ducati, + 29.075
15. Savadori, Aprilia, + 40.291

iklan iwb
Previous articleRace Motogp Catalunya 2021 : KTM juara…Ducati 1-2…Marc dan Rossi dlosorrrr !!!
Next articleGamblang ! ini kata Quartararo soal baju balapnya !
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!