iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk….komentar pedas dilontarkan mantan pelatih Valentino Rossi Luca Cadalora terhadap kondisi Marc Marquez. Menurut Luca, Marc saat ini pada kondisi sulit. Fase yang memang harus diterima bahwa bisa saja kemampuan baby Alien tidak akan setajam dulu sebelum cedera. Mungkin terkesan pedas namun sebagai mantan pembalap sekaligus pelatih Rossi…itulah yang dilihat oleh Luca Cadalora. Melalui Gpone, Luca mengatakan bahwa keajaiban Marc sudah menguap. ” Keajaiban Marc Marquez sudah menguap….” seru Luca Cadalora. Waaahhhh….

Juara dunia tiga kali dan pemenang GP 34 kali Luca Cadalora berbicara tentang kembalinya Marc Márquez. Berhasil leading para race Le Mans beberapa saat namun hasil akhir pahit bagi Marc. Rider Honda ini dlosor ke gravel dua kali tanda kondisi fisik dan psikis berperan penting terhadap hasil kemarin. Dan disini Marc dikatakan harus sadar akan posisinya…keadaannya serta perubahan yang terjadi. Menurutnya Marc kudu melakukan pendekatan berbeda karena ada saat karir bisa saja berubah karena cedera….

“Ada saat-saat dalam karir seorang pembalap berubah karena beberapa hal. Pernah ada keajaiban, saat-saat itu, ketika segala sesuatu selalu berjalan dengan baik. Aku mengalaminya juga. Kemudian tibalah saat dimana dalam kariermu bertepatan dengan peristiwa ekstrim seperti jatuh dengan konsekuensi yang lebih serius.  Atau mungkin pertengkaran di rumah dengan pasanganmu, ayahmu, ibumu…dan kemudian keajaiban itu menguap….

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb
” Luca Caladora….”

” Kamu bukan lagi sosok yang riang….bahkan mungkin tidak tahu mengapa sebelumnya semua berjalan dengan baik kemudian tiba-tiba keajaiban itu hilang. Jelas akan sulit menerimanya. Tetapi Kamu harus melakukannya, harus mengubah sesuatu, kamu tidak dapat lagi melakukan hal-hal yang bisa di lakukan sebelumnya. Sebenarnya kamu bisa melaluinya, tetapi harus berubah….” cetusnya. Apa maksud dari Cadalora ini ??

Menurut Cadalora, kondisi Márquez sekarang dalam fase transisi. Dari seorang anak laki-laki menuju ke dewasa yang harus lebih aware atas segala sesuatunya……

“Márquez telah menghabiskan delapan tahun dalam keajaiban yang luar biasa. Aku takut dan cukup yakin, bahwa setelah keruntuhan Le Mans, sihir ini telah menguap. Keajaiban Marc sudah menguap. Jadi mulai sekarang dia harus mengubah pendekatannya terhadap balapan. Bahkan di Moto2, Marc melakukan hal-hal yang tidak bisa dilakukan orang lain, dan dia mencoba membawa gaya ini ke MotoGP. Dia menciptakan hubungan antara dirinya dan motor yang dengan luar biasa dan berhasil….

” Koneksi yang memungkinkan membuat hasilnya fenomenal dan luar biasa. Jika kamu naik motor ini kamu berhasil padahal 95 persen pembalap lain tidak bisa.  Intinya adalah… apakah Márquez sudi sedikit berubah menyesuaikan motor sehingga motor dapat dikendarai tanpa terus-menerus mengambil risiko hingga 99 persen. Atau dia akan terus mengambil risiko seperti yang selalu dia lakukan dimasa lalu. Resiko yang akan memberinya cedera lanjutan?!…

” Memang sungguh indah ketika kamu merasa tak terkalahkan dan tak terkalahkan. Namun keajaiban memang menginspirasi tapi juga akan berakhir. Mungkin sekarang kasusnya karena dia seperti ingin secepatnya kembali kejalurnya dimasa lalu. Dan faktanya ketika dia melakukannya secara berlebihan…ujungnya adalah mencium aspal. Ini adalah sinyal yang harus kamu waspadai. Ini akan menjadi momen yang tepat baginya untuk mencoba sesuatu yang berbeda. Dengan begitu dia dapat mengurangi risiko dan, menurutku jika dia sudi melakukannya dia masih sangat kuat. Tapi sekali lagi dengan cara lain…… ” tutup Luca Cadalora….

Last…komennya terkesan makjleb cak namun sebenarnya semua pada porsinya. Luca Cadalora seperti menggaris bawahi bahwa Marc harus lebih bisa mengontrol pada porsinya saat ini sebab sekarang kondisinya berbeda. Hanya saja apakah keajaiban baby alien memang benar-benar sudah menguap? nahh ini yang memang perlu kita buktikan lagi serta melihat pada next race. Keajaiban Marc Marquez sudah menguap…?? setuju dengan opini luca ora cak ? (iwb)

Status kejuaraan pembalap setelah 5 balapan dari 19 balapan
1. Quartararo 80 poin. 2. Bagnaia 79. 3. Zarco 68. 4. Miller 64. 5. Viñales 56. 6. Mir 49. 7. Aleix Espargaró 35. 8. Morbidelli 33. 9. Nakagami 28.10. Pol Espargaró 25.11. Binder 24. 12. Rins 23. 13. Bastianini 20. 14. Alex Márquez 18. 15. Martin 17. 16. Petrucci 16. 17. Marc Márquez 16. 18. Bradl 11. 19. Rossi 9. 20. Oliveira 9. 21 Marini 9th 22nd Lecuona Savadori ke-8 ke-23, ke-2, ke-24 Rabat,

Kejuaraan Dunia Konstruktor ke-
1 : Ducati pertama 110 poin 2nd Yamaha 107th 3rd Suzuki 53rd 4th Honda 43th 5th KTM 38th 6 Aprilia 35th

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!