iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk……sebenarnya luar biasa penampilan awal ketika Marc sukses melakukan strategi flag to flag Motogp Le Mans. Lhaaa piyeee cak…..setelah berjuang dengan kondisi lengan di dua balapan sebelumnya, Marc Marquez merebut keunggulan MotoGP Prancis hari Minggu dari Fabio Quartararo dilintasan basah lap 5 dari 27 lap. Namun hasil akhir ternyata tidak sesuai harapan. Doi dlosor dua kali dan inilah yang membuat Marc sangat marah. Lhoo kenapa ? apakah ada yang salah dengan motornya? apakah doi marah ke Honda ? simak detilnya dibawah ini…

Balap Le Mans mungkin istimewa bagi Marc tapi juga sekaligus pahit. Lhaa piyeee….untuk pertama kalinya Marquez memimpin balapan MotoGP sejak Juli 2020 di Jerez, di mana ia pertama kali mengalami patah lengan kanan. Sayang doi hanya bertahan tiga lap di depan sebelum dlosor di tikungan terakhir. Tidak putus asa doi berusaha bangkit dan gabung kembali dibalapan dengan menempati posisi ke-18. Hebatnya doi sangat cepat bisa recovery serta menorehkan lap time mencengangkan. Bahkan doi bisa lebih kencang 1,7 detik dibandingkan Jack Miller sebelum kembali dlosor. Padahal posisinya saat itu sudah berada diurutan 11 alias recovery 7 posisi pasca crash dengan 10 lap tersisa. Sayang euy. Sebenarnya apa yang terjadi ???

Aku sangat kecewa dan marah. Jelas hari ini kami gagal mengambil kesempatan yang diberikan cuaca kepada kami dan aku sangat kecewa. Ini murni kesalahanku karena tidak mampu mengendalikan diri.Β  Aku kurang berkonsentrasi, membalap terlalu kencang dan inilah konswensinya. Aku tidak tahu pembalap lain melaju lebih lambat. Aku baru tahu setelah crash. Aku tahun jika bersabar pada 3-4 lap pertama maka itu akan menjadi balapan yang bagus. Tapi entahlah….aku crash pada kondisi normal. Aku sendiri tidak menyangka karena ritmeku sama, tidak terlalu ngepush motor....

iklan iwb

β€œ Cukup sulit mendapatkan suhu ideal pada ban belakang, terutama saat masuk ke tikungan, lepas gas dan rem. Hanya saja aku melewatkan bagian belakang yang tidak aku duga akan kehilangan traksi. Okelah….Crash pertama bisa terjadi dan banyak pembalap juga mengalami crash. Namun aku marah karena crash kedua seharusnya tidak terjadi. Saat itu yang aku pikirkan hanya lengan. Selain itu pada lap tersebut aku juga baru saja memberi tahu tim bahwa aku akan masuk PIT untuk mengganti ban slicks karena lintasan sudah siap, aku yakin itu. Pokoknya, karena alasan itu aku sangat kecewa khususnya crash kedua kalinya….” tukas Marc kesal….

Last….dengan gagalnya Honda meraih posisi tertinggi di Le Mans ini berarti menjadi torehan kekalahan pabrikan sayap mengepak Honda selama 19 race tanpa kemenangan. Record ini terakhir di torehkan Honda tahun 1982 dan jelas data yang kurang menyenangkan buat pabrikan penguasa Motogp yang mendominasi dikelas Premiere. Di Le Mans sendiri Alex Marquez menjadi rider terbaik Honda dengan meraih posisi ke enam. “Sekarang saatnya pulang, menganalisa jalannya balapan, mencoba melanjutkan pemulihan dan mari kita tunggu balapan berikutnya…..” tutup Marc. Semangat baby Alieennnn !!! (iwb)

iklan iwb
Previous article[Breaking] Update Kalender Motogp 2021, wahhh ada yang berubah cak !!!
Next article” Motor kami tidak bekerja baik…” keluh Maverick Vinales !
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!