iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk……siapa menyangka insiden perebutan gelar juara dunia 2015 masih menancap kuat dibenak Valentino Rossi. Sebuah kondisi….disebut kasarnya adalah konspirasi oleh fans Valentino Rossi bahkan sepertinya The Doctor pun percaya akan hal itu. Kejadian yang menurut Vale adalah pencurian gelar yang seharusnya bisa menjadi gelar titel juara dunia ke 10. Pernyataan ini dilemparkan Vale ketika doi diwawancarai oleh Gazzetta dello Sport dengan judul cukup besar yakni ” Pada 2006 aku menyia-nyiakan gelar kesepuluhku, namun pada tahun 2015 gelar itu dicuri dariku…” seru Vale. Waaaahhh, jebule loro ati tenan cak. Simak detilnya dibawah ini…

Rossi sudah dua puluh lebih menjadi icon di Motogp. Membalap sejak usia belia dan menurutnya momen yang tak terlupakan adalah memenangkan pertarungan pertama kalinya membalap bersama Yamaha di Afrika. Debutnya di Yamaha mengalahkan Honda. Kuwi sing positif cak. Namun ada juga momen buruk yang membuatnya gagal dan membuang kesempatan menjadi juara dunia. Yakni ditahun 2006 ketika doi harus kehilangan mahkota dari Nicky Hayden. Momen buruk kedua adalah 2015. Tapi beda kasus, menurut Rossi ditahun tersebut gelarnya telah dicuri. Simak detilnya dibawah ini…

” Tidak ada yang tahu kapan puncak karirmu atau kapan usai jika kita tidak melakukan sesuatu. Pada tahun 2013 ketika aku kembali ke Yamaha, semua orang menganggapku sudah tamat. Di sisi lain, jika titel juara dunia tidak dicuri dariku pada tahun 2015, aku akan memenangkannya, dan itu akan menjadi record kesepuluhku dan bisa saja kemenangan yang lain aku lakukan 6 tahun setelah itu. Jika aku ingin pensiun tentu sudah aku lakukan dalam beberapa tahun lalu. Namun aku ingin terus mencoba apalagi semangatku masih luar biasa….” seru Rossi menggaris bawahi keinginan untuk tetap membidik juara dunia kesepuluhnya. Rossi menekankan ada dua peluang yang terbuang untuk meraihnya yakni 2006 dan 2015…

iklan iwb

Ya…peluang tersebut hilang saat di Valencia musim 2006. Di sana aku membuang gelar juara dunia yang seharusnya bisa aku menangkan dan itu seharusnya menambah koleksiku menjadi titel kesepuluh. Yang kedua adalah terjadinya perampokan di tahun 2015.... ” tukas Vale. Pernyataan Rossi ini mengingatkan kita pada kontroversi kemenangan Jorge Lorenzo dalam perebutan gelar juara dunia 2015. Pebalap Spanyol itu disinyalir mendapat bantuan dari rekan senegaranya di tim Honda, Marc Marquez, yang sengaja memelankan sepeda motornya dan finis di posisi kedua, walau sepanjang balapan tampak menempel ketat Jorge Lorenzo. Itulah yang dipercaya Rossi hingga sekarang…..(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!