iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…Johann Zarco (Pramac Racing Team) Kembali tampil impresif pada putaran kedua MotoGP Doha, Qatar. Konsistensinya dalam dua balapan pertama membuat dirinya kini memimpin klasemen sementara. Dan dari semuanya, Johann Zarco bangga pembalap Perancis sapu posisi 1-2 di Motogp !!

Back to back podium perdana bagi Zarco sejak terakhir kali melakukannya pada Sepang, Malaysia dan Ricardo Tormo Valencia 2017 silam. Tentu hasil ini merupakan capaian terbaik Zarco selama berkarir dikelas MotoGP terlebih doi juga mengambil alih posisi pertama klasemen. Catatan ini juga menandai pembalap Prancis kedua setelah Fabio Quartararo (Monster Energy Yamaha MotoGP) musim lalu yang berhasil memimpin klasemen di Era MotoGP cakkk.

Balapan berjalan dengan cukup baik dimana ia mampu bertahan dibarisan depan sejak lap pertama dengan menguntit rekan satu timnya Jorge Martin yang memimpin disepanjang balapan, ia juga sempat menjalani battle ketat melawan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo Team) dan Juara bertahan Joan Mir (Team Suzuki Ecstar) dipertengahan balapan, meski akhirnya semuanya berubah ketik Fabio Quartararo menyerang dan berhasil memenangkan balapan Losail II. Namun Zarco berhasil merebut posisi kedua dari Jorge Martin di lap terakhir dan mengamankan posisi keduanya.

iklan iwb

Kami tahu Ducati selalu memiliki start yang cukup kuat, ketika Martin memimpin, aku memperkirakan mungkin kecepatannya lebih lambat dari minggu lalu karena ia ROokie, tetapi Pada akhirnya ia melaju lebih cepat. Aku senang karena aku merasa baik ketika di belakangnya dan setiap kali pembalap lain mencoba menyalipku, aku berusaha melawan dan Bertahan. Bagiku ini sempurna, bisa memiliki kendali seperti ini, menjaga energi dan memungkinkan memiliki kesempatan untuk bertarung di akhir balapan Guna mencetak kemenangan.” ujar Zarco melalui crash.net

“Kemudian, di lap terakhir aku tahu ada banyak pembalap di belakang dan aku tidak ingin kehilangan podium, tetapi pada saat yang bersamaan aku harus mendekati Martin, kemudian ditkungan 15 aku menyalipnya dan aku berhasil mempertahankan posisi kedua hingga finish,” tukas Zarco…

Menanggapi capaiannya sejauh ini, Zarco mengaku tidak menyangka bisa memimpin klasemen sementara pasca pengenalan yang cukup singkat dengan Ducati Desmosedici GP21nya.

“Aku tidak menyangka bisa memimpin kejuaraan setelah aku datang ke sini (test pra musim) 35 hari lalu untuk mulai menguji dan mempelajari Desmosedici GP21. Aku masih memiliki banyak hal untuk dikendalikan dengan lebih baik, untuk merasa lebih nyaman dan memiliki lebih banyak opsi selama balapan. Jadi jika aku masih bisa tumbuh dengan cara itu dan menggunakan potensi penuh dari Ducati, maka aku juga bisa menikmati hasil positif di trek lain.”

“Di Pramac kami memiliki peluang untuk memiliki motor yang sama dengan tim pabrikan. Kami mungkin memiliki tekanan yang lebih sedikit daripada pembalap pabrikan. Ini membantu kami untuk memiliki kekuatan ekstra, seperti posisi terdepan yang dilakukan Martin kemarin dan kami menjalani balapan bagus di Doha.” tambahnya...

Selain itu, hasil balapan Doha juga menandai kali perdana bagi Dua pembalap Prancis bisa berada dipodium sejak terakhir kali terjadi pada tahun 1954. Zarco cukup senang atas capaian positif bersama rekan senegaranya, Fabio Quartararo.

Aku suka sejarah motor dan memang benar bahwa tahun 50-an itu sangat jauh, tempat Pertama dan kedua tentu sempurna dalam sejarah. Fabio memenangkan balapan dan aku berada diposisi kedua, Aku benar benar senang. Itulah mengapa aku banyak bernyanyi dipodium karena kau harus menyadari bahwa itu sangat fenomenal terkait apa yang kami lakukan untuk negara Prancis sekarang. Kami benar-benar sangat menikmatinya.” tutup Zarco. Torehan Fabio dan Zarco sabet posisi 1-2 adalah sejarah luar biasa karena merekalah yang mendobrak record pembalap Perancis bisa melakukannya setelah terakhir tahun 1954 silam…..luar biasa !! (iwb)

Advertisements

23 COMMENTS

  1. We all love Johan Zarco, where he comes from is nothing. Balapan is balapan. Bisnis is bisnis. Cuan is cuan no matter where you are from. Titik
    Salam Semsuwel

    • Suzuki sportif mengakui karakter sirkuit Losail Qatar memang menyulitkan buat motor MotoGP Suzuki GSX-RR.

      Hal itu terang-terangan diakui oleh sosok penting di tim Suzuki MotoGP.

      Mulai dari bos tim Suzuki MotoGP Shinichi Sahara (Project Leadr dan Team Director); Ken Kawauchi (Technical Manager) dan Alex Rins serta Joan Mir.

  2. Patch hitam di antara perut dan paha atas wearpack ducati setelaite itu berbeda. Zarco lebih besar hamper sampai pinggul. Apakah zarco lebih tua sehingga lebih besar ??

  3. Ada kemungkinan tahun ini kita akan melihat zarco melakukan aksi backflip melihat performanya yg bagus di qatar kemarin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here