iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cak masih ingat tulisan IWB sebelumnya mengenai betapa cueknya Yamaha atas kedatangan CBR 2021 yang sering disebut K45R. Yup….mengejutkan cak karena memang pihak Yamaha menanggapi dengan santai cenderung tidak peduli. Namun kondisi berbeda ketika PCX 160 lahir. Ediann masif tenan para fansboy bereaksi. Alasannya pasti bisa ditebak….apa gerangan ?

Bukan tanpa alasan mengapa Yamaha menanggapi santai CBR150R karena sekarang peminat sport cukup kecil. ” Pasarnya kecil, dijabodetabek saja paling hanya terserap 500-an unit maksimal. untuk total sport (Yamaha). Jadi mereka nggak terlalu fokus ke sana….” seru salah satu sumber IWB saat itu…

Sebenarnya alasan tersebut logis. Analoginya untuk apa habis-habisan berdarah-darah sampai jungkir balik bila hasilnya tidak sepadan dengan pengorbanan. Sampean juga mungkin sudah tahu cak efek berkurang nya market share motor sport diakibatkan oleh berbondong bondong nya pecinta roda dua beralih ke matic bahkan menurut pandangan IWB pribadi matic itu sudah menjadi suatu keharusan yang di miliki di satu rumah !

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Tidak usah berteori ataupun ngasih opini panjang lebar sampean tinggal pakai saja antara matic dan sport di perkotaan mana yang lebih jozzzz saat keduanya digunakan, di luar itu bila sudah berkeluarga maka matic jadi pilihan utama sebagai kendaraan harian. Matic gampang digunakan oleh kaum hawa maupun kaum Adam….

Jadi cak jangan heran juga sebenarnya bila motor sport atau bebek minim ubahan (selain gonta ganti livery) bahkan dalam waktu 5 tahun pun terkesan di biarkan, bentuknya terus saja begitu dari awal rilis sampai saat ini. Sedangkan pada matic bisa diubah dalam waktu jauh lebih cepat cak, sebagai contoh nyatanya Aerox 155 yang diperkenalkan akhir tahun 2017 lalu dan versi upgrade nya dirilis akhir 2020 lalu.

Sampean masih membully matic ora ngaruh cak saat ini sudah bukan jamannya lagi karena memang yang namanya motor matic andalan utama dua pabrikan terbesar di tanah air, ke depannya sampean bakal di suguhkan matic yang mungkin sesuai harapan sampean cak itu pun dengan harga yang sesuai. Sedangkan bila sampean berharap lebih pabrikan akan menyuguhkan harapan sampean pada motor sport rasanya hal sulit untuk diwujudkan.

Last…..pabrikan adalah perusahaan yang mempertimbang kan untung rugi nya menjual suatu produk ke pasaran. Mereka bukan lembaga amal yang selalu harus memenuhi keinginan fanboy nya satu persatu ! walaupun harus kita akui kondisi berbeda pada Honda yang sepertinya tetap berusaha memanjakan konsumen dengan berbagai pilihan, itu lebih kepada kekuatan finansial yang luar biasa besar. Sedang Yamaha ? dengan kondisi dan kekuatan finansial yang jauh dibawah grup Astra…..sepertinya realistis jika garputala bermain aman fokus pada lumbung padi mereka. Kuwi kira-kira cak…kalau menurut sampeyan piye…punya opini lain ? (FA edited iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!