iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….menjadi ramai kolom komentar saat ada motor sport fairing di launching oleh salah satu pabrikan, seperti di ketahui bersama harga sport fairing 150cc berada di angka 30 juta lebih. Tercatat saat ini GSX-R 150 menjadi sport fairing paling murah dan CBR 150 varian ABS menjadi yang termahal sedangkan R15 VVA berada di tengah-tengah. Nggak heran banyak dari sampeyan puyeng…kok motorsport fairing 150cc makin mahal ? apakah nggak mending mesin 250cc bekas sekalian ketimbang sport 150cc baru ? simak opini IWB dibawah ini…

Soal banderol sport fairing 150cc…..Suzuki adalah pabrikan dengan banderol termurah. FYI….Harga GSX-R150 ABS Rp34.600.000, GSX-R150 KEYLESS IGNITION SYSTEM Rp31.600.000 GSX-R150 SHUTTERED KEY Rp30.600.000.? Sementara harga R15 VVA adalah Rp 37,080,000 varian standard…..untuk varian monster energy di banderol Rp 37,685,000. Lalu harga new CBR 150 mulai dari Rp. 35,9 jutaan dan varian termahal nya Rp. 40,951,000…..

Dari deretan harga jual di atas kolom komentar di manapun sering kali di temui kata kata “mending”, mending. Di sini mereka membandingkan….dengan angka segitu apakah ambil 150cc baru yang ada di dealer atau 250cc 2 silinder second? Sebenarnya pertanyaan tersebut kembali lagi pada pribadi masing-masing, butuhnya yang mana ? apakah sport fairing 250cc 2 silinder second atau sport fairing 150cc Gress?

iklan iwb

Meski begitu ada beberapa catatan yang harus di ingat sebelum memutuskan antara keduanya. Lek judule iso jadi bahan renungan cak. Monggo simak opini IWB dibawah ini….

1. Beli motor gress terbebas dari hal yg tak di inginkan

Secara logika motor yang baru turun dari dealer tak ada masalah apapun pada umumnya, motor tinggal di isi bensin, inreyen dan tentunya jangan lupa pake helm sebelum bepergian

2. Motor second sifatnya “Gatcha”

Terkadang beli motor bekas tuh untung untungan. Bisa dapat motor second rasa baru atau malah banyak yang di ganti, istilah keren menurut anak game mah “Gatcha”. Harus benar-benar paham mesin sebelum memutuskan membeli motor second. Andaikan tak paham mesin sebaiknya di dampingi mekanik yang sangat paham engine. Sebelum memutuskan membeli motor bekas, sebaiknya tahu riwayat motor diperlakukan seperti apa, apakah jorok atau rapih pengguna sebelumnya. Biasanya hal seperti ini beli motor bekas dari pengguna langsung bukan dari dealer mokas. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah siapkan dana tambahan, namanya juga motor bekas harus ada yg di ganti. Misalnya oli atau ban ?

3. Biaya perawatan dan uang bensinnya beda antara 150cc dan 250cc 2 silinder

Hal ini juga penting tapi jarang di perhatikan, konsumsi BBM 150cc jaman now bisa di katakan irit. Dari data IWB, sport fairing modern bisa tembus 40km/liter (atau bahkan lebih) sedangkan 250cc 2 silinder biasanya berada dikisaran 22 km/liter, tergantung tangan kanan, kondisi lalu lintas serta hal lainnya. Termasuk Biaya service seperti ganti oli mesin tentu saja antara keduanya berbeda, pastinya biaya service 150cc jauh lebih murah dibanding 250cc.

Last….itulah tiga hal itu yang harus dipikirkan matang-matang sebelum sampeyan memutuskan. Jangan karena hasil curcol di grup Facebook minta pendapat pada mayoritas vote 250 cc second dibanding 150cc baru, terus sampeyan ikuti begitu saja nanti pas servis uring-uringan. Angkrikkkk, kok luarang tenan ki servis dan sparepartnya dll. Nah…lhak yo ciloko to. Jadi kiro-kiro ngono cak, dari sini ada pertanyaan? (FA edited iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!