iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cak…..masih ingat tulisan IWB yang ini (https://www.iwanbanaran.com/2021/03/01/kepergok-wheelie-dijalan-raya-penjara-dan-denda-mengintai-moncrotttttt/). kurang lebih disana IWB menulis mengenai berbagai tindakan pelanggaran lalu lintas seperti aksi wheelie dan semacamnya akan di pidana karena melanggar Undang-Undang No. 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Pasal 287 ayat (5). Ancamannya juga lumayan cak yakni pengendara bisa dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000 yang mana dengan hukuman seperti itu akan memberi efek jera pada pelanggar lalu lintas yang masih melakukannya, harapan nya seperti itu namun apa respon yang di dapat ?

Seperti biasa cak respon nya beragam, ada yang menanggapi positif akan tetapi ada juga yang menganggap hal tersebut dengan negatif. Dari sekian banyaknya respon yang masuk ada satu hal menarik bagi IWB pribadi adalah alasan dari salah satu netizen yang mana mereka melakukan itu karena jauh nya sirkuit dari kediaman mereka, lantas apakah bila sirkuit ada di setiap kabupaten atau kota di penjuru tanah air persoalan seperti itu akan tuntas begitu saja atau setidaknya mengurangi balapan liar di jalan raya ?

Jujur saja cak, IWB ragu bila banyaknya sirkuit akan mengurangi balap liar. Ora usah jauh-jauh….sebagai contoh nyata di Jakarta sering kali ada balapan liar bahkan balapan tersebut bisa diadakan setiap malam. Padahal cak dari Jakarta ke sirkuit terdekat tidak jauh-jauh amat, sampeyan yang tinggal di ibukota bisa ke Bogor untuk lakukan hobi ngebut di Sentul besar maupun Sentul kecil. Selain itu cak….di YouTube ataupun di TV masih banyak sekali acara yang memperlihatkan berbagai pelanggaran lalu lintas, lebih mirisnya lagi pelaku nya sendiri masih anak di bawah umur yang awalnya terbawa oleh lingkungan. Atau karena efek para Youtuber yang sering mengekspose kebut-kebutan? bisa jadi…

iklan iwb

So….menurut opini pribadi IWB, pelanggaran lalu lintas sudah menjadi “penyakit tersendiri”. Berbagai berita efek buruk dari balapan liar seakan tak membuat efek jera bagi mereka yang masih melakukannya. Bahkan lebih parahnya lagi cak…andaikan ada yang mengingatkan secara langsung agar tak melakukan balapan liar….mereka malah menyerang orang yang mengingatkan. Mumet cak ndase bila sudah dalam kondisi seperti itu. Mosok sih setiap hari di suguhkan dengan tontonan berbagai tindakan pelanggaran lalu lintas yang membahayakan diri sendiri dan orang lain, masa iya ada saja orang yang terluka akibat balapan liar, mau sampai kapan kehilangan nyawa dijalanan akibat balap liar !?

Last….Sebagai Blogger balung tuwo (haiyahhh) yang sudah banyak makan asam garam di dunia roda dua, IWB tetap menyarankan agar hobi kebut-kebutan dilakukan di tempat yang seharusnya yakni di sirkuit. Tak ada tempat yang lain lagi yang lebih aman. Yahhh emang terkesan cerewet. Tapi dimasa lalu sudah cukup banyak teman IWB yang harus menghadap sang khalik karena kekonyolan mereka akibat balap liar. Ada Sirkuit Di Berbagai Kota, Bukan Jaminan Bebas Dari Balap Liar ?! piye menurut sampeyan….punya opini soal ini cak ?….(FA edited iwb)

 

 

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!