iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk… pernah terpikirkan gak ketika sampeyan mengkhayal tentang masa depan dunia khususnya di Automotive Universe yang kita cintai ini, ketika sampeyan dimasa sekarang membawa tubuh ini kemanapun, langkah kaki yang tidak berhenti melangkah, dan sanubari yang selalu membimbing kemanapun ingin berlabuh….. haiyahh kuwi kok malah bikin puisi. Yup cakkk ketika berada dimanapun kita selalu melihat berbagai macam kendaraan yang berlalu lalang dijalanan indonesia baik itu kendaraan yang kita senangi, atau malah kendaraan yang masih jadi mimpi sampeyan hingga saat ini, begitu sangat terkesima ketika melihat motor atau mobil yang sampeyan suka, dan didalam hati sampeyan pasti berdecak kagum sambil memuji ?wihh cadazz nih motor?, dan begitu sensitifnya ketika telinga mendengar raungan knalpot dari jauh dan saking sukanya sampeyan tahu itu motor atau mobil yang sampeyan impikan…..

Bahkan dijalanan indonesia sampeyan pasti sering menemui suara raungan motor atau mobil dari berbagai genre kendaraan, dari berbagai tipe mesin kendaraan, dan ketika mendengar raungan Inline 4, V4 dan mesin premium lainnya pasti siapapun itu bakalan jadi pusat perhatian, makin juoozz lagi kalo dilampu merah suweennngnyaaa minta ampuunn rekkkkk….. walaupun itu bukan punya sampeyan haiyaahhh. Tapi dibalik kemerduan knalpot yang sampeyan dengar selama ini, apapun produknya pasti menimbulkan pro kontra, dan orang-orang dengan passion di Otomotif pasti menyukai suara raungan yang merdu, eeiiiitsss tapi itu merdu buat kita sebagai pecinta roda dua maupun roda empat, belum tentu bagi masyarakat luas, pasti ada yang seneng, ada juga yang gak seneng cakk, apalagi masyarakat yang mendengar mocil-mocil dengan knalpot racing yang suaranya sangat memekakkan telinga …..koyone pengen sampluk sendal swallow rekk rekk

Seperti yang sampeyan semua tahu peraturan penggunaan knalpot racing diindonesia masih abu-abu, tidak seperti negara lain yang melegalkan knalpot racing dengan peraturan dan undang-undang yang jelas seperti contohnya membatasi desibel knalpot, tentunya dengan peraturan seperti itu bisa membuat biker dinegara tersebut tenang ketika memakai knalpot after market, tidak seperti diindonesia yang malah deg degan kalo pake knalpot non-standart, terlebih lagi kalo papasan sama pak polisi… jian degdegann tenan cakkk

iklan iwb

Nah… ngomongin soal knalpot beberapa tahun belakangan ini banyak pabrikan yang menelurkan produk mereka dengan teknologi listrik yang dimana tidak memerlukan saluran gas buang, praktis dengan hal itu kita tidak bisa lagi mendengarkan suara merdu dari kendaraan konvensional tapi untungnya beberapa kendaraan masih memakai teknologi hybrid dan sampeyan masih bisa menikmati mesin konvensional dengan perpaduan motor listrik. Sekarang ini berbagai pabrikan mulai berlomba-lomba menelurkan produksi kendaraan listrik baik itu motor ataupun mobil sebut saja yang paling terkenal saat ini yaitu Tesla Motor Inc yang sudah memproduksi berbagai varian mobil listrik untuk pasar global dan berhasil meraih posisi teratas dengan 88.400 unit mobil listrik, beberapa pabrikan menguntit kesuksesan Tesla seperti Renault-Nisaan, VW Group hingga beberapa pabrikan asal Korea.

Masyarakat indonesia sendiri sudah mulai bisa menikmati motor atau mobil listrik karena ada beberapa pabrikan yang menjual mobil listrik contohnya hyundai dengan varian Ioniq Prime yang dibanderol dengan harga Rp 624,8 juta dan Ioniq signature dengan harga Rp 664,8 juta, Varian Ioniq ini menjadi mobil listrik termurah yang ada diindonesia. Untuk segmen roda dua sendiri motor listrik yang dijual dengan harga terendah yaitu Rp 8,5 juta yang dirilis oleh Ecgobike dengan varian Ecgo 2, selain itu ada juga pabrikan lokal lainnya yang menelurkan motor listrik seperti Viar dan Gesits.

Yang lebih mengejutkan lagi cakkk Elektrifikasi kendaraan listrik sedang gencar dilakukan oleh pabrikan-pabrikan besar diluar sana, menariknya beberapa produsen seperti Volkswagen, General Motors, dan beberapa pabrikan asal china sudah punya jadwal untuk meninggalkan mesin konvensional, bahkan negara Inggris sendiri sudah membuat kebijakan bahwa pada tahun 2040 kendaraan bermesin diesel maupun bensin sudah tidak diproduksi lagi. Jiiann sepi tenan cakk semisal jalanan indonesia kalo semuanya kendaraan listrik, bayangin aja cak dijalan sampeyan cuma denger suara berdesing halus…. pasti ngantuk rekk rekk…

Last…. Kendaraan listrik memang lebih murah dalam hal operasional, contohnya jika sampeyan bandingkan konsumsi daya listrik dan konsumsi bensin, jelas kendaraan listrik lebih murah daripada mesin konvensional, lalu dalam hal perawatan motor listrik yang digunakan untuk menggerakan roda tidak sekompleks mesin konvensional, jelas hal ini bisa menekan biaya perawatan untuk kendaraan listrik, dilain hal IWB sangat mendukung dengan upaya pemerintah indonesia dan seluruh negara dibumi ini untuk memanfaatkan kendaraan listrik sebagai upaya dalam menahan peningkatan polusi udara, bahkan sebagian besar udara dibumi masih berada ditingkat kualitas udara yang kurang sehat. Jadi kita sama-sama dukung cakkk demi kepentingan bumi ini… (RA edited iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!