iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….disela peluncuran livery terbaru Repsol 2021, akhirnya untuk pertama kalinya Marc panjang lebar mengeluarkan uneg-unegnya. Kondisi terbarunya yang banyak ditanyakan media luar. Dan mantan juara dunia Motogp ini akhirnya mengeluarkan semua isi hatinya termasuk apakah mereka akan menuntut tim dokter dimasa lalu dan kapan doi akan turun balap. Berikut curahatan hati terbaru Marc Marquez yang mengaku sangat berat melewati tahun 2020. ” Tahun 2020 adalah tahun berat buat mental dan fisikku..” curhat Marc Marquez !!

Marc memastikan bahwa doi merasa baik dari waktu ke waktu. Doi juga tidak pernah berpikir untuk berhenti berhenti membalap walau kondisinya masih belum pasti. Penegasan ini dilontarkan Marc untuk menjawab banyaknya spekulasi yang berkembang diluar sana….

” Yang penting aku merasa lebih baik dari minggu ke minggu dan tulangku sembuh dengan baik. Aku tidak pernah berpikir untuk berhenti balap atau tidak balapan lagi. Walau aku belum terlalu optimis soal kapan kembali…” seru Marc yang terlihat lebih kurus. Pembalap Spanyol ini dipastikan tidak akan ikut tes di Qatar pada Maret mendatang. Bergantung pada regenerasi humerus dan kebugaran fisiknya, doi sedang mempertimbangkan balapan pertama di emirat pada akhir Maret. Atau yang kedua seminggu kemudian. Atau yang ketiga di Portimao pada pertengahan April. Semua masih wacana belum pasti cak…..

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

“Para dokter yang akan memutuskan,” kata Marquez saat presentasi tim Repsol Honda, Senin sore. Juara Dunia MotoGP enam kali itu tidak ingin kembali sampai cedera tulangnya benar-benar sembuh. “Kami sudah mengambil risiko tinggi dan berusaha kembali secepat mungkin setelah mengalami cedera. Pada akhirnya, itu bukan yang terpenting. Aku sudah mempelajarinya sejak tahun 2020. Adalah kesalahan untuk kembali ke Jerez, dan aku harus menerimanya. Karena itu adalah keputusanku, saat itu aku merasa bisa. Walau pada akhirnya, aku belajar untuk memandang lebih jauh dimasa depan….

” Tahun 2020 adalah tahun berat buat mental dan fisikku. Yang terburuk di bulan September dan Oktober, selama berminggu-minggu dan berbulan-bulan lenganku terasa sama, tidak ada kemajuan. Tidak memburuk, tapi juga tidak menjadi lebih baik. Rasanya seperti ada sesuatu yang bergerak di lenganku. Aku melakukan banyak tes sampai kami menemukan infeksinya. Selama analisis kami mendapat banyak hasil tes negatif, tetapi ada aku tahu ada yang salah. Pada saat yang sama para dokter memberi tahuku untuk bersabar. Jadi aku menunggu dan melakukan apa yang mereka perintahkan….

” Tapi perasaan itu tetap sama. Setelah operasi ketiga, aku berada di rumah sakit selama sepuluh hari dan itu juga moment yang berat. Sejak itu situasiku membaik selangkah demi selangkah dan aku berusaha untuk tetap optimis. Aku tidak pernah berpikir tidak akan pernah bisa balapan lagi. Aku selalu bertanya-tanya, kapan akan menjalani balapan berikutnya atau tes berikutnya. ? Ya…soal semua yang terjadi ini adalah keputusan bersama. Kami selalu berbicara satu sama lain – ketika kami memenangkan gelar atau ketika kami melakukan kesalahan. Jika aku tidak turun di Jerez, aku akan turun di Brno. Kesalahannya akan sama karena tulang tidak akan sembuh dalam dua minggu. Siapa yang membuat kesalahan? Bersama.” tutup Marc..

Last….asli cak, kuwi curhatan luar biasa yang memberikan gambaran betapa beratnya cedera ini dirasakan Marc Marquez. Pembalap yang memiliki talenta tinggi namun harus terancam akibat cedera lengan yang tidak pernah dibayangkan doi sebelumnya. Apalagi ditahun 2021 ini Marc belum tahu kapan doi bisa kembali turun balap karena semua tergantung dari tim dokter. So….GWS dan semangat terus Marc !! (iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!