iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…sangat menarik membaca penuturan Engine designer New Suzuki Habayabusa yakni Naoki Mizoguchi. Doi menjawab dengan lugas kenapa Suzuki ogah pakai mesin Supercharger yang sekarang lagi ngetren. Mereka seperti ogah latah mengikuti mereka menilik Hayabusa adalah mesin kebanggaan Suzuki soal top speed. Dan ternyata ada alasan spesifik yang dikemukan insinyur Suzuki kenapa mereka tetap mempertahankan basis mesin sekarang. Dan Ini alasan Suzuki ogah pakai Supercharger engine pada New Hayabusa !!!

Seperti yang kita semua tahu Suzuki resmi meluncurkan terbaik Iconic terbaru dengan banyak perombakan dibandingkan dari sebelumnya. Suzuki mengklaim lebih dari 500 suku cadang telah diubah dan hanya sedikit komponen yang tersisa dari Hayabusa sebelumnya. Hanya frame dipastikan hampir sama dengan beberapa perombakan disesuaikan engine terbaru yang mendapatkan banyak pembaharuan….

Untuk sasis Suzuki tetap mempercayakan pada model Twin spar aluminium namun konstruksi baru ini dibuat lebih ringan. Mereka merevisi bagian subframe sehingga membantu bobot lebih ringan 0,68kg kg dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Ini adalah penurunan yang cukup kecil. Kemudian untuk sektor dapur pacu seperti juga mencangkokkan mesin baru dengan kubukasi 1.340cc dengan ukuran bore, stroke hingga kompresi yang sama. Namun banyak komponen yang berubah dan tindakan ini mampu membantu tenaga Puncak tembus [email protected] dengan torsi 150 [email protected]

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Selain dari sektor dapur pacu Suzuki juga membenahi elektronik. Alhasil Suzuki Hayabusa 2021 sudah dijejali dengan IMU 6 axis seperti halnya Suzuki GSX R1000, termasuk cornering ABS yang disuplai oleh Bosch. Artinya Suzuki Hayabusa terbaru ini sudah memiliki traksi kontrol, launch control, Quick Shifter auto blipper (Up dan dowm shift), cruise Control, throttle maps termasuk engine brake control. Semua menjadi satu kesatuan paket yang membuat motor ini lebih kencang dibandingkan mesin sebelumnya walaupun spesifikasi justru turun. Hal ini karena pembenahan dari segala sektor khususnya elektronik. Namun satu poin yang membuat kita bertanya, kenapa Suzuki tidak menggunakan supercharger engine sebagai jalan pintas mengatrol power ?

” Selain performa kami sangat konsen dengan kualitas, keawetan mesin, durabilitas dll. Kami sebenarnya sudah mencoba banyak konfigurasi engine saat pengembangan mulai dari 4 silinder supercharger, 6 silinder bahkan menaikkan kubikasi dengan supercharger juga kami lakukan. Namun pada akhirnya kami kembali pada basis engine sekarang dari pengetesan ini adalah mesin yang paling balance. Artinya basis engine yang kami kembangkan 20 tahun lalu ini sudah sangat baik….

Kami akhirnya mereview seluruh komponen mulai dari connecting road dll. Termasuk elektronik adalah fokus utama kita. New Hayabusa harus memiliki power low, medium dan high RPM. Bagaimana membuat mesin lebih presisi dalam segala poin termasuk bukaan valve yang kini mendekati 1/1000 detik. Kami rasa ini adalah luar biasa. Material silinder head sama namun ruang pembakaran berbeda. Dan kini levelnya sudah naik. Ingat, Suzuki meracik mesin Hayabusa tidak hanya berkualitas saat baru. Namun ketika mesin sudah digunakan hingga ribuan kilometer….100,000 km, 200,000 km, 500,000 km….kami rasa Hayabusa bakal menjadi motor paling durable dan berkualitas karena satu bautpun kami hitung agar tetap awet hingga 500km…” seru Engine designer Hayabusa yakni Naoki Mizoguchi via video presentasi resmi Suzuki. Ealahh ngono cak jebule…

Last….generasi terbaru ketiga Hayabusa yang dipastikan bakal menjadi salah satu motor hyperbike paling ramah lingkungan karena sudah memenuhi syarat Euro 5 sudah resmi mengaspal didunia. Cukup disayangkan bandrol dari Hayabusa terbaru ini ternyata meningkat signifikan dibandingkan dengan generasi lama. Dari informasinya motor ini naik sekitar USD 3,800 atau sekarang banderol mencapai USD 18.599. Jika kita konversi ke rupiah jatuhnya 260 jutaan….masih tetap murah sih cak sebenarnya. Nahhh…sekarang paham kenapa New Hayabusa 1300 ogah pakai supercharger ? fix biar tetap enak dipakai hingga 500 ribu km, ediann Suzuki…sampai mikir kesana euy (iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!