iklan iwb

Iwanbanaran.com – Pedes cak….mungkin kalau sampeyan melihat judul diatas para FBH (fansboy Honda) pasti rambutnya langsung njegrik alias jabrik. Lhaaa piyeee, mosok Honda dikatakan suka ngekor. Tenang cak, alon-alon. IWB sarankan baca artikel kali ini secara pelan-pelan dan mendetil. Karena ini adalah alasan latar belakang kenapa Honda suka ngekor menurut opini sang penulis. Artikel ini adalah kiriman dari salah satu reader dan follower Iwanbanaran. Ulasannya tajam, pedas dan menarik. Doi sodorin beberapa analisa yang akan membuat sampeyan terperangah. Dan inilah alasan kenapa Honda suka ngekor berdasarkan tulisan dari cak Muhammad Samsudin yang dikirim khusus ke newsroom IWB. Cekidot cak….

Kenapa Honda Ngekor Melulu?

Menurut pengkritik Honda harus begini begitu padahal sudah benar untuk memberi ruang PT lain.

1. Harga
Pada dasarnya penguasa pasar harganya harus di atas lawan. Misalnya prosesor Qualcomm/Intel yang diprotes lawan karena kemurahan. Menurut pengkritik harga Honda/Intel/Toyota itu kemahalan padahal kalau dilihat dari market share itu adalah harga standar dan yang lain lebih murah untuk menarik pasar. Qualcomm pernah dituntut gara-gara kemurahan. Windows Rp 500rb+ dan Linux Rp 0.

iklan iwb

2. Produk
Efek MS besar juga ngefek ke Honda. Honda tidak bisa agresif menelurkan produknya karena khawatir KPPU bertindak dan dianggap monopoli. CBR slim 2004, PCX impor 2010, CBR 250RR sengaja ditelatin itu cuma kode biar yang lain membangun market share biar tidak monopoli.

PCX elektrik juga itu kode agar perusahaan lokal Gesits dan Yamaha duluan. Yamaha E-Vino elektrik sudah saatnya masuk karena Gesits sudah luncur. Ayolah Yamaha buat gebrakan di elektrik.

Honda agresif cuma kalau ditantang langsung. https://global.yamaha-motor.com/business/cf/business/history/vol004/ Jadi jangan terlalu berharap Honda keluarkan 250 Naked, 250 mono, PCX elektrik untuk umum, 250 matic lokal, Exmotion, Airblade, Waterblade, Earthblade. Pastinya bakal lama menunggu itu seperti halnya PCX lokal.

3. Marketing
Di USA Google agresif banget mbayar Apple dan Firefox untuk jadi search engine default akhirnya DOJ/KPPU Amerika turun tangan investigasi. Makanya Honda biarkan Yamaha sponsori MotoGP Indonesia di TV untuk menaikkan brand image.

4. Bantu temen
Mungkin alasan lain ya bantu temen kali,
Yamaha 1981 minta perang ya ikutin.
Yamaha 1983 minta berhenti perang ya ikutin,
Yamaha 2017 minta dibikinin motor ya ikutin dengan mengorbankan keuntungan distribusi tentunya cuma keuntungan produksi saja.

Nah kembali ke desain motor dengan mesin Honda kayaknya peluangnya ada. Apakah Indonesia udah dianggap temen yang bisa minta dibikinin motor dengan merek dan desain sendiri? Kita tuan rumah lho posisi lebih atas dibanding saingan senegara. Mungkin Honda gak ambil proyek motor lokal itu juga kode dari Honda biar Suzuki, Yamaha, dan Kawasaki ambil kali ya.

Itulah sekelumit artikel cak Samsudin. Tentu tulisan berdasarkan opini pribadi berdasarkan analisa doi, makanya bagus neh buat ajang diskuti.Nah…kalau menurut sampeyan piye cak, punya komentar soal kenapa Honda selalu sebagai pengekor ? monggo berikan komen dan opininya…..(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!