iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk….cukup mengejutkan ternyata hubungan Suzuki dan Valentino Rossi. Kenapa ? sebab faktanya Suzuki ternyata pernah ditolak Valentino Rossi ditahun 2015 !!! Kenapa IWB bilang Fakta ? sebab jika sebelumnya hanya rumor, jawaban perkara ini diumbar langsung oleh Davide Brivio yang secara gamblang menceritakan kisah awal debut Suzuki di Motogp pada tahun 2014. Brivio menyebut pilihan rider Suzuki saat itu adalah Valentino Rossi dan berbuah penolakan dari The doctor. Konfirmasi ini dilayangkan Brivio ketika di wawancarai Gpone berikut ini…

Konfirmasi Suzuki sebenarnya mengajak Valentino Rossi bergabung di ajang MotoGP tahun 2015 dilontarkan oleh mantan manajer MotoGP Suzuki ecstar David Brivio saat interview dengan GPone. Menurut Konfirmasi Davide Brivio, Suzuki mulai ngontak Doi di tahun 2012 lewat Facebook. Ini adalah ajakan yang luar biasa unik karena di tahun itu Shinichi Sahara sebagai juru kunci Project MotoGP Suzuki hanya memiliki contact person Brivio lewat Facebook….

” Ketika Sahara ngontak aku, posisiku sudah meninggalkan Yamaha dan hanya menjadi Advisor Valentino Rossi. Cukup aneh mungkin karena aku tidak pernah menggunakan Facebook sebelum kemudian ada pesan yang masuk. Ternyata itu adalah pesan dari Sahara (Bos Suzuki Motogp Project). Dan Sahara menanyakan bagaimana masa depan Valentino Rossi setelah kurang cemerlang di Ducati. Ketika itu Suzuki menawarkan Valentino Rossi sebagai rider Suzuki yang berniat kembali di MotoGP di tahun 2014. Kemudian aku beritahukan tawaran Suzuki ini kepada Valentino Rossi namun Vale tidak tertarik….

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Dia menolak tawaran Suzuki karena ingin kembali ke Yamaha. Sedang aku sendiri akhirnya memutuskan menerima tawaran Suzuki untuk melakukan beberapa langkah terkait Project yang akhirnya bisa terealisasi di tahun 2015. Pada line up awal aku memilih Aleix Espargaro karena Menurutku dia memiliki pengalaman dan juga seorang pembalap yang cukup kencang. Kemudian pembalap keduanya Aku pilih Maverick Vinales karena saat itu aku lihat dia memiliki potensi. Di ajang balap Moto2 Vinales menorehkan waktu terkencang di Qatar. Terbukti setelahnya dia memenangkan balapan di Austin… jadi dia adalah seorang pembalap yang spesial…

” Kami juga sempat bernegosiasi dengan Andrea Dovizioso Namun sayang di hari-hari terakhir Dia memutuskan tetap tinggal bersama Ducati. Kemudian dua tahun setelahnya kita menggabungkan duet Andrea iannone dan Alex rins. Sebelumnya kami memilih Johann zarco walaupun pada akhirnya pilihan kita tetap pada Alex rins. Tindakan kami ini mendapatkan kritikan sangat keras mengingat Zarco tampil Cemerlang ketika bergabung dengan Yamaha Tech 3. Setelahnya kita juga sempat mencalonkan Jorge Lorenzo. Akan tetapi kondisi berubah…

” Kita melihat potensi seorang Joan Mir yang berhasil memenangkan juara dunia Moto3. Yang aku salut saat itu Joan Mir ternyata juga ditawari Honda. Dan justru Mir malah datang ke kami dan mengatakan ingin bergabung dengan Suzuki. Sebuah kalimat yang membuatku mengerutkan dahi. Dan…benar, dialah Joan Mir seorang pembalap spesial yang akhirnya membuat kami meraih posisi tertinggi….” tutup Davide. Eaaalaahh jebule ngono cak. So….Suzuki mengajak Vale gabung bersama mereka ? fix dilakukan namun kemudian ditolak. Pertanyaannya ada rasa nyesel nggak ya cak setelah Suzuki berhasil menjadi juara dunia 2020 ? (iwb)

Noted : Sumber GPone

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!