iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk….buanyakkk komentar bertebaran termasuk pertanyaan perihal keputusan Honda menurunkan desain Honda CBR250RR K64A pada New CBR150R K45R. Desain yang memang harus kita akui memiliki Aura agresif dan sangat keren untuk ukuran motor sport fairing. Bahkan dari kacamata pribadi desain mogenya pun lebih kerenan yang versi 250cc ke bawah ini. Yang menarik Ternyata banyak yang penasaran mungkinkah Honda akan mengganti desain CBR250RR pasca lahirnya CBR 150R K45R. Mengingat keduanya kini bak Pinang dibelah dua. Pertanyaannya Mungkinkah tindakan tersebut dilakukan Honda di masa depan?

Diversifikasi desain sebenarnya bukanlah yang pertama dilakukan oleh Honda untuk versi motor produksi massal 250cc serta 150cc nya. Bahkan kalau sampeyan perhatikan secara jeli desain Honda CB250R Neo Sport Cafepun juga diturunkan pada Honda CB150R exmotion ataupun Honda CB125 sport Neo Cafe. Ketiganya nyaris kembar bak Pinang dibelah dua. Hanya beberapa poin pembeda seperti bentuk knalpot ataupun kubikasi mesin serta sasis namun secara general basis desain yang diusung sangatlah mirip….

Di masa lalu Honda juga melakukan langkah dan strategi serupa pada sport fairing CBR250R serta CBR150R CBU. Generasi yang juga sempat dibawa oleh Astra Honda Motor dari Thailand baik versi 250cc serta 150cc. Termasuk gen awal K45A CBR150 yang kembar dengan CBR250R 2nd gen. Bedanya selain kubikasi untuk yang 150cc sebelumnya menganut sasis model parimeter twin spar frame atau biasa kita kenal sebagai deltabox. Oleh karena itu sebenarnya tidak mengejutkan jika Honda menurunkan desain CBR250RR pada versi 150 cc nya….

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb
” CBR150R vs CBR250R…”
” Neo Sport Cafe series…”

Karena dari sejarah masa lalu hingga sekarang sudah biasa bagi Honda melakukan tindakan tersebut. Kenapa itu dilakukan? Pertama bisa jadi untuk memperkuat positioning versi 150cc karena dengan membuat bentuk dan desain seperti versi di atasnya jelas akan memberikan pride tersendiri bagi pengguna kelas 150cc. Gengsinya naik cak. Apalagi upgrade desain ataupun fitur dilakukan dengan harga yang terpaut tipis dari versi sebelumnya. Dan menurut IWB ini merupakan tindakan pintar di tengah kondisi market 150 cc yang stagnan. Mau pol-polan riset and development disegmen dan kelas ini mungkin tidak memberikan kontribusi profit yang menggiurkan. Nggak heran Yamaha pun terkesan santuy belum melakukan refreshment pada R15VVA (rilis awal 2017) termasuk Suzuki GSXR150R (rilis 2017)…..

Dengan market yang stagnan dan cenderung turun akhirnya pabrikan memberikan refreshment yang dianggap paling efektif. Kalau sampeyan tanya IWB, Apakah keputusan Honda ini tidak dibilang nanggung? Jelas iya, kalau sampeyan nanya ke IWB jawabannya adalah nanggung. Kenapa nggak sekalian dipush aja hingga 19ps? Apalagi tidak ada yang meragukan kemampuan Honda meracik mesin 4 tak yang Powerful namun Honda memilih jalannya sendiri. Kelahiran Honda CBR250RR menjadi bukti tak terbantahkan jika mau leading soal speed. Tapi sepertinya Honda lebih memilih untuk memberikan kompromi soal dapurpacu. Mengingat positioning CBR150R saat ini memang lebih cenderung menjadi motor sport touring tidak seperti kakaknya yang pure racy dan mengusung label double R alias RR….

Untuk pengguna CBR250RR mungkin ada perasaan kecewa karena desain motornya identik dengan versi 150 cc. Tapi IWB rasa cuma segelintir karena bagaimanapun spesifikasi dan fitur pun jauh dibandingkan dengan CBR250RR. Selain itu toh pasar ini cukup kecil sehingga Honda logis lebih mempertimbangkan market yang lebih besar yakni kelas 150cc. Desain keren tapi penetrasi tidak bisa maksimal akibat kecilnya market mungkin juga menjadi alasan Honda akhirnya lebih memilih menurunkan ke 150cc supaya konsumen bisa merasakan motor desain keren dengan harga yang lebih terjangkau namun juga jauh lebih nyaman dibandingkan dengan kakaknya….

Last…. sulit untuk mengkritik produk yang laris di pasar namun jauh lebih mudah ketika facelift nanggung disaat produknya kurang laku. Dan dilalah Honda CBR150R ini memang termasuk kategori produk yang laku di pasar….itu yang membuat Honda tetap pede. Apalagi model baru ini…wiss hora iso bayangne pasti bakal lebih njengat dibandingkan old gen. Dan kalau sampeyan bertanya Mungkinkah Honda mengganti desain CBR250RR dengan desain baru atas kemunculan adiknya ini? Apapun bisa terjadi karena pengembangan motor dilakukan secara terus-menerus. Tapi jika sampeyan bertanya ke IWB? Untuk saat ini belum mencium sama sekali. Artinya? Kedua motor akan dijual secara beriringan. So…jangan kaget jika model terlampir akan menguasai jalanan sport fairing ditanah air….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!