Iwanbanaran.com – Suka atau tidak banyak yang mengatakan Yamaha sudah tersesat cak. Itulah kenapa performa mereka turun naik tidak konsisten membuat target mereka merebut juara dunia dari tangan Honda dengan absennya Marc justru jatuh ke Suzuki. Namun menurut Yamaha mereka akan bangkit tahun ini. Pertanyaannya….apakah setelah mereka seolah-olah tidak menggubris masukan Rossi bakal berbalik menjadi Rossi sebagai acuan pengembangan mengingat Vinales dianggap gagal ?

Seperti yang kita semua tahu….Hasil kejuaraan MotoGP terakhir menunjukkan bahwa Yamaha memenangi tujuh dari empat belas balapan. Namun siapa menyangka kondisi tersebut tidak menjamin mereka mampu menjadi juara dunia. Banyak kendala yang membuat para pembalap mengeluh. Yup…empat pembalap Yamaha merasakan naik turunnya perfoma M1. Keempat rider mengkritik pedas dengan cara halus ataupun frontal.  Dan uniknya justru Franco Morbidelli yang tidak menggunakan generasi terbaru M1 malah kinclong….

Lin Jarvis, walau tidak serta merta menyinggung dengan gamblang visinya…bos Yamaha ini mengatakan….“ Rossi membalap dengan Yamaha selama 15 musim, ini tentu sangat luar biasa. Dia melakukannya dalam dua tahap, tujuh tahun pertama dari 2004 hingga 2010 sebelum mengambil jeda dua tahun untuk bergabung dengan Ducati pada 2011-2012, kemudian delapan tahun ketika dia kembali pada 2013”…serunya. Namun Jarvis tidak menampik dengan pindahnya Rossi ke satelit memang akan memberikan suasana berbeda dalam tubuh blue team….

iklan iwb

“Ini akan menjadi perubahan, tidak ada keraguan karena pindah ke satelit akan berbeda. Tapi secara teknis tidak akan berbeda buat Vale karena Valentino akan mendapat dukungan penuh pabrikan. Ia akan mengendarai motor pabrikan dengan karakteristik yang sama dengan pembalap factory. Memang benar bagian dari pengembangan akan lebih banyak diarahkan pada tim factory, tapi Valentino adalah bagian yang sangat penting dari pendataan kami… ”. serunya. Hhmm…dari pernyataan bos Yamaha ini sepertinya Rossi tidak akan lagi menjadi acuan pengembangan M1…..

” Menurut kami penting untuk memiliki lebih banyak pebalap di atas trek dan tidak ada keraguan bahwa teknisi kami akan melihat data dari Fabio, Maverick dan Valentino untuk mengembangkan motor kami. Kami juga mendapatkan beberapa informasi menarik berkat Morbidelli yang menggunakan motor sebelumnya. So…aku pikir line up baru ini tidak akan membawa perubahan besar. Kami tidak akan mengubah cara mengembangkan motor. Tapi tentu pengembangan utama akan difokuskan pada tim factory“….serunya. Wisss selesai sudah Mbah Rossi. Walaupun sebenarnya cukup lama suara Rossi sudah tidak terlalu didengar, jelas dengan dilemparnya Rossi kesatelit sudah menjadi konfirmasi bahwa Rossi bukan lagi jadi acuan pengembangan M1……(iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

31 COMMENTS

  1. Bukannya ada atau tdk ada rossi tetap begitu2 aja?

    Emangnya ada yg berkembangkah di motor garpu beberapa tahun ini? 😂

    • Pembalap sementara bila Marc belum pulih saat race 2021 dimulai nanti, sambil menunggu kembalinya The Baby Alien. Palingan tetap Stefan Bradl, soalnya kemaren denger2 dovi ga berminat menggantikan Marc.

  2. Saran saya coba mbah darmo mungkin.

    Bisa jadi acuan buat pengembangan yamaha.

    Knp tidak, karena dia begitu memahami n mewakili jeritan para fby disini.

  3. Marq 93 pembalap yang sangat berani mengamil resiko, resikonya ya patah tulang, mbalap pol polan ya juara tp resikonya ya ceklek tanganya.

  4. Menurut sy Yamaha hanya mengamankan Vinales dan Fabio seblm rosi pensiun.

    Tentang pengembangan motor rosi pasti ambil bagian bgtu jg Morbidelli.

    Krn sejauh penglihatan sy, Vinales dan Fabio blm masuk dlm kategori pebalap konsisten, alias msh angot2tan.

    Belum bs meredam tekanan.

    Blm bs dikategori kn SBG mental juara.

    Beda dgn Morbidelli yg sdh membuktikannya. 2x jurdun Moto2.

    DanBukti nyata adlh Joan Mir, Marc Marquez pd saat perebutan jurdun perdanyanya, yg lbh mengutamakn konsistensi dr pd ego.

    Mari kita pantau terus drama Yamaha.

    Apakah tahun dpn masih berkutat dengan ban melulu??

  5. sudah banyak diceritakan awal m1 bubrah itu awal tahun 2017 tahun dimana awal awal dorna membatasi ecu dan imu elektronik motogp, ini salah satu faktor menurunnya performa m1 dan biang ketidak konsistenan, di tahun itu juga #12 masuk ke tim Factory, saya pernah baca salah satu artikel klausul perpindahan #12 ke tim yamaha dulu kalau dia minta jadi ace rider, alias pusat pengembangan M1, dan benar saja pertama kali masuk dia langsung bilang M1 kurang power, lalu jor joran mngejar power m1 dikail sedemikian rupa pengembangan hanya fokus menambah power dan top speed, disini kita tahu kalau kelebihan m1 mulai dikebiri…sejak tahun itulah masukan rossi sudah tidak didengar, bukan baru kmaren2…emang udah lama sejak 2017 sudah tidak didengar.disaat itulah saat m1 dapat power top speed ada peningkatan malah timbul masalah baru yaitu grip ban belakang akibat power naik, kalau masih pakai ecu pabrikan mungkin ga akan seperti ini m1, … hanya prediksi yang keakuratannya tidak bisa dipertangungjawabkan hahaha…..

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama