Iwanbanaran.com – Cakkkk…. memasuki awal 2021 ternyata beberapa informasi terbaru baru saja dirilis. Informasi yang harus IWB share sebagai bahan pengetahuan dan juga supaya kita siap bahwa ternyata ada beberapa hal penting yang perlu mendapatkan perhatian kita semua. Salah satunya mengenai sanksi bagi kendaraan yang tak lulus uji emisi ditahun 2021. Uji emisi yang ternyata tidak hanya berlaku pada kendaraan roda empat namun juga kendaraan roda dua. Nah…. memang seperti apa apa rencananya? Simak detilnya di bawah ini…

Tahun 2021 akan menjadi tahun penting sebab dari informasi yang bertebaran di beberapa media, kepolisian dan Dinas Perhubungan serta Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta berencana mulai melakukan integrasi data uji emisi bagi kendaraan roda dua dan empat yang sudah berusia lebih dari 3 tahun. Mengacu pada peraturan gubernur atau Pergub Nomor 66 tahun 2020 yakni tentang pemberlakukan tarif parkir tertinggi dan penegakan hukum berupa tilang kepada motor yang tidak lulus emisi gas buang. Maksude ?

Jadi gini cak, rencananya aturan emisi gas buang akan mulai berlaku Januari ini. Fokus target para penegak hukum adalah kendaraan yang tidak melakukan uji emisi gas buang. Kendaraan yang sudah berusia diatas 3 tahun diwajibkan melakukan uji emisi yang nantinya akan menjadi dasar bagi aparat penegak hukum untuk melakukan tindakan tilang ataupun tarif tertinggi pada saat parkir. Aturan ini konon akan berlaku baik pada kendaraan roda 4 atau 2. Dan yang tidak melakukan uji emisi gas buang serta memenuhi ambang batas emisi terancam terancam kena denda maksimal Rp250.000 untuk motor dan Rp500.000 untuk mobil diluar tarif parkir tertinggi….

iklan iwb

Penegakan hukum ini mengacu pada undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan. Mengingat Peraturan Gubernur 66 tahun 2020 sudah resmi diundangkan pada Juli tahun 2020 dan berlaku 6 bulan setelah itu yang artinya diperkirakan bakal mulai resmi diberlakukan pada tanggal 24 Januari 2021. Terus bagaimana kita sebagai Bikers atau pengemudi terhadap kondisi ini? Dimana kita bisa melakukan uji emisi gas buang?

Nahh iki sing IWB garuk-garuk alis cak. Sebab dari beberapa informasi yang IWB kumpulkan memang belum ada konfirmasi dimana kita bisa uji emisi. Namun informasinya dari Dinas Lingkungan Hidup atau DLH sedang mempersiapkan fasilitas uji emisi di beberapa lokasi. Karena memang sudah seharusnya sebelum diberlakukan peraturan maka kesiapan pendukung kudu disiapkan khususnya lokasi untuk melakukan uji emisi. Jangan sampai kita dipaksa melakukan uji emisi namun tempat untuk melakukan uji emisi tersebut sangat terbatas. Lak yo amsyong cak. Kita dukung udara yang lebih bersih namun kita berharap semuanya dilakukan dengan penuh perhitungan serta matang. So…bersiaplah cak, aturan emisi gas buang infonya akan segera berlaku tanggal 24 Januari ini. Kita tunggu dan pantau saja…..! (iwb)

Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

53 COMMENTS

  1. Per 3 tahun….? Sungguh membagongkan…!!!

    Seharusnya per 5 tahun saja. Jadi, untuk setiap kendaraan yg akan memperpanjang masa berlaku kendaraan (STNK), selain registrasi ulang nomor rangka serta nomor mesin, kendaraan langsung diuji emisi dikantor Samsat. Dishub, Dispenda serta Kepolisian bersinergi didalam satu atap…jadilah SAMSAT…

  2. Halah..

    Selalu aja ngurusin hal gak penting, urusin tuh soal korupsi sama covid sampe tuntas, baru urus soal beginian, kemarin bensin bersubsidi dihapus.., ujung2nya selalu rakyat kecil yang punya kendaraan butut, jelek, ga lulus emisi yang jadi korban.., persetan ama kendaraan bermotor baru, mau merk A, merk B, merk C, semua sama, peraturan taik..

  3. Uji emisi apaan lek wong pohon pinggir jalan pada ditebangi gimana mau udara hijau ana ana wae dinas LH ulih glet cuan

  4. Omong kosong sampah dari DLH,,, lah wong mobil listrik buatan anak negeri yg zero emisi aja ga lolos, apalagi kendaraan dgn internal combustion,,,

    • Setujuu borr..anak negri gk dbolehin berkreasi biar barang luar masuk kita jd konsumtif..model keren dan asli bikinan dalam negri malah gk lolos uji emisi..ko…isi

      Dagelan bener..

  5. Biarin diurusin org Jakarta, propinsi lain belum berlaku kok. Sapa tau jadi percontohan daerah lain ke depan

  6. Ini cuma biar mereka kelihatan kerja.

    Intinya peluang pungli dan korupsi makin sempit jd ya putar otak cari akal supaya dapat mesin uang baru.

    Angel… Wes… Angel…

  7. Ladang baru,dimasa sulit,emang bener indonesia banyak orang pinter tp sulit menemukan org jujur,oknum kok banyak😁

  8. mnrt sy motor yg lebih banyak yg tdk layak ni dan menuntut tuk beli motor baru, knp motor karna jam terbang tinggi dibanding mobil , asal pakai aja banyak yg pd pajak mati kl tdk percaya banyak yg pada copot plat nomor kecuali motor bodong , pakai knalpot brong , dll sbgnya dan wl dirawat sekalipun dan sdh diatas 5 tahun sdh tdk layak lagi karna sdh tidak sesuai dengan emisi euro yg sdh ditetapkan smua negara, indonesia sdh ketinggalan , indo msh euro 2 kl tdk salah kl pas uji emisi nya pakai yg euro 3 – 5 ya banyak yg pd ditempel tdk layak karna motor yg sdh 10 tahun blm ada katalic converter di knalpot dan bbm blm ramah lingkungan ya plg tdk ujung ujungnya ya sogok juga jd kkn pegawainya dan warganya

    • Harusnya ya uji emisi ditetapkan sesuai dgn tahun keluaran kendaraan ybs. Klo misal motor tahun 2010 masih euro-2 ya dites lah pake standar euro-2 jgan malah dites pake standar yg berlaku skrg atau lebih tinggi.

  9. mnrt sy motor yg lebih banyak yg tdk layak ni dan menuntut tuk beli motor baru, knp motor karna jam terbang tinggi dibanding mobil , asal pakai aja banyak yg pd pajak mati kl tdk percaya banyak yg pada copot plat nomor kecuali motor bodong , pakai knalpot brong , dll sbgnya dan wl dirawat sekalipun dan sdh diatas 5 tahun sdh tdk layak lagi karna sdh tidak sesuai dengan emisi euro yg sdh ditetapkan smua negara, indonesia sdh ketinggalan , indo msh euro 2 kl tdk salah kl pas uji emisi nya pakai yg euro 3 – 5 ya banyak yg pd ditempel tdk layak karna motor yg sdh 10 tahun blm ada katalic converter di knalpot dan bbm blm ramah lingkungan ya plg tdk ujung ujungnya ya sogok juga jd kkn pegawainya dan warganya

  10. 1. fee pengadaan alat

    2. fee pengadaan lokasi

    3. “retribusi wajib”

    Lumayan lah buat ngisi kantong di masa sulit

  11. kita semua sudah paham… wkwkkwkkkk

    kelak di hari kiamat, kalian akan mengembalikan hak hak orang lain yang tidak kalian tunaikan! bodoh jangan…

  12. Sebenarnya peraturan ini, akan lebih pas kalau dilakukan saat kepolisian mengadakan operasi kelengkapan motor..

    Para pengguna knalpot racing bisa terjaring operasi ini, karena motor dgn knalpot racing mappingnya disesuaikan kebutuhannya, yg berarti emisinya sangat dimungkinkan berbeda dgn keluaran original pabrik otomotifnya

  13. Wenak tenaaan dikit2 tilang, denda.. gurih gurih nyoeyy. Belum bisa nuntasin motor2 yg pada berenti di zebra cross gausah sok keras.

  14. Bya Bye rx jing dkk ngevul thulul…. Cepet2 deh dikiloin atau cepet2 dirongsokin mumpung masih ada yg nampung sesama otak ngevul sangit

  15. Pretttt

    Uji kebisingan aja manual pake telinga.. Nah kalo uji emisi ini petugasnya mungkin manual juga deketin hidung trus hirup tuh asep knalpot.. Baru tau takaran jelas uji emisinya. Wkwkwkkw

  16. Agak melenceng soal suara knalpot aja masih nol. Mengapa pemerintah tidak mengedukasi perajin knalpot. Justru menghancurkan knalpot user/buyer? Soal motor 2tak ngebulmungkin berkah buat kami di daerah masih bisa buat jejes 😀

  17. Itu aturan untk di wilayah jakarta ya? Bagaimana dgn kendaraan2 sekitar jakarta (bodetabek) yg masuk dan beroperasi di jakarta? Apa suruh uji emisi jg? Atau nanti bisa kena tilang jg?

Monggo sharing dibawah tanpa menghina Ras, Suku dan Agama