iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….akhirnya IWB tanpa sengaja ketemu langsung skutik terbaru Yamaha yakni Gear. Sebuah skutik yang diharapkan mampu mendongkrak penjualan pabrikan garputala dikelas entry level Skutik. Nah…jika sebelumnya IWB hanya bisa melihat dari video…dilalah pada artikel ini kondisinya berbeda. IWB sukses melihat langsung, melototin dan meraba sang skutik. Dan impressi awal….wowwww, built quality tenan top tenan. Tapi….sayang ada satu hal cak. Opo kuwiii ???

Yamaha Gear, 1st impression ketika melihat skutik ini IWB harus berikan acungan jempol buat Yamaha atas built quality sang skutik. Walau masuk dalam jajaran skutik entry level….casing-casing tebal dan solid. Termasuk painting yang melaburi sekujur tubuh motor ini nyaris seperti bukan skutik seharga 16-17 jutaan. Panel-panel juga rapat minim renggang. Bahkan saat IWB intip area speedometer, plastik beningnya juga terlihat tebal cak…

Mungkin kita akan nyeletuk, kenapa speedometernya tetap analog? yaaaah…secara look speedometer analog memang memberikan kesan old design. Namun IMHO IWB pribadi lebih suka model analog  karena memberikan kesan mantap tidak kosong Ketika kita melihat area speedometer. Tendangan jarum yang bergerak memberikan kita sensasi berbeda dibandingkan dengan angka digital. Apalagi komposisi warna yang dipilih Yamaha pada speedometer Gear juga cukup apik. Terihat sporty dan tidak murahan…

iklan iwb

Kemudian bagian lampu depan dan belakang ternyata disuplai oleh Stanley. Cukup mengejutkan mengingat motor ini masuk kategori entry-level skutik. Dan terbukti built quality serta ketebalan reflektor lampu juga mantap. Untuk varian skutik harus IWB akui Yamaha  mampu mempertahankan kelebihan mereka di sektor ini. Dalam pandangan IWB desain Yamaha Gear sepertinya berusaha keras menonjolkan Sisi Sporty dan macho. Tiap jengkal casing plastiknya diberikan banyak variasi sehingga terkesan tidak kosong walau hal itu justru membuatnya terkesan ramai. Mungkin memang disesuaikan target marketnya cak…

Diatas semua…sekali lagi spesifikasi mesin dan fitur yang juga di atas rata-rata untuk range harga yang ditawarkan, Yamaha Gear cukup menonjol dari sisi material, painting dan juga finishing panel-panel yang tebal dan solid. Namun sayang seribu sayang, segala keunggulan itu seakan tercederai keputusan Yamaha yang tetap mempertahankan desain velg palang era lama. Velg Mio sejak 2004 sukses meluluh lantakkan  desain  secara keseluruhan. Soal ini IWB kritik keras agar para RND Yamaha Sudi memberikan perhatian lebih. Opo sih susahnya ngracik desain baru untuk pelk. IWB kasih contoh gambar dibawah bagaimana velg bisa membuat sebuah motor berubah secara look, jadi jangan diremehkan…..

” Mio M3 ganti velg, beda banget kan jadinya? “

Lhaaa piye cak, wisss atasnya muantaapppp….ngintip velg lha kok langsung tepuk bathuk. Mungkin sampean akan komen….ahhhh, gampang lah namanya velg tinggal beli aftermarket. Eittttt… IWB nggak setuju dengan opini ini karena bagaimanapun, ketika kita sudah membicarakan modifikasi…..pakem topik sudah berubah. Apalagi mayoritas produk aftermarket di pasaran tidak akan sedurable bawaan pabrikan yang sudah dites secara seksama durabilitynya. Lalu untuk desain, IMHO kurang mengalir diarea headlamp ketika dilihat dari samping. Termasuk behel yang terlalu panjang dan tinggi sekali lagi ketika kita intip dari side view. Mungkin kedepan bisa diimprove….wiss to pokoke biar Yamaha bisa fight back, horaaa seru ki pertarungan kalau ora imbang ngene…bener ora pakde….

Last… desain memang soal selera. Oleh karena itu IWB serahkan ke sampeyan untuk memutuskan Apakah Yamaha Gear sudah sesuai selera sampeyan. Yang jelas setelah IWB melihat langsung, IWB  bisa pastikan bahwa skutik ini memang istimewa soal built quality serta kelengkapan fitur. Sepertinya sulit untuk mendapatkan skutik dengan harga 16 hingga 17 jutaan dengan fitur selengkap Gear dipasaran. Nah, seperti apa sosok dari Yamaha Gear ? inilah beberapa foto yang bisa IWB share buat sampeyan. Full review video menyusul yo….piyee apik ora cak ? (iwb)

 

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!