iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….benar-benar super pede sang pole seater di Valencia 2 yakni Franco Morbidelli. Pembalap Satelit Petronas ini sukses sabet pole position karena menemukan setingan yang dianggapnya solusi setelah terpuruk pada race pertama Valencia. Dan ini membuatnya tidak menyerah. Target doi tetap tinggi yakni raih titel juara dunia Motogp 2020. Dengan kata lain, Franco Morbidelli bertekad kubur mimpi Suzuki juara dunia Motogp 2020 !!! wowwwww….

Morbidelli kehilangan 20 poin di Jerez pada 26 Juli karena kerusakan mesin. Lalu di Spielberg akibat disikat Johann Zarco doi juga kehilangan banyak poin pada race 16 Agustus. Namun hal itu tidak membuat anak asuh Rossi putus asa. “Morbido” meraih pole position keduanya setelah Catalunya di kelas MotoGP kemarin. Sejauh ini, Yamaha telah memenangkan enam dari dua belas balapan dan meraih sembilan posisi terdepan (4x Quartararo, 3x Vinales, 2x Morbidelli). Kondisi ini membuat Morbidelli sangat pede….

Hasil yang bagus sekali. Kami memahami dengan baik apa yang terjadi setelah GP Valencia pertama….delapan hari lalu sehingga kami melakukan semua yang kami bisa untuk menyelesaikan masalah. Kini aku merasakan motor jauh lebih baik. Terbukti kami bisa sabet pole dan ini luar biasa…” serunya. Dengan performa sekarang Morbidelli bertekad untuk tidak merubah target menjadi juara dunia Motogp 2020. Walau tipis mereka akan berusaha keras menguburkan keinginan Suzuki meraih titel juara dunia 2020…

iklan iwb

Ya, aku akan berusaha keras untuk mendapatkan yang terbaik. Jika posisi terbaikku adalah posisi pertama itu bakal luar biasa. Jika aku finis kedua, ketiga atau keempat, itu bagus juga. Aku harus yakin menang jika ingin meraih juara dunia Motogp 2020.  Walau Peluangnya sangat tipis, hanya tersisa 50 poin untuk melangkah kesana, tapi kami tidak akan menyerah. Dengan start terdepan aku sekarang sudah membuat awal yang bagus….

“Kami akan bertarung hari ini dan setelah Portimão GP kami akan tahu seperti apa hasilnya. Yang patut menjadi catatan aku selalu mengincar hasil maksimal. Karena sekarang aku berada dalam fase dan kondisi yang sangat baik untuk attacking untuk meraih hasil maksimal. Mari kita lihat seberapa kuat kita di sini nanti dan seberapa kompetitif kita di Portimão…. ” tutup Morbidelli…

Last…Yamaha berpendapat bahwa performa mereka turun jika ban tidak mendapatkan cukup pendinginan. Jadi dengan start didepan akan sangat penting membuat performa dan suhu ban tetap ideal. Petronas-Yamaha mengalami bencana pada hari Minggu di Valencia dimana Morbidelli finish ke-11 dan 17,6 detik di belakang Joan Mir. Setelah mengalami crash, Fabio Quartararo bahkan melewati garis finish dengan jarak 39,6 detik dari Mir. Kita lihat saja apakah tekad Morbidelli untuk mengubur mimpi Suzuki meraih world title  2020 terlaksana mengingat pasukan Suzuki kali ini juga start diposisi belakang….bakal seru neh…(iwb)

Advertisements

5 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here