iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Welehhhh-welehhhh…kok koyone masalah Yamaha mengganti katup diam-diam dan mendapatkan hukuman dari FIM Steward bakal makin panas cak. Kesimpulan ini berdasarkan makin memanasnya suasana akibat Marc Marquez yang menyindir hukuman via twitter. Menggunakan bahasa Spanyol, pembalap HRC ini memberikan icon tertawa serta tutup muka dengan kalimat…” Ahora resulta que los pilotos no nos beneficiamos de las ventajas mecánicas Tela marinera...” serunya. Waahh opo ki maksudeee ??

Seperti yang sampeyan tahu, Yamaha terbukti melanggar regulasi mengenai mesin karena telah mengganti ‘katup mesin’ yang mereka pakai pada putaran pembuka musim 2020 Jerez, Spanyol. Secara regulasi nampak jelas bahwa semua pabrikan yang tidak memiliki jatah Konsensi tidak diperbolehkan mengutak-atik mesin. Namun Yamaha justru melanggar regulasi di bagian tersebut…

Penyelidikan yang berjalan cukup singkat tersebut akhirnya menemui titik terang, FIM menyebut Yamaha tidak menghormati protokol teknis MSMA. FIM Memutuskan bahwa Yamaha terbukti melanggar Regulasi namun mereka enggan menjelaskan secara gamblang. Hanya disebut tidak menggunakan katup yang sudah dihomologasi. Stewardpun akhirnya menjatuhi hukuman Yamaha berupa pengurangan poin konstruktor dan tim pabrikan maupun satelit Yamaha……

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

FIM Steward memutuskan untuk mengurangi 50 poin Yamaha (Poin yang di dapapatkan atas kemenangan back to back Fabio Quartararo di Jerez), ditambah pengurangan 20 Poin tim Monster Energy Yamaha MotoGP (Poin yang di dapatkan atas podium kedua Maverick Vinales pada Jerez edisi pertama) dan yang terakhir adalah pengurangan 37 Poin tim Petronas Yamaha SRT (25 Poin atas kemenangan Quartararo pada Jerez edisi pertama + 11 poin atas finish kelima Morbidelli + 1 poin tambahan lainnya). Namun untuk poin rider tetap aman tanpa ada pengurangan poin 1 pun. Sepertinya hukuman ini menjadi konsen Marc Marquez..

Pembalap Honda ini secara halus menyindir keputusan yang dianggap tidak fair dan terlalu ringan untuk Yamaha. Doi sepertinya mempertanyakan dasar poin rider tidak dikurangi sama sekali disaat pabrikan terbukti melakukan pelanggaran vital. Memang belum jelas alasan FIM Steward tidak menyentuh poin rider disaat Team dan Constructor dilakukan. Namun dari beberapa rumor kenapa FIM Steward tidak mengurangi poin disinyalir karena menganggap pembalap tidak tahu menahu soal ini. So…konsen hukuman lebih kepada pabrikannya bukan ridernya. Tapi bukankah pembalap diatasnya diuntungkan secara teknis akibat penggantian katup? Itulah yang digaris bawahi Marc atas status sindiran halusnya via Twitter….

” Ahora resulta que los pilotos no nos beneficiamos de las ventajas mecánicas Tela marinera….atau kalau kita terjemahkan lebih kurang isinya adalah….”Sekarang ternyata pembalap tidak mendapatkan keuntungan dari keunggulan mekanis..” serunya menggunakan icon smile tertawa dan tutup muka. Sepertinya Marc merasa heran dengan tidak disentuhnya poin rider disaat Team dan Konstruktor dikurangi. Sindiran halus banget tapi makjleb tenan…

Status Marc ini sudah di Like 5300 orang dan komen mencapai 820-an. Banyak yang pro namun ada juga yang menghujat Marc. Seperti nick name bernama Wenes @Weta_ms yang kurang suka dengan status Marc. “Udah tau pembahasan sensitif pake ikut2an. Dahlah fokus aja sama pemulihanmu. Lu ngomong masalah kayak gini juga gak ada manfaatnya..” serunya. Komen lain tak kalah frontal datang dari Indonesia dengan nick name Ali Shodik @sodikvale yang menghardik Marc dengan kalimat kasar…“Bac*t koe Marc….Neng umah wae ora sah coment…ngitungi usok wae neng umah...” serunya. Weehh netizen Indonesia serem-serem euy…

Last…diatas semua, status Marc ini ternyata juga banyak didukung para followersnya. Entahlah, memang sensitif cak, opo maneh lek wis menyangkut FBH vs FBY. Apalagi semua tim di Motogp berusaha keras untuk bermain fair play. Hingga detik berita ini diturunkan belum ada pernyataan resmi Yamaha perihal penalty diatas. Btw…seandainya sindiran Marc ini direspon positif FIM Steward, jelas akan membuat tim Suzuki Ecstar makin dekat untuk meraih titel juara dunia 2020. Kalau sampeyan sendiri piye cak, masuk yang pro atau kontra dengan opini Marc Marquez? monggo berikan opininya....(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

101 COMMENTS

  1. Yg komen dari indonesia itu paling mijone, ALAN, Dharmo, dkk

    Buat mereka Yamaha harus selalu benar.

    Mau curang juga harus dianggap benar

    • Mm mah bebas…penakluk rcv…prestasi jurdun…duit ngalir biarpun dirumah aja..lah beye motor mio knalpot becek,gigi kuning,muka angus lagu2an ikut komen

  2. Kalo pembalap sepertinya FIM dah tepat ga perlu diutak atik poinnya karena ini murni masalah teknis/kesalahan pabrikan.Kasian rider kalo harus dikurangi poinnya bisa drop mentalnya,istilahnya siapa yg salah siapa yg nanggung.

  3. Berkaca dari kasus kemenangan taro di moto2 motegi 2018 yg dianulir karena tekanan ban, padahal kasus Y ini lebih besar loh. Marc beropini, haters emosi wkwk..

  4. Suzuki bolak balik dirugikan tp tetep tenang, di Austria Red Flap krn terlalu amisinya Maverik Vinales yg menjadikan Joan Mir yg sudah jauh di depan digagalkan podium, di Le Mans Rossi baru tikungan 1 sdh ndlosor hampir nabrak Mir tp Mir tetap bisa konsisten, blm lg kasus langgar regulasi, ini memang kebangkitan Suzuki, Y, D dan H sibuk pontang panting krn persaingan mereka saat ini seperti mulai pudar krn ada Tim baru yang berkembang pesat dan menjanjikan. Jika Suzuki Juara dan dapat Sponsor besar mereka punya dana cukup motor GSX-RR bisa berkembang lebih maju lagi itu tanda-tanda penguasa papan atas selama ini akan mulai tergantikan.
    Bisa-bisa persaingan itu Suzuki vs KTM bukan lg Y, D dan H.,,

  5. Bener juga kata Marc, rider yamaha sudah diuntungkan, itu pun tak cukup membuat mereka jadi kandidat terkuat Juara Dunia, kalah sama Joan Mir.

    Lagian, gak mungkin motor ibaratnya ada part rusak, kok tiba” motor jadi beres pdhal regulasi tidak memperbolehkan ganti spare part, kan aneh ? Mosok ridernya juga gak dikasih tahu, wkwkwkwk….

  6. menurutku pembalap tetep dihukum entah point dikurangi, start dari pitlane atau yang lain. kalo pembalab nggak kena hukuman, kemungkinan hal tsb bakal terulang lagi

    • Iyaa gan! Jgn jadi suatu saat sebagai konspirasi antara team dan pembalap! Ada celah disuatu kesempatan digunakan di seri2 terakhir untuk mengalahkan lawan. Itulah minesnya klo dorna tidak manjatuhi hukuman kepada rider.

  7. Dulu di moto2 tekanan angin ban kurang 0,02 bar aja kemenangan bisa dianulir lha ini recall Klep gak ada pengurangan point pembalap ckckck

  8. lah MM aja pas motornya stall di starting grid terus nyalain motor dengan melawan arus aja ga dihukum… wkwkw… aya aya wae MM…

    • Maap kalo saya salah bukannya sudah dapet hukuman ya? Makanya posisi doi melorot dan tancap gas sampe senggol rossi ke gravel?? Ah saya yang ga update atau kurang piknik atau saya anak baru ya???atau saya yang hanya sales??😂😂😂

  9. Apakah dengan hal ini akan membuat penjualan motor YAMAHA merosot gk ya ?

    mungkin klo di jepang atau Eropa sana bisa merosot klo untuk negara INDO mungkin tidak terlalu signifikan.

    Orang2 di INDO kan jarang yg nonton MOTOGP atau peka sm berita2 seputar MOTOGP 😀

  10. Kalart yang diganti klep, ,brati pembalap tau dong harus shifting gear di rpm berapa??? Ah mosok ga tau kalo rpm sempet dsunat trus dibalikin lagi gitu tanpa adanya pergantian part??? Ahh, , ,saya meragukan

  11. Ga kebayang saat race hari minggu nanti.
    Semua mata,semua kamera tertuju ke tim itu…
    Bukan melihat aksi balap nya..tapi melihat sambil membatin : ini toh yg kena penalti
    Hmmmmm

  12. ekekekeke

    udah dibilang

    jangan deket deket HonHon tragissss dirumaha aja kepanasan padahal disana musim hujan

    H suuuuRrrAM ( CATET )

    muehehehe

  13. ekekekeke

    ternyata Gathal juga tuh melihat Dominasi Y

    betul, mak makues kan udah bilang

    dia akan pindah KTM

    kalau doni pedrosa sukses develope motor

    H suuuuuRrrrAM

    .mueheheheye

    • kasihan beban hdup ente jone,,,diminum dulu obat nya gih

      dan ngetiknya biasa aja jgn smbil gemeteran itu tangan😂😂😂

    • Dominasi dengan kecurangan apa yg patut d banggakan jone otak setengah juga nih bocah lem.. jangan suka bilang pabrikan lain suram kalo sesembahan mu lebih surraammm. Ibarat membuang ludah pada wajah sendiri.
      No debat karena udah terbukti currang..
      😜😜🤣🤣🤣

    • ekekekekdkek

      Fakta udah memuktikan

      Dominasi Y cukup membuat panas kubu sebelah

      Buktinya Mak Makues yg bilang sendiri

      H suuuRrrAM ( CATET )

      Muehehehehe

      • Apa yg dibanggakan dgn mendominasi sebuah kejuaraan dgn cara curang? Ngomong surram padahal Y lebih surram sampai” main curang gitu.
        Wkwkwkwk 🤣🤣

      • Apa yg dib4nggakan dgn mendominasi sebuah kejuaraan dgn cara curang? Ngomong surram padahal Y lebih surram sampai” main curang gitu.
        Wkwkwkwk 🤣🤣

      • KETOLOAN FBY KELIATAN KAN..CURANG DIBANGGAIN..OTAK DIMANA
        eh caps lock….surammm
        kalopun jurdun tapi dgn cara ilegall
        apa dibaggain

    • ekekekekek

      malu maluin nickname nya fitnah

      padahal yg sering munafikun MbingHa dan Salezz Salezz HonHon

      H suuuRrrAM

      mueheueueu

  14. Kalau benar pembalap Y dipotong poinnya, berarti persaingan jurdunnya tinggal Mir, Dovi, Rins dan Taka ( walau peluangnya kecil)

  15. Dimana mana kalo curang ya batal poinnya, liat aja kejuaraan atletik, ada kecurangan walaupun ga nguntungin atletnya ya batal poinnya, kalo ada medali yang suruh balikin lagi.

  16. Kalo gue baca ditulisan Lo soal rider
    yamaha gak ada yg tau tentang skandal
    katup ilegal ini,gue gak setuju wan.
    Mustahil setiap orang yg ada di tim yamaha gak
    ada yg tau dengan skandal KOTOR dan MENJIJIKKAN ini.!!!
    yang ada mereka disuruh menjalankan perintah
    dan tutup mulut sambil pura2 DUNGU.!!!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here