iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…..iki jian isu hot tenan. Lhaaa piyeee…Jorge Lorenzo diisukan merapat ke Aprilia akibat kecewa dengan Yamaha. Konfirmasi ini dilayangkan speedweek yang mengupas secara detil pergerakan serius manajer Lorenzo sedang bernegosiasi dengan Aprilia. Yang mengejutkan bukan hanya menjadi test rider seperti di Yamaha namun isunya Lorenzo akan menjadi full rider menggantikan Bradley Smith yang disinyalir tidak akan lagi di gunakan Aprilia. Wowwwww…..emang seperti apa ? simak detil beritanya dibawah ini….

Jika kita lihat dan tarik kebelakang, kiprah Lorenzo di Motogp usai setelah doi mundur dari Honda. Namuin pengunduran dirinya dari Honda di MotoGP Valencia 2019 tidak berlangsung lama karena setelah itu Lorenzo dipastikan gabung kembali dengan Yamaha per Januari 2020 sebagai test rider dengan jumlah kontrak yang sudah disepakati. Lorenzo sempat menjalankan tugasnya di Yamaha selama dua hari pada tes Sepang Malaysia dibulan Februari. Tapi setelah itu, Lorenzo tidak dipanggil untuk ikut tes Qatar (22-24 Februari) serta MotoGP private tes di Jerez pada bulan Maret. Meskipun test ini adalah tes terakhir sebab setelah itu COVID 19 menghantam Motogp….

Namun Yamaha tidak pernah lagi melibatkan Lorenzo pada bulan Mei, Juni, Juli atau Agustus. Selama diskusi dengan manajemen tim (Lin Jarvis dan Massimo Meregalli), sedikit kritik dari Lorenzo adalah putusnya komunikasi diantara mereka. Rupanya, karena wabah Covid-19, pelarangan wildcard (rencana awal di Catalunya dan Misano) dan banyak test yang dibatalkan, Yamaha mengusulkan pengurangan biaya. Usul ini ditolak mentah-mentah oleh Lorenzo lewat manajernya Albert Valera. Dari sinilah friksi mulai terjadi….

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

Mungkin karena Yamaha menangkap bahwa Lorenzo tidak akan lagi bergabung bersama mereka ditahun 2021, langkah cerdas dilakukan blue team. Apa gerangan ? Mengingat tidak ada lagi kontrak, Yamaha tidak lagi sudi membagikan rahasia teknis dan menjauhkannya dari spek motor terbaru. Terbukti Jorge diizinkan ikut Uji coba Portimão pada bulan Oktober namun pintarnya Yamaha hanya membawa motor spek 2019 tanpa “perangkat holeshot” dan tanpa mesin 2020. Isunya dari sana Lorenzo sudah kesal. Tidak hanya itu….

Yamaha juga tidak serius mempertimbangkan Lorenzo untuk menggantikan Valentino Rossi pada balap Aragón. Bahkan hasil akhir…Rossi tidak akan diganti dan wacana Lorenzo sebagai rider pengganti hanya mimpi belaka. Begitupun akses Lorenzo ke PIT Yamaha, seperti dibatasi yang membuat Lorenzo tidak terlihat sama sekali dilingkungan PIT. Disinilah yang membuat Lorenzo kecewa. Menurut Speedweek….kekecewaan tersebut membuat Lorenzo memutuskan meninggalkan Yamaha. Terus gimana langkah Jorge selanjutnya ?

Ini yang menarik cak sebab menurut informasinya….Manajer Lorenzo yakni Albert Valera, yang juga manajer pembalap Aprilia Aleix Espargaró, Jorge Martin (2021 di Pramac-Ducati) dan Pedro Acosta….diisukan sedang bernegosiasi dengan Aprilia Racing. Status negosiasi untuk Jorge Lorenzo masih sebatas test rider tapi tidak menutup kemungkinan sebagai full rider di Aprilia menggantikan Bradley Smith. Konon negosiasi dengan Aprilia berjalan dengan baik, tetapi kesepakatan (seperti halnya Dovizioso) bisa saja gagal karena masalah uang mengingat dana tim sekelas Aprilia tentu tidak akan sebesar tim papan atas Motogp. So…kita pantau dan lihat saja apakah Lorenzo berhasil merapat ke Aprilia….. (iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!