iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Herannn tenan cak, IWB penasaran betul sehingga berusaha mencari referensi nyapo ki pakde Taro koq bisa terseok-seok dan terpuruk lalu makin mundur hingga hanya finish diposisi 18 padahal awalnya ganas puol. Apakah motornya bermasalah? atau ada faktor lain ban gripis misalnya ? nah dilalah setelah mendapatkan kejelasan, ealahhhh ngono to, gek piye rekkk-rekkk. Emang ada apa ?? Simak detil penjabaran Fabio Quartararo dibawah ini….

Siapa menyangka Fabio Quartararo tidak mampu mempertahankan posisi didepan hanya dalam 3 lap. Doi makin mundur dan mundur dan puncaknya doi harus menelan pil pahit. Lek bosone enake…nyesek cak. Banyak pertanyaan terlontar dibenak kita apa yang membuat Fabio Quartararo harus kehilangan posisi rider championship tersebut? kenapa terlihat aneh dan tidak biasa? apa yang terjadi ?? dan inilah jawabannya cak…

“ Aku mengalami masalah teknis, ada yang aneh pada motor sehingga membuatku tidak bisa kencang. Sepertinya dari tekanan ban…..rasanya aneh, ini di luar kendali. Kita sedang selidiki kenapa ini bisa terjadi. Aku yakin kami memiliki kecepatan untuk finis di 5 besar, tetapi dengan masalah kemarin tidak mungkin kami melakukannya….” serunya via speedweek. Btw kenapa saat start dan selama 3 lap doi bisa kencang tapi langsung berubah setelah masuk lap 4??

iklan iwb
iklan iwb
iklan iwb

” Memang awalnya semua terasa normal dan berjalan sesuai rencana hingga lap ketiga, kemudian situasi berubah. Motorku tiba-tiba tidak bisa dikendalikan. Itu adalah race di mana untuk pertama kalinya aku tidak mendapatkan apa-apa. Kami harus menemukan solusinya agar next race tidak terulang…” seru Fabio kecewa. Artinya hingga detik ini doi sepertinya juga masih heran cak. Tim Yamaha masih mencari tahu masalah asli apakah betul karena tekanan ban mengingat setiap detil part diukur dengan sangat cermat…..

Btw diluar masalah hasil, disisi lain Fabio gembira karena Joan Mir tertahan Alex Marquez yang finish diposisi kedua dan ini bagus untuk menahan laju poin tim Suzuki yang kini sudah unggul 6 poin darinya….

” Tentu saja bagus (Joan Mir disalip Alex Marquez). Fakta bahwa Alex Márquez melewati garis finis sebelum Joan Mir juga membantu. Kalau tidak, bisa jadi jauh lebih buruk. Kemarin adalah balapan yang sulit bagiku dan aku tidak tahu mengapa bisa berjalan seperti itu…. “ serunya bingung. Banyak yang mengatakan tekanan karena perebutan gelar juara dunia membuatnya berantakan?  “ Aku rasa Tidak, aku merasa baik. Tekanannya lebih pada masalah teknis bukan pembalap. Toh musim ini baru tahun keduaku di MotoGP. ..” tukasnya…

Last…..Motogp Aragon memberikan tekad ekstra bagi Yamaha khususnya Quartararo untuk menggagalkan target Suzuki juara dunia Motogp 2020. Doi  bertekad memperlambat para pembalap Suzuki yang cukup kuat saat ini. “Mereka (Suzuki) kencang, tapi kita bisa melawan mereka. Kami harus memperbaiki masalah untuk minggu depan termasuk Valencia kita harus cepat. Kami optimis bisa….” tutup Fabio. So….kita lihat saja perjuangan Yamaha yang berusaha keras meraih juara dunia saat Marc Marquez sebagai sang dominator absen. Piye cak…optimis Yamaha bisa mengalahkan Suzuki ora ? monggo berikan analisanya….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!