iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…..jian menarik tenan hari ini cak, IWB banyak mendapatkan ilmu dari seorang tokoh legendaris bidang per knalpotan sekaligus owner dari ProSpeed yakni koh Bie Hau. Sosok yang ramah dan murah senyum ini bertemu dengan IWB ketika IWB datang di sebuah toko aksesories ternama yakni ExtremeMotorsport. Lhaaa piye cak…diundang mereka untuk melihat tokonya di daerah Petamburan siapa menyangka jebule tokonya lengkap puol (kita akan bahas diartikel terpisah). Kopdar santai dengan representatif ExtremeMotorsport yakni cak Billy dan Koh Bie hau (Prospeed owner)…disinilah IWB baru paham bahwa tren pasar knalpot racing berubah. Emange piyee dan seperti apa sih knalpot yang bagus untuk motor harian ? berikut interview IWB dengan koh Bie Hau…

IWB : Sebenarnya seperti apa knalpot yang bagus untuk motor harian ?

Koh Bie hau (ProSpeed) : Tergantung tipe mesin dan motornya. Tapi memang pasar berubah. Sekarang kalau terlalu idealis susah untuk berkompetisi karena semua harus cepat. Contoh konsumen ZX25R. Mereka lebih suka dengan knalpot pendek yang suara kencang. Konsumen ini banyak ngejar ” bacot” dan penampilan. Performa ? belakangan. Disini kita dituntut untuk cepat menyesuaikan pasar walapun mungkin menurut kita belum optimal…

iklan iwb

IWB : Apakah ini artinya knalpot pendek kurang cocok buat ZX25R ?

” IWB bersama dua tokoh otomotif kondang Owner Extreme Motorsport dan prospeed….”

Koh Bie hau (ProSpeed) : Sebenarnya dari riset, knalpot dengan performa paling balance cenderung panjang silincernya. Bisa dilihat diajang ARRC. Ninja AM Fadly menggunakan knalpot panjang. Itu performanya bagus banget. Tapi model itu dipasar ? sulit dijual. Konsumen akan mengatakan, modelnya kegedean jelek. Jadi kalau saya perhatikan tren sekarang berubah. Yang penting suara dan penampilan, performa belakangan. Padahal kalau kita taruh pada basis awal, knalpot freeflow itu untuk performa optimal. Sekarang nggak berlaku. Nah…saya pribadi sejauh ini masih penasaran dengan ZX25R. Sebab menurut saya motor ini memiliki potensi lebih besar dari sekarang soal power. Yang saya heran untuk ZX25R, knalpot makin bacot itu yang dicari. Nggak perduli apakah power malah turun…

IWB : Emang seperti apa knalpot yang ideal

Koh Bie hau (ProSpeed) : Jelas knalpot yang paling balance. Dia harus bisa memberikan power secara merata dari bawah hingga RPM atas

IWB : Prospeed model mana yang seperti itu untuk ZX25R ?

” Knalpot Prospeed Shark black ZX25R….”

Koh Bie hau (ProSpeed) : Dalam pandangan saya sementara adalah Shark Black. Tapi saya masih ingin mencari terbaiknya lagi karena sekali lagi saya yakin potensi mesin motor ini belum sepenuhnya tergali

Yup…itulah sekilas obrolan IWB dengan Koh Bie hau (ProSpeed) yang menyoroti perkara tren knalpot secara umum khususnya ZX25R. Nggak heran motor ini disebut sebagai jual “bacot” karena ternyata menurut pakar knalpot kondang, pasar memang berkata demikian. Semakin bacot semakin laku. Btw banyak sekali oleh-oleh yang ingin IWB share buat sampeyan perkara produk lokal lain seperti WR3. Asli cak, IWB digelandang langsung untuk melihat dari dekat pembuatan part ini yang ternyata super serius dan pro nggak kalah dengan brand kondang luar. Dan yang pasti bener-bener buatan lokal. So…tunggu artikel IWB selanjutnya, salam dari Petamburan Jakarta juozz gandozzz ! (iwb)

 

Advertisements

35 COMMENTS

  1. Waiki… Perlu didukung. Juga produsen sendalpot, eh knalpot lokal lainnya (misal home industri di purbalingga) perlu didukung penuh oleh semua pihak. Karena dari pengamatan saya, kualitas relatif oke dengan harga yang sangat murah.. Jadi untuk bersaing seharusnya sangat bisa.. Yg perlu diperbaiki adalah riset yang serius & jangan melanggar hak cipta (pakai brand sendiri)

  2. Ngomong performa itu omongan urusan race, kalo untuk jalanan umum di kita ya pasti ngomong penampilan dan bacot bukan urusan performa.

  3. Bacot satu silinder sangat mengganggu warga. Polisi harus serahkan kuasanya untuk menindak tegas dengan cara apapun kepada warga. Tindakan warga untuk membuat kapok user knalpot bacot single silinder dilindungi undang-undang.
    Kecuali aparat kepolisian mampu melindungi warga dari bacot knalpot, khususnya bacot knalpot silinder tunggal.

  4. yang penting bacot gede, biar di kira pembalap motogipi. padahal lari 11-12 sama embit.
    kurang lebih bacotnya sama keq sales motor di sini.

    *kabur*

  5. Buat kalian yg pake motor 1 cyl, tp pake knalpot racing/brisik, banyak gaya, ugal2an apalagi pake matik,
    Jgn kalian pikir kalian merasa keren serasa naik moto Gp,
    Kaga broooo,,,
    Kalian salah,,,
    Buat gw pribadi kl ada yg kaya gtu, gw cm bilang NAJIS, brisik ga jelas, ga enak2nya buat didenger lari jg sgtu2 aja, wkwkwkwkk,

  6. Padahal demen knalpot yg suaranya adem, model oke, ringan, dan performa dapet. Gak tahan sama suara knalpot kenceng

  7. Kenal ko Bie Hau sejak bengkelnya di Palmerah, trus pindah ke jl raya Joglo, sampe pernah di Sentul besar ketemu beliau nonton balap..sekarang gak tau dimana bengkelnya ..sukses selalu koh😀

  8. Mana Kaum Yahomo,, dipilih dipilih knalpotne untuk R25
    Walau ganti knalpot tetap lemot mentok 35 ps.. 🤣😂😂
    .
    .
    Wekekekekekek

  9. Kalo dilihat sekilas lbh cocok yg model Akra, dilihat enak pas lekukan dan tampilanya suara juga adem tp kalo sdh ke ZX pasti main prestige juga kayaknya. Pdhl yg disebut diatas buatan prospeed jg cekep duliatnya, tp syanang ane cmn punya mbit sih bukan ZX jd apalah daya😝

    • yg pasti itu pemakai ZX25R itu bukan orang bodoh yg gampang dibodoh2i. dgn alasan prestige saja tapi performa ngempos, apakah knalpot racingnya bisa dijual 20juta ? pemakai ZX25R itu 20juta sih urusan kecil asal POKOKE kenaikan performa setara juga dgn 20juta.

  10. Paling pengen nampol iku udah motor cc kecil, pakai ban cacing, knalpot racing merk abal-abal penting bacot gede… Keren kagak berisik iya..

  11. pasarnya memang begitu cak.

    zaman 2000an awal. knalpot racing itu bukan jual suara pedes tapi performa.
    suara knalpot 4t jadul juga engga terlalu kenceng, halus2 sperti double-C, ass power, dll.

  12. bukan soal gede bacot saja yg dikejar, cuma motor injeksi apakah semudah dan semurah itu disetting injeksinya biar performa knalpotnya keluar ?
    dulu ninja250 karbu pasang knalpot racing lokal2an dan disetting karburatornya itu power mesin pasti naik min 20% dari spek pabrik dgn keluar uang tak sampai 4 juta.
    ninja250 injeksi pasang knalpot lokal2an dan disetting injeksinya itu minimal harus keluar 10juta kalau mau ngejar kenaikan performa 20% dari spek pabrik.
    sekarang penjual apalagi produsen knalpot racing zx25r jual produknya 20juta, apakah mampu menjamin kenaikan performa 20% dari spek pabrik ? berani terima tantangan ?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here