iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkkk…sopo ora ngiler melihat sosok Honda CB400SF. Motor yang masuk kategori legend ini dari kabar terbaru ternyata akan segera masuk Thailand. Informasi ini dishare greatbiker yang memastikan tahun depan negeri gajah putih akan disambangi sang Cibi. Pertanyaannya….gimana dengan Indonesia? isu masuk sebenarnya AHM sudah mempelajari kemungkinan kesana. Tapi sepertinya niat mereka kepentok masalah harga. Lhoo emange berapa jika masuk kesini ?

Greatbiker memastikan bahwa Honda CB400SF akan dibawa ke Thailand oleh APHonda tahun depan. Jelas kabar ini membuat ngiri mengingat motor ini emang seksi puolll cak. Super keren karena IWB sendiri sudah pernah meraba dan memegang. Karakter klasik yang sangat dikombinasikan teknologi modern PGM FI menjadikan CB400SF juga digandrungi di Jepang. Yup….CB400SF menjadi favorit walaupun usia sudah tidak lagi muda….

Sekilas sejarah sang klasik, Honda CB400 bermesin 4 silinder pertama kali perkenalkan Honda pada tahun 1991 diajang Tokyo Motorshow ke 29. Konon CB400 ini adalah turunan CB1000 Superfour yang cukup kondang masa itu. Dari kelahirannya tersebut CB400 langsung menjadi idola bikers Jepang. Alasannya simpel cak…motor sangat nyaman dikendarai dengan power yang lumayan besar. Beberapa pembaharuan dilakukan Honda termasuk hadirnya versi Hyper VTECH ditahun 1999….

iklan iwb
iklan iwb

Yup….mesin baru ini membuat performa CB400 lebih baik. Dengan VTECH, performa torsi bawah membaik termasuk peningkatan efiensi bahan bakar. Ledakan atas juga semakin padat khususnya 6,750 RPM karena pada saat itu seluruh katup bekerja. CB400SF Hyper VTECH juga menggunakan suspensi milik CBR900RR sehingga handling meningkat. Honda juga merevisi wheelbase yang menjadi 40 mm lebih pendek, termasuk posisi pemasangan engine 10 mm lebih rendah. Alhasil center gravity meningkat, motor lebih stabil dan gampang dikendalikan. Hebatnya cak…justru pada gen ini motor lebih ringan 6kg..

Setelah itu Honda terus memperbaharui CB400SF dengan VTECH II (2002) dilanjutkan VTECH III (2004) dan puncaknya tahun 2005 Honda memperkenalkan CB400 Super Bold’Or. Versi ini membuat suspensi CB400 bisa diseting dengan hadirnya pre-load adjuster. Versi ini juga sedikit berbeda karena Honda membekali tebeng dibagian lampu dengan model half fairing seperti halnya Fazer pada Yamaha. Pengembangan terus terjadi dan ditahun 2006 pabrikan sayap mengepak memperharui kelistrikan dengan tegangan koil yang lebih besar agar pengapian lebih stabil saat low RPM…

Dan ditahun 2008…Honda akhirnya melengserkan karburator dengan memperkenalkan New Honda CB400SF PGM FI. Itulah cikal bakal injeksi pada CB400 yang terus berlanjut hingga sekarang. Baru ditahun ditahun 2018 Honda dengan bangga memperkenalkan versi 25th anniversary Honda PROJECT BIG 1 (SuperFour sejak 1992). Pada generasi 2018 ini mereka merevisi throttle body supaya lebih ramah lingkungan namun sekaligus meningkatkan power menjadi 55HP. Beberapa revisi lain adalah hadirnya LED headlight termasuk update pada suspensi depan belakang plus cantolan helm dengan sistem penguncian anyar. Itulah sekilas CB400SF….

Yang menjadi pertanyaan, jika Thailand sudah ada isu perkara CB400SF untuk tahun depan, gimana dengan Indonesia?

Sebenarnya IWB sendiri sudah pernah memberikan masukan AHM sejak Direktur Marketing PT AHM nya pak Margono. Kalau nggak salah hingga pak Thomas Wijaya juga pernah IWB utarakan agar mereka mempertimbangkan CB400SF untuk pasar Indonesia. PT AHM sebenarnya paham betul bahwa CB400SF memiliki potensi. Namun yang menjadi masalah ketika produk ini dibawa ke Indonesia dengan status import Jepang….pajak yang disandang cukup besar sehingga mesin 400cc tidak akan lagi kompetitif…

Betul cak…dari kalkulasi kasar CB400SF bisa melejit diatas 200 jutaan jika dipaksa dibawa kesini. Kisarannya bisa tembus 235 hingga 250 jutaan. Harga yang akan sangat berat dan nggak kompetitif mengingat disana sudah bertengger beberapa moge 600 hingga 900cc. Terus siapa yang akan beli jika dipaksa dibawa kesini? itulah kenapa hingga sekarang kans CB400SF sangat kecil. Nggak heran penjualan No Paper CB400SF cukup subur sebab dengan kondisi tanpa surat, IWB pernah baca dibeberapa jual beli moge bekas CB400SF dijual hanya kisaran 70-80 jutaan. Kalau resmi ? diatas 200 jutaan cak rumornya….

Last….harga menjadi masalah terbesar sang super four. Motor seksi yang dijual hanya 100 jutaan di Jepang namun bakal merangkak hingga 125 % jika dibawah ke tanah air. Jadi gambarannya ngono cak. Beruntunglah Thailand jika benar akan datang tahun depan karena kita disini hanya bisa menelan ludah….(iwb)

iklan iwb
Suwun sudi sambangi warung sederhana ini. Jangan lupa subscribe agar sampeyan tidak ketinggalan berita tentang roda dua. Salam satu aspal, juoz gandozzz cakkk !!

42 COMMENTS

  1. Pajak oh pajak.kenapa kamu gila sekali.harusnya pemerintah mikir.kalo pajak nggak kewat gede.orang akan lebih memilih yg resmi.karena lebih aman dibawa kemana mana.lha kalo banyak yg beli no paper gini kan malah pemerintah yg rugi.

  2. kenapa masih mahal barang import dari jepang? padahal sudah ada IJEPA (Indonesia Japan Economic Partnership Agreement) bahwa ada pengurangan tarif pajak dari kedua belah pihak?

    • keknya perlu produk china membanjiri indonesia dngn harga2 miringnya baru honda terpaksa berubah strategi
      perlu ada pihak yg mengacaukan standar harga baru biar amburadul semua operprice… bicara soal kualitas 😁😁😁 warga +62 keknya bosenan stiap ada model baru kece pasti dibeli yg lama dlego lagi brng juga gkn lama dipegang konsumen

  3. moga kedepan kubikasi mesin motor di bagi lagi jadi 3golongan! cc kecil 250 cc kebawah, medium dibawah 650 cc, besar 650cc keatas!

    • Sekrg sdh dibagi 3.
      250 cc ke bawah
      Di atas 250 CC sampai 500 cc
      Dan di atas 500 cc

      Yg dapat pajak barang mewah 125 % hanya yg di atas 500 cc

    • Atau ky eropa, liat nilai off the road + output powernya

      klo cuma dari kubikasi, entar motor harusnya satu class bisa beda pajaknya.

    • Harusnya pemerintah jeli liat pecinta moge, pajak tahunanlah yang perlu direvisi. Karena klo pecinta moge beli yang off the road alias NP pemerintah malah g dpt apa apa.

  4. Jir yang kegirangan mbit rijder…

    Jangan dulu mikir kesitu deh, itu fikirin gimana cara modifikasi mbit di tinggiin shock depan sama belakang, pake guard besi sampingnya, stang baplang, sirine berisik….(Modif Ngaco)

    Di jalan udah kaya apa aja serempet kiri kanan oke. Ampunnnn mbit rijder

  5. Kemarin katanya “kehebatan” setelah empat hari pasca operasi trus ikut FP.
    Sekarang bilang nya “kebodohan”……
    .
    Katanya” gak seru tanpa marc”
    Sekarang bilang………………….

  6. itu pajak motor revisi dong dengan kisaran 500cc jadi masuk akal kita pake motor,mosok 250cc up dianggap moge diberi pajak ratusan persen………cukk kah……

  7. Yaelah Bro.. Bro, Gw ngambil Beat bukannya apa², karena udah ada HRV di rumah. Beat cuma bwt muter² komplek doang. Yang gw heran itu FBY, baru nunggang NMAX aja gayanya udah selangit. Masih nyicil lagi tuh motor….Wkkkkkk

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here