iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) berhasil memenangkan balapan MotoGP Emilia Romagna [Misano], San Marino yang menandai kemenangan ke enam rider berbeda dalam 7 seri yang telah berlangsung sejauh ini. Nah….dengan demikian klasemen sementara kian ketattt pakdeee, empat besar teratas hanya terpisahkan 4 poin saja. Yup….Suzuki intai Ducati dan Yamaha cak !!!!

Satu kata untuk menggambarkan MotoGP musin 2020 ‘Random’, yupss cakkk Random alias acakk dan di setiap serinya selalu tersaji pemenang berbeda dalam 6 balapan terakhir. Tidak sampai disana cakkk, dalam 7 seri yang terlah berlalu musim ini juga memunculkan 12 rider berbeda yang berhasil menempati podium dimana hal ini menandai kali pertama terjadi di Era MotoGP.

Pasca putaran ke tujuh Emilia Romagna, Andrea Dovizioso (Ducati Team) masih memimpin klasemen sementara dengan total 84 Poin, poin tersebut di cetak The Desmo Dovi berkat 1 kemenangan pada putaran Styria [Redbull Ring], Austria dan 1 podium lainnya yang ia raih pada putaran pembuka Jerez, Spanyol. Selain itu Dovi berhasil konsisten finish di sepuluh besar dalam 7 seri ini dan hanya melewatkan 10 besar sekali saja pada putaran ke tiga Brno, Ceko.

iklan iwb

Posisi kedua ditempati Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) yang mengumpulkan 83 Poin, dimana penyumbang poin terbesar ialah kemenangan back to backnya pada 2 race pembuka Jerez & Andalucia Spanyol, sayangnya pasca penampilan cemerlangnya tersebut. Doi justru alami naik turun performa atau bisa dikatakan interkonsisten pakdee. Namun ia terbantu dengan kurang maksimalnya penampilan Dovizioso dimana pembalap asal Italia tersebut berjuang keras di atas Desmosedici GP20nya.

Posisi ketiga ditempati Maverick Vinales yang baru saja mencetak kemenangan Minggu kemarin mengumpulkan 83 poin alias sama dengan Fabio Quartararo. The Top Gun sejauh ini telah mengoleksi 3 Podium, 2 diantaranya ia raih pada 2 putaran back to back pembuka musim 2020 dimana doi berhasil finish diposisi kedua secara beruntun dan selama 7 seri yang sudah berlangsung musim ini doi hanya sekali gagal menyelesaikan balapan pada putaran Styria.

Posisi ke empat ditempati Joan Mir (Suzuki Ecstar Team) dengan 80 Poin, pembalap muda asal Spanyol ini naik daun dalam dua putaran terakhir Misano dimana doi sukses comeback jelang balapan usai dan berhasil mencetak dua podium beruntun selama dua akhir pekan Misano & Emilia Romagna. Mir sendiri belum meraih kemenangan, namun jika di lihat dari hasil yang ia raih dalam 7 seri, Mir adalah satu satunya rider yang selalu finish dilima besar kecuali dua DNF yang ia dapatkan pada putaran pembuka Jerez dan Brno.

Melengkapi lima besar adalah Franco Morbidelli (Petronas Yamaha SRT), Murid Valentino Rossi tersebut mengumpulkan 64 Poin berkat 1 kemenangan yang ia cetak pada putaran Misano dua pekan lalu dan selama 7 balapan yang sudah berlangsung musim ini, Morbidelli dua kali gagal finish tepatnya pada putaran Andalucia dan Redbull Ring…..(Cb for iwb)

KLASEMEN SEMENTARA SETELAH PUTARAN KE TUJUH EMILIA ROMAGNA

1 = Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (GP20) 84 Poin
2 = Fabio Quartararo FRA Petronas Yamaha (YZR-M1) 83 Poin (-1)
3 ^2 Maverick Viñales SPA Monster Yamaha (YZR-M1) 83 Poin (-1)
4 = Joan Mir SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 80 Poin (-4)
5 ^2 Franco Morbidelli ITA Petronas Yamaha (YZR-M1) 64 Poin (-20)
6 ˅3 Jack Miller AUS Pramac Ducati (GP20) 64 Poin (-20)
7 ^2 Takaaki Nakagami JPN LCR Honda (RC213V) 63 Poin (-21)
8 ^2 Miguel Oliveira POR Red Bull KTM Tech3 (RC16) 59 Poin (-25)
9 ˅3 Valentino Rossi ITA Monster Yamaha (YZR-M1) 58 Poin (-26)
10 ^1 Pol Espargaro SPA Red Bull KTM (RC16) 57 Poin (-27)
11 ˅3 Brad Binder RSA Red Bull KTM (RC16)* 53 Poin (-31)
12 = Alex Rins SPA Suzuki Ecstar (GSX-RR) 44 Poin (-40)
13 = Johann Zarco FRA Reale Avintia (GP19) 36 Poin (-48)
14 ^1 Danilo Petrucci ITA Ducati Team (GP20) 31 Poin (-53)
15 ˅1 Francesco Bagnaia ITA Pramac Ducati (GP20) 29 Poin (-55)
16 ^1 Alex Marquez SPA Repsol Honda (RC213V)* 24 Poin (-60)
17 ˅1 Aleix Espargaro SPA Aprilia Gresini (RS-GP) 18 Poin (-66)
18 = Iker Lecuona SPA Red Bull KTM Tech3 (RC16)* 15 Poin (-69)
19 = Bradley Smith GBR Aprilia Gresini (RS-GP) 11 Poin (-73)
20 = Tito Rabat SPA Reale Avintia (GP19) 7 Poin (-77)
21 = Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 7 Poin (-77)
22 = Michele Pirro ITA Pramac Ducati (GP20) 4 Poin (-80)

Advertisements

56 COMMENTS

    • Sementara itu asa PYSRT untuk terus memimpin Championship team tetap terjaga dengan finishnya Fabio Quartararo di Posisi 4 setelah Di revisi berkaitan dengan track Limit. Namun Jarak Tim satelit Yamaha ini kian dekat dari kejaran Tim factory Yamaha. Dari awalnya berjarak 11 point pasca Misano 1 menjadi 6 point pasca Misano 2. Menarik melihat tim elit Repsol Honda berada di dasar Klasemen dan menjadi Juru Kunci sementara team team.

      • Sebelum ini, pasca Misano 1 Point Dua pembalap Rookie Alex Marquez dan Iker Lecuona sama sama 38 point. Namun Iker crash dan DNF menyebabkan Alex Bisa melenggang membuat jarak ke Iker sekaligus memangkas Jarak ke Pimpinan Rookie Of The year 2020 sementara Brad Binder yang juga DNF di Race Misano 2

      • Walaupun Secara Overall Championship fabio Quartararo berada di posisi dua, namun ia adalah pembalap paling Top di antara pembalap team team satelit. Sementara itu adu gengsi tim Satelit terbaik Juga masih dikuasai Oleh Petronas Yamaha SRT dengan jarak 50 Point dari kejaran Pramac Racing yang Nol-point di Misano 2

      • Jika jadi musim ini 14 seri , maka masih tersisa 7 seri lagi.
        Dengan poin klasemen yang tipis2 saat ini , bahkan sampe klasemen 15 pun punya peluang untuk Juara Dunia …. Maka ini akan menjadi musim menarik.
        7 seri namun belum ada yang mampu memiliki 100 poin , hal yang diluar dugaan sekali , ini yang bikin menarik.
        7 seri lagi….hmmm waktu yang mepet ataukah waktu yang panjang ? Kembali pada kesiapan Pabrikan masing2. Siap dengan senjatanya yaitu mesin.
        Masih banyak pabrikan yang memiliki mesin cadangan Segar , disisi lain ymh semakin kritis dengan segel mesin yang sudah dibuka. Septnya hanya rosi yang masih memiliki 1 mesin fresh saat ini.
        7 seri belum ada 100 poin ? Boleh lah dikit kita bayangkan Marc masuk di 6 atau mungkin 5 seri tersisa dan 4 seri saja ditangan…udah 100 poin . ya….Marc juara 3 dimusim 2020 lumayan tow? 👏😂

        Juara1 nya Nakagami ekekekkekekekejejej😂

    • kalau ngundah kenapa di belakang aprilia cak? ekekeke tim papan gilesan di bawah aprilia nguehehehe

    • Musim ini berapa seri? 12 ataukah 14 seri ?
      Taroklah 14 seri..maka masih sisa 7 seri.
      Apakah 7 seri tersisa waktu yang pendek atau waktu yang panjang? Jawabannya adalah : kesiapan Masing2 Pabrikan dengan senjatanya ( mesin ).
      Kebanyakan Pabrikan masih miliki banyak Cadangan Mesin Segar. Hanya ymh yang kritis dengan senjatanya..jika ga salah, hanya rosi yang masih punya 1 mesin Segar ( cadangan ).
      Ini tentu sangat mengkhawatirkan sekali buat ymh… Apalagi persaingan kian ketat dari ducati suzi ktm , bahkan Alex marques pun bisa punya catatan waktu yang super bagus kemaren.

    • 7 seri yang sudah dilalui…belum ada 1 rider yang konsisten bahkan untuk bisa memiliki 100 poin ! Hmmmm….. Menarik tow Cak ? 😂
      Nah dilihat dalam tabel klasemen..poin yang dimiliki rider serta peluang yang dimiliki Rider2 hingga urutan 15 ditabel…Punya Kesempatan untuk bisa meraih Juara Dunia 👍😂

      • Ada 7 seri tersisa , dan marq masuk di 5 seri tersisa dengan meraih 4 kemenangan ( 4 seri ) saja.
        4 seri kemenangan = 1OO poin .
        Lumayan tow bisa keluar sebagai juara 3 musim 2020 👏😀

    • Menariknya lagi….7 seri belum ada 100 poin. Dan 7 seri tersisa , taroklah Marc masuk di 5 seri tersisa…dan meraih 4 seri digenggaman ( 100 poin )
      Lumayan tow bisa keluar sebagai juara 3 akhir Musim 👍😀

      Juara 1 nya Nakagami
      👏😀

    • Ada tujuh zeri terzizaa , dan marq mazuk di Lima zeri terziza dengan meraih 4 kemenangan ( 4 zeri ) zaja.
      4 zeri kemenangan = 1OO poin .
      Lumayan tow biza keluar zebagai Zuara 3 muzim 2020 👏😀

    • Siapa bilang marc juara dunia bro ..gua bilang marc juara 3 .
      1 . Nak
      2 . Mir
      3 . Marc
      😀

      Ymh maaf….mesinnya gak sampai hingga akhir musim

  1. FBS itu penyabar dan santuy, tidak pernah menjelek”kan pabrikan lain. 20 tahun adalah waktu yg cukup lama utk bersabar.

  2. masih sangat terbuka untuk siapapun juara dunia 2020. tp klo melihat konsistensi motor. sepertinya suzuki lebih baik akhir2 ini dibanding yang lainnya.
    klo sampek ducati ga juara dunia. bener2 sebuah penyesalan yang hebat. secara, selama ini dovi selalu jadi runnerup dengan point yang bagus.. bahkan performa tahun 2019 , dovi cukup baik. tp entah 2020 seperti ada yang kurang dengan factory ducati. mungkin mesin 2019 lebih baik dari 2020. terbukti miller dan bagnaia selalu bisa unggul di depan dovi dan petruci..
    semua punya peluang juara dunia. dan siapapun pasti akan kecewa bila ga bisa meraihnya. karna performa motor anggap aja rata2 hampir sama. setelah juara dunia terpilih, maka pabrikan lain bakalan menyesal ga bisa ambil kesempatan kosongnya marques..
    2021 klo marques gabung race lagi. entah apa mungkin akan bagus lagi performanya seperti sebelumnya. cidera parahnya apakah bakalan menghambat kegilaan marques buat nyari limit dari motornya. yang jelas pastinya 2021 marques bakalan lebih hati2 buat bawa motornya. karna klo sampek ada crash lagi dan sampek high side, lengannya berpotensi bakalan patah lagi… klo misal performa marques kendor jadinya di tahun 2021 dan seterusnya. maka rossi punya kesempatan mempertahankan gelar 9x juara dunianya, ga tersusul marques..
    who knows

    • Siapapun pembalap dan tim yg nggak bisa manfaatkan keuntungan dri absennya MM93 agar bisa Jurdun…merekalah yg paling merugi… peluang tahun depan? Untuk prediksi aja masih terlalu dini untuk berandai-andai siapa yg pantes Jurdun di 2021 klo berkaca pada balapan di 2020 ini…

  3. Saya rasa dovi bisa jadi beruntung krn terzolimi oleh ducati. Gak menang saja tapi bisa no1. Orang yg nothing to lose sllu brani geber overlimit eh malah dlosor bahkan yang biasa juaranya overlimit MM jg bisa cedera dibayar satu musim. So you will see lucky unlucky will be happen. Lucky if mave12ick to be 2020 motogp world champion.

  4. mir ingin juara di suzuki cak, semoga terwujud.

    bayangin aja team besar ducati, & repsol honda ditolak begitu saja oleh mir.
    secara gaji ngga mungkin gaji disuzuki lebih besar dari gaji diducati, honda.

  5. Gak nyangka sih lihat performa mir sekarang, awal d motogp tahun lalu sering terjatuh dan sempat under estimate lihat performanya
    Sekarang jauh banget berubah…semoga kebangkitan buat Suzuki musim ini
    Untuk dovi, semoga jurdun thn ini,luar biasa walau tidak mendapat perlakuan layaknya marc d honda yg selalu d dengar oleh team, tapi bisa tetap konsisten

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here