iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkk…..tim HRC memang sedang pada kondisi sulit karena absennya Marc. Pengembangan motor yang berpatokan hanya dari satu rider dan disesuaikan dengan riding style Marc Marquez membuat Honda RC213V disebut tidak bersahabat dengan rider lain. Namun tren sekarang sedikit berbeda. Bisa terlihat Takagami yang semakin kencang. Sedang Alex, yang statusnya rookie diatas mesin RC dari sebelumnya mesin triumph 3 silinder….akhirnya angkat bicara soal Honda RC213V !!!

Seperti yang sampeyan tahu….Repsol Honda rookie Alex Márquez finis di urutan 17 dalam sesi latihan MotoGP di Misano pada hari Jumat. Walaupun demikian secara lap time, rookie Honda ini nggak terlalu jauh dari leader. Alex Marquez lebih lambat 0,7 detik dari Brad Binder (Red Bull-KTM). Sedang kualifikasi doi harus puas start diposisi 17. Namun dari kacamata Alex, Honda tidaklah seburuk yang dikira banyak orang…

“ Jauh lebih baik, kami dapat gambaran dari test. Kami hanya lebih lambat sepersepuluh dari top 10, dan ini positif. Kecepatan kami tidak buruk. Kami sekarang lebih tahu bagaimana menangani pilihan ban belakang. Kami juga mulai mengerti karakter stir. Ini menjadi masalah yang sudah kami alami sejak GP Austria dan Brno. Motor sekarang lebih baik di area ini. Kami juga telah mencoba hal-hal di mana aku hampir tidak dapat menemukan perbedaan apa pun. Tes membantuku mendapatkan feeling supaya aku bisa menggeber motor hingga limit....

iklan iwb

Disisi lain Márquez ikut sedih dengan kondisi rider tes MotoGP Stefan Bradl yang sepertinya mengalami cedera. Disaat itulah doi angkat bicara soal RCV. “ Aku baru tiba di sini pada Kamis malam, jadi aku belum bertemu dengan Stefan lagi. Kayaknya lengan kanannya bermasalah. Honda sepertinya sangat melelahkan bagi para pembalap. Tapi aku merasa baik dan dalam kondisi prima. Sayangnya kami mengalami cedera, tetapi hari baik pasti akan datang. ‘Taka’ kencang dan aku juga semakin dekat. Tidak semuanya buruk di Honda. Aku sudah mengalami kemajuan saat test dan aku akan terus belajar…” tukasnya via speedweek…

Last….hilangnya Marc Marquez membuat tim Honda fokus pada Alex dan Takagami.  Sayang pada sesi kualifikasi dan FP4, Takagami banyak crash. ” Tentu saja pressure semakin besar. Sekarang aku dibantu lima orang Jepang dan semua orang di dalam paddock lebih mau mendengarkanku. Semua orang bekerja untukku sekarang….” tutup Alex….(iwb)

Advertisements

41 COMMENTS

    • Menurut saya pribadi,Marq Marquez pakai motor selain Honda pasti bakal juara dunia.karena dia pembalap yang punya nyali dan skil luar biasa.pakai RCV yang notabene liar dan susah di kendalikan aja dia bisa juara, apalagi pakai M1 yang yang lincah di di tikungan.pakai Desmo bakal lebih ngeri Lagi di Banding pakai RCV.
      Fix di sini emang skil MM yang luar biasa.setuju gak bang Iwan dengan pendapat saya?

  1. Taka rcv 2019 dpt hibah part dari Lorenzo jadi ngk terlalu liar
    Rcv 2020 super liar, kalo di push siap2 cium gravel (Uda makan 3 korban)
    2021 ngk bole mesin baru harus mesin 2020 ….?

    • ekekekeke Marketek protoll, kratchlow protolll, stefan Protollll, konrod?? protolll juga ekekeke

    • Perasaan tiap ada rider pabrikan handoko yang jatuh para penboinya bilang RC ORI terlalu liar. Lah ini kok bilang ga liar? Murtad tong?. Ga liar itu kaya Yasir M1… Saking ga liar ampe ga ada larinya.

      Taka satu satunya rider handoko yang oke, semoga tahun depan dikontrak handoko racing club biar ga trauma nunggang RC ORI.

  2. Separah2 nya Yamaha semenjak era awal MotoGP dimulai sampai saat ini engga sampai separah Honda sekarang, ini mah honda parah banget dan memprihatinkan..Honda bener bener seperti pabrikan/team gurem dan amatiran di MotoGP udah kaya badut nya MotoGP… Honda udah layak dapet konsesi tahun depan…wkwkwkwk…

  3. Go ali markisa kamu pasti bisa, minimal samai prestasi seMir/Banyakiaia di tahun pertama mereka. Jangan konsisten di belakang terus, kaya Luthi gendang aja.

  4. Motor yang dibangun dengan filosofi Engine dahulu baru chassis.
    Bila Honda tidak mengejar ketinggalan power Ducati juga top speed nya…
    Engine RCV213 tidak akan di upgrade power sampai titik saat ini….

    Engine yang di design awal menggunakan ECU in House Honda yang sangat bisa menolong kekurangan di chassis pasti akan agak sulit dijinakkan dengan ECU general.

    Riset chassis, suspensi, dll Honda nanti juga akan menemukan jalan terbaik untuk RCV213

  5. Latihan berselisih 0,7 dari leader, tapi akn sangat berbeda ketika race. Pada saat race segalanya bisa sangat berbeda, mulai dari psikologis, prilaku balap hingga perlakuan motor yang berimbas pada komponen2.
    Bila pada saat latihan selisih 0,7 detik, maka pada saat race tdk mnutup kmungkinan bisa +7 detik bahkan lebih untuk motor honda saat ini, kcuali takagami yg mmg sdh lbh mngenal karakter rcv!!!

    Catat kata-kata saya ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here