iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk….seperti yang sampeyan semua tahu pabrikan garputala memperkenalkan model knalpot aneh pada M1 saat tes Misano. Knalpot dengan silincer panjang “koyok tlale gajah” atau boso enaknya ala “corong” tersebut sontak menjadi perhatian para pengamat Motogp. Kenapa Yamaha harus berjuang dengan meracik knalpot baru ketika musim belum masuk 50 %. Dilalah secara garis besar jawabannya ada disini…!! emang opo kuwi ??

Yamaha meluncurkan knalpot yang dimodifikasi secara signifikan untuk M1 di Misano. Desainnya rada aneh cak…..panjang namun ujungnya menekuk lurus. Walaupun sudah kita prediksi, tapi rasanya tidak afdol jika kita tidak mendapatkan konfirmasi dari pakar Motogp yakni Neil Spalding. Seperti dilansir Race, cara ini ditempuh untuk menjaga keawetan mesin dengan tetap mendapatkan power terbaik walau RPM harus dipangkas….

Yup….serangkaian kegagalan mesin yang disebabkan valve defect pada race pembukaan di Jerez membuat Yamaha menyulap mesin yang tersisa agar tetap awet dari awal hingga akhir. Tindakan pemotongan 300rpm dari mesin yang tersisa untuk pebalap Yamaha. Menurut Neil, dengan pemotongan putaran mesin maka jalan satu-satunya mereka harus melakukan modifikasi dari sisi luar sebab melakukan sentuhan pada engine terbentur regulasi….

iklan iwb

So….salah satunya tentu meracik ulang bentuk knalpot agar mendapatkan power band yang lebih ramah buat mesin. “Yamaha benar-benar mengeksploitasi beberapa mesin mereka di awal tahun, dan itu merusak katup. Tapi yang menjadi masalah mesin yang tersegel tidak diizinkan untuk dibuka serta diganti katupnya. Jadi mereka harus menjalankan sisa tahun ini dengan mesin tersebut dan sekarang mereka harus menemukan cara untuk mengurangi pressure pada engine…

“Satu-satunya cara untuk melakukannya adalah dengan mengurangi putaran maksimum dan kemudian mencoba membangun semua komponen di luar mesin yang disegel. Pertama adalah knalpot dengan profile silencer panjang karena desain ini akan membantu mesin meraih tenaga optimalnya pada RPM yang lebih rendah. Tindakan ini biasanya juga diikuti perombakan beberapa komponen lain seperti….

“ Memodifikasi panjang inlet throttle body. Dan yang paling penting adalah sistem pembuangan baru dengan pipa primer yang lebih panjang. Karena sekali lagi profile exhaust ini akan membantu mesin menghasilkan tenaga yang lebih baik pada rpm yang lebih rendah…” tutup spalding. Dari sini bisa kita simpulkan, desain baru akan membuat tenaga lebih optimal pada low RPM. Dan Yamaha berharap dengan stress lebih minim maka engine juga lebih awet. Apakah knalpot ini akan dipakai saat race nanti ? tentu masih dievaluasi…so kita tunggu saja saat race Misano nanti cak….(iwb)

Advertisements

40 COMMENTS

  1. Keren selalu jadi berita
    Ngondah malah beritanya tenggelam!
    Seperti prestasinya tegelam didasar klasemen!
    1
    2
    3
    4
    5
    6
    7
    8
    9
    10
    11
    12
    13
    14
    15
    Eh ngitungnya cukup 15
    Seperti poinnya duo repsol
    Wkkkkkk

  2. ekekeke yamaha mulu yang dibahasss, pabrikan sultan nguehehehehe giliran ngundahhhh posisi 19-20-21 enggak pernah dibahas ekekekekeke

    • Kang wanwan ayo dong artikel rider biotorataro. Kasih foto muke koesoet nye biar ngepbeye terkejol-kejol… Ehh terkodzel-kodzel ding Wkwkwkwkwk
      Kesian sekali deh loe😂😂😂😂😀😀😀😀😁😁😁😁😂😂😂😂😀😀😀😀😁😁😁😁😂😂😂😂😀😀😀😀😁😁😁😁😁

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here