iklan iwb
iklan iwb

Iwanbanaran.com – Cakkkk…Fabio Quartararo (Petronas Yamaha SRT) jalani race yang rumit pada putaran MotoGP Misano, San Marino. Dlosorr untuk yang pertama kali musim ini Quartararo mengaku bahwa kejadian tersebut murni kesalahan dari dirinya sendiri….

Datang menuju track favorit Yamaha yakni Misano, Fabio Quartararo bertekad menebus dua hasil buruk yang ia cetak pada dua race Redbull Ring, Austria. Namun siapa sangka penampilan kuatnya di sepanjang akhir pekan harus berakhir dengan 0 poin, yupss cakkk banyak yang menjagokan Fabio Quartararo untuk kembali meraih kemenangan layaknya dua race awal Musim Jerez, Spanyol mengingat race pace yang ia lakukan sejak Free Practice 1 hingga Qualifying sangat kuat dan cepat.

Memulai balapan dari posisi ke tiga, Quartararo merosot ke posisi lima dan Butuh 7 laps baginya untuk merebut posisi empat dari Maverick Vinales (Monster Energy Yamaha MotoGP) hanya sesaat saja bencana menghampiri Quartararo dimana doi dlosorr di tikungan ke empat ketika mencoba menyalip Jack Miller (Pramac Racing Team) yang berada di posisi ketiga.



“Banyak kesalahan dariku. Pertama aku tidak melakukan start dengan baik dan sempat terlibat kontak dengan Jack Miller pada awal balapan. Kemudian ketika aku berada di belakang Maverick, aku berkata, ‘Harusnya Aku bisa berkendara setengah detik lebih cepat’. Saat-saat sulit ini membuat frustrasi karena tidak bisa menyusul rider lain,” ujar Quartararo melalui crash.net

“Kupikir aku terlalu bersemangat, karena ketika menyalip Maverick, aku berkata, ‘oke, aku harus menekan untuk mengovertake Jack’. Sayangnya, ban depan terlalu panas dan tekanannya terlalu tinggi. Di Tikungan 3 aku membuat sedikit kesalahan dengan meluncur lebih cepat, sedikit melebar [di tikungan 4] dan mencoba mengerem dengan halus, namun aku melebar dan grip ban depan hilang.”

Quartararo menyayangkan crash yang terjadi di race Misano karena ia merasa bisa memperjuangkan kemenangan layaknya musim lalu, namun ia memaklumi karena kesalahannya sendiri, selain itu doi bertekad mengambil hikmah dari kesalahannya dan bangkit untuk race Emilia Romagna akhir pekan ini

“Sungguh memalukan karena saya mengatakan bahwa kami memiliki kecepatan untuk memperjuangkan kemenangan. Ini cukup membuatku frustrasi, tetapi setidaknya kami telah belajar dari kejadian ini. 2020 adalah tahun keduaku. Aku belajar dari semua kesalahan yang ku lakukan tahun lalu dan aku akan belajar dari kesalahan ini. Aku akan menonton [siaran ulang balapan] lagi, tentu saja sulit untuk melihat balapan ketika aku mengalami kecelakaan, tapi ini penting bagiku untuk melihat di mana letak melakukan kesalahanku. Aku tahu, tetapi aku ingin melihatnya lagi. Yang pasti aku tidak akan melakukan hal yang sama di balapan selanjutnya.”

“Pada akhirnya, kau bisa tampil cepat. Kau bisa memiliki segalanya. Tapi kau tidak bisa membeli pengalaman dan kau harus menjalaninya dan kupikir semua orang juga belajar dari kesalahan.” tutup Quartararo.

Last…Atas kesalahan tersebut Quartararo harus merelakan puncak klasemen yang telah ia pertahankan selama 5 seri diambil alih oleh Andrea Dovizioso (Team Ducati), namun kejuaraan masih terbuka dan margin poin antar rider sangat tipis….(Cb for iwb)

Advertisements